NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM), meskipun saat ini terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di Banda Aceh.
Imbauan tersebut disampaikan Illiza menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu keterbatasan BBM yang disebut-sebut dipicu oleh situasi geopolitik, termasuk konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena pemerintah telah memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan.
“Dari komunikasi kami dengan Kementerian, insya Allah BBM akan tersedia sampai akhir Ramadhan dan lebaran, dari pusat mengatakan seperti itu,” ujar Illiza di sela kegiatan Peringatan Hari Yatim setiap 15 Ramadhan di kawasan Balai Kota Banda Aceh, Kamis (5/3/2026).
Ia menilai kepanikan masyarakat justru dapat memperburuk situasi distribusi BBM di lapangan. Karena itu, ia meminta warga tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Semuanya harus tenang, jangan sampai panic buying, semua kita akan berikhtiar dan terus memantau, dan kami akan menyampaikan bila ada hal-hal genting yang memang harus kami sampaikan kepada masyarakat,” tegas Illiza.
Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia, juga terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan.
“Kita juga terus berkoordinasi dengan Pertamina, memastikan jangan ada yang menimbun, mengambil kesempatan dalam kepanikan masyarakat saat ini,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Banda Aceh juga menyalurkan santunan kepada 200 anak yatim dalam rangka peringatan Hari Yatim setiap 15 Ramadhan.










