13 Desa di Aceh Masih Andalkan Genset, PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascabencana

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 13 desa di Aceh hingga kini masih belum kembali teraliri listrik secara normal akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025. Untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan, pasokan listrik sementara di wilayah tersebut dipenuhi melalui genset bantuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa hingga Senin (9/2/2026) siang, masih terdapat belasan desa yang belum tersambung jaringan listrik permanen.

“Update status 14:30 WIB tadi, PLN mencatat masih terdapat 13 desa yang belum teraliri listrik,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Desa-desa tersebut tersebar di sejumlah kabupaten, dengan rincian delapan desa di Aceh Tengah, serta masing-masing satu desa di Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat, dan Aceh Tamiang. Meski jaringan distribusi belum sepenuhnya pulih, PLN memastikan kebutuhan listrik warga tetap terpenuhi.

“Meskipun jaringan distribusi belum pulih total akibat kendala akses, kehadiran genset darurat di desa-desa tersebut menjadi solusi agar aktivitas masyarakat tidak terhenti,” jelas Eddi.

PLN mencatat, secara keseluruhan 6.487 desa atau sekitar 99,8 persen wilayah terdampak di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik pascabencana. Namun, proses pemulihan di wilayah tersisa masih menghadapi hambatan serius, terutama akibat rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan.

Tercatat, terdapat 171 titik longsor yang menutup akses jalan serta 14 jembatan rusak, sehingga menyulitkan mobilisasi alat berat dan material kelistrikan menuju lokasi-lokasi terisolir.

“Komitmen kami adalah pemulihan jaringan permanen secepat mungkin. Namun, keselamatan petugas dan kemampuan akses alat berat sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan. Kami terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Pemda terkait upaya pembukaan akses di lapangan. Sambil berjalan, kami memastikan warga di 13 desa tersebut tetap teraliri listrik melalui backup genset yang telah kami siagakan bersama Kementerian ESDM,” ujar Eddi.

PLN juga menyiagakan petugas di sekitar titik longsor agar perbaikan dapat segera dilakukan begitu akses memungkinkan.

“Petugas kami di lapangan terus bersiaga di titik terdekat dengan lokasi longsor. Begitu akses memungkinkan untuk dilewati, tim teknis kami akan langsung masuk untuk melakukan perbaikan tiang dan kabel yang roboh akibat bencana,” lanjut Eddi.

spot_img

Read more

Local News