Cak Imin Kukuhkan Pengurus Baru DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Aceh masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Selasa (31/3/2026).

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin. Dalam kepengurusan baru ini, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ruslan M. Daud dipercaya sebagai Ketua DPW PKB Aceh.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pengukuhan pengurus, tetapi juga dirangkaikan dengan orientasi politik serta Musyawarah Kerja Wilayah DPW PKB Aceh yang dihadiri jajaran pengurus pusat, tokoh partai, ulama, serta kader dari berbagai daerah di Aceh.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat PKB tentang penetapan komposisi dan personalia DPW PKB Aceh masa bakti 2026–2031 oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal.

Setelah pembacaan keputusan, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan bagi para pengurus baru yang dipimpin langsung oleh Cak Imin.

Dalam suasana khidmat, para pengurus mengikuti ikrar sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanah organisasi serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Sumpah ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia, serta dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” ujar Cak Imin.

Dalam struktur kepengurusan baru, DPW PKB Aceh turut melibatkan sejumlah ulama dan tokoh penting Aceh yang masuk dalam Dewan Mustasyar, di antaranya H. Syekh Hasanoel Bashri HG, Nuruzzahri Yahya, Abuya H. Mawardi Wali, Abu H. Syarifuddin, Abiya Dr. Tgk. Anwar Usman, Abi H. Muhammad Daud Hasbi, Waled H. Sirajuddin Hanafiah, Tgk. H. Muhammad Ishak, Drs. Tgk. H. Amri Ahmad, serta Abuya H. Syarkawi Abdul Somad.

Sementara itu, Dewan Syura DPW PKB Aceh dipimpin oleh Waled H. Muniruddin M. Diah sebagai Ketua, didampingi Wakil Ketua Abu H. Tarmizi atau Abu Cut dan H. Marwan Abdullah. Posisi Sekretaris Dewan Syura dijabat Tgk. Muhammad Hafiz H. IB dengan Wakil Sekretaris Abiya Afifuddin dan H. Musannif Sanusi. Adapun anggota Dewan Syura terdiri dari Waled H. Dhiauddin HS, Abi H. Afiddin dari Pidie, Tgk. Faisal Hadi, Mawaddah, serta Qurratul Aini.

Pada jajaran Dewan Tanfidz, kepemimpinan DPW PKB Aceh dipercayakan kepada Ruslan M. Daud sebagai Ketua. Ia didampingi sejumlah wakil ketua dari berbagai latar belakang, baik akademisi, tokoh masyarakat, maupun kader partai dari berbagai wilayah di Aceh.

Posisi Sekretaris dijabat oleh Tgk. Mujlisal, S.Ag., M.H., dengan dukungan puluhan wakil sekretaris. Sementara itu, jabatan Bendahara dipercayakan kepada Dony Arega Rajes yang juga dibantu oleh sejumlah wakil bendahara.

Dalam sambutannya, Cak Imin menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru DPW PKB Aceh. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan di bawah Ruslan M. Daud harus mampu membawa energi baru bagi perjuangan politik PKB di Aceh.

“Kita harus yakin dan optimis bahwa di bawah pimpinan Haji Ruslan M. Daud, PKB Aceh mampu berjuang mewujudkan Aceh yang makmur dan sejahtera. Selamat berjuang untuk bangsa dan negara,” ujar Cak Imin.

Ia juga menegaskan bahwa PKB memiliki komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui politik yang berlandaskan nilai kebangsaan, keadilan sosial, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud, menegaskan akan bekerja serius dalam memperkuat konsolidasi partai sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh melalui jalur politik yang konstruktif.

“Kepengurusan baru ini akan fokus memperkuat basis kader dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah, sehingga PKB semakin kokoh di tengah masyarakat Aceh,” ujar Ruslan.

Menurutnya, PKB Aceh harus menjadi wadah yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat, khususnya ulama dan santri.

“PKB Aceh harus menjadi rumah besar bagi semua kalangan, khususnya ulama, santri, dan masyarakat yang menginginkan politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan memperkuat kerja sama dalam membesarkan partai.

“Kami mengajak seluruh kader untuk tetap solid, menjaga kebersamaan, dan bekerja bersama demi membesarkan PKB serta memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh,” pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News