Bulog Pastikan Stok Beras di Aceh Aman hingga Awal 2027

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh memastikan persediaan beras di gudang yang tersebar di 23 kabupaten/kota dalam kondisi aman dan mencukupi hingga awal tahun 2027.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, mengatakan saat ini total stok beras mencapai 65 ribu ton dan akan terus bertambah seiring penyerapan hasil panen petani di berbagai daerah.

“Artinya, persediaan yang ada tersebut tentu akan terus bertambah, karena kami saat ini terus menyerap hasil panen milik petani melalui mitra Bulog yang tersebar di seluruh daerah,” kata Budi di Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, stok beras tersebut berasal dari pembelian gabah petani melalui mitra Bulog dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).

Menurutnya, persediaan beras tersebut tidak hanya untuk kebutuhan pasar umum, tetapi juga dialokasikan bagi berbagai program pemerintah seperti bantuan pangan, program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), serta penanganan bencana.

“Kami terus memastikan persediaan beras di gudang yang tersebar di 23 kabupaten/kota dalam kondisi aman dan mampu untuk memenuhi kebutuhan untuk beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Budi juga mengimbau masyarakat di Aceh agar tidak khawatir terhadap ketersediaan beras, karena stok yang ada dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Selain itu, pihaknya terus melakukan pemantauan harga di pasar dan siap mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke pasar tradisional jika terjadi gejolak harga, guna menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.

“Kami juga terus melakukan pemantauan harga di pasar dan jika terjadi gejolak, kami juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke pasar tradisional di Aceh guna memberikan kemudahan bagi masyarakat membeli beras dengan harga terjangkau,” kata Budi.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News