NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mempercepat pemulihan jalur distribusi logistik guna menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan setelah inflasi Aceh tercatat mencapai 6,71 persen yang dipicu oleh bencana hidrometeorologi pada akhir tahun lalu.
Kepala Disperindag Aceh, T Adi Darma ST, mengatakan pemulihan aktivitas pasar rakyat di 18 kabupaten/kota menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan masyarakat.
“Kami sedang mengupayakan penyediaan tenda jualan darurat agar pasar yang terdampak banjir tetap bisa beroperasi. Target kami, aktivitas ekonomi kembali normal sebelum Ramadhan,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar (SP2KP), harga sejumlah komoditas yang sebelumnya sempat melonjak kini mulai menunjukkan tren penurunan.
Harga cabai yang sempat mencapai Rp300.000 per kilogram kini turun ke kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam juga mulai stabil di angka Rp55.000 per papan.
Selain memperbaiki jalur distribusi, Pemerintah Aceh juga berencana menggelar operasi pasar murah guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Pemerintah turut meminta Perum Bulog untuk menyalurkan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita secara rutin kepada para pengecer.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying serta berbelanja sesuai kebutuhan.
“Pemerintah terus mengawasi dan akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan, begitu juga masyarakat jangan panik, beli sesuai kemampuan dan kebutuhan jangan beli seuai keinginan,” imbau T Adi Darma.
Sebelumnya, lonjakan harga sejumlah komoditas terjadi akibat gangguan distribusi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir tahun lalu. Pemerintah berharap berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan dapat memastikan ketersediaan pangan tetap aman menjelang Ramadhan.







