Kembalinya Bupati Mirwan Memimpin Aceh Selatan Disambut Sejumlah Harapan dari Generasi Muda

Share

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Kabar mengenai kembalinya Bupati Aceh Selatan nonaktif, Mirwan MS, untuk kembali menjalankan tugasnya disambut dengan beragam harapan dari kalangan generasi muda di daerah tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Nukilan.id, Mirwan dijadwalkan kembali aktif memimpin Kabupaten Aceh Selatan pada hari ini, Senin (9/3/2026) setelah menjalani masa penonaktifan selama tiga bulan yang dijatuhkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kembalinya Mirwan dinilai menjadi momentum baru bagi pemerintahan daerah untuk kembali bergerak lebih fokus, termasuk dalam menjawab berbagai persoalan yang dirasakan oleh generasi muda.

Untuk menghimpun pandangan anak muda, Nukilan.id mewawancarai sejumlah mahasiswa di Aceh Selatan mengenai tantangan yang paling dirasakan generasi muda saat ini, sekaligus program yang mereka anggap penting untuk membuka ruang kemajuan bagi kaum muda.

Salah satu tanggapan datang dari Zikra, mahasiswa asal Kecamatan Samadua. Ia terlebih dahulu menyampaikan sikap optimistis terhadap kembalinya Mirwan memimpin Aceh Selatan.

Menurutnya, kepemimpinan yang kembali berjalan secara penuh diharapkan mampu menghadirkan energi baru bagi pembangunan daerah, terutama dalam memperhatikan aspirasi generasi muda.

Berbicara mengenai tantangan yang dihadapi anak muda, Zikra menilai persoalan mendasar yang paling dirasakan saat ini adalah terbatasnya lapangan pekerjaan serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.

“Saat ini, program yang sangat dibutuhkan adalah pelatihan keterampilan, dukungan terhadap wirausaha muda, serta penyediaan ruang kreatif bagi anak muda agar mereka bisa berkarya dan berkontribusi bagi daerah,” ungkap Zikra saat diwawancarai Nukilan.id pada Sabtu (7/3/2025) lalu.

Ia menilai, tanpa dukungan program yang konkret dari pemerintah daerah, potensi besar yang dimiliki generasi muda Aceh Selatan akan sulit berkembang secara maksimal.

Karena itu, Zikra berharap pemerintah daerah dapat lebih terbuka dalam mendengar aspirasi anak muda serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengembangan kapasitas generasi muda.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan program yang membuka peluang kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung kreativitas anak muda agar mereka bisa ikut membangun Aceh Selatan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Naufal, mahasiswa asal Kecamatan Tapaktuan. Ia melihat persoalan yang dihadapi generasi muda Aceh Selatan tidak jauh berbeda, yakni keterbatasan lapangan kerja dan minimnya ruang pengembangan diri setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak anak muda harus mencari peluang di luar daerah.

“Banyak lulusan SMA maupun perguruan tinggi yang akhirnya harus merantau keluar daerah karena peluang kerja di daerah masih terbatas,” kata Naufal.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan nyata generasi muda, bukan sekadar kebijakan yang bersifat administratif.

Menurut Naufal, sejumlah langkah strategis yang bisa dilakukan antara lain memperluas pelatihan keterampilan, memperkuat dukungan terhadap kewirausahaan pemuda, serta mendorong pengembangan UMKM yang melibatkan generasi muda secara aktif.

Selain itu, ia juga menilai pentingnya ruang dialog antara pemerintah daerah dan kalangan pemuda, agar ide serta gagasan yang lahir dari generasi muda dapat tersalurkan dalam proses pembangunan.

“Sebagai mahasiswa, saya pribadi melihat banyak ide-ide dari kalangan pemuda dan mahasiswa yang bisa diaplikasikan untuk pemajuan daerah. Maka dari itu, saya berharap Bupati Mirwan bisa membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan kalangan pemuda dan mahasiswa,” ungkapnya.

Berbagai pandangan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Aceh Selatan menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan yang kembali berjalan secara penuh.

Bagi mereka, kehadiran pemerintah daerah bukan hanya diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga membuka jalan bagi tumbuhnya peluang dan ruang berkarya bagi generasi muda di daerah. (XRQ)

Reporter: Akil

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News