Monday, 12 October 2026 Banda Aceh 30°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Pemerintahan

Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Peusijuek dan Tasyakuran Tiga Pejabat Asal Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., atau yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri acara peusijuek (tepung tawar) dan tasyakuran untuk tiga putra Aceh yang memperoleh amanah jabatan di tingkat nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Jakarta, Minggu (11/10/2026). (FOTO: FOR NUKILAN)
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., atau yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri acara peusijuek (tepung tawar) dan tasyakuran untuk tiga putra Aceh yang memperoleh amanah jabatan di tingkat nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Jakarta, Minggu (11/10/2026). (FOTO: FOR NUKILAN)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., atau yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri acara peusijuek (tepung tawar) dan tasyakuran untuk tiga putra Aceh yang memperoleh amanah jabatan di tingkat nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Acara ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama bagi tiga pejabat asal Aceh, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, B.Sc., M.B.A., M.M.; Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Dr. Tgk. H. Khaidir Abdurrahman, S.I.P., M.AP., CRGP; serta Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Fadli Tri Hartono, S.Si., M.P.A.

Dari ketiga pejabat tersebut, hanya Khaidir Abdurrahman yang hadir langsung dalam acara. Adapun Sugiono dan Fadli Tri Hartono tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena memiliki agenda lain. Keduanya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya peusijuek dan tasyakuran itu.

Sejumlah tokoh masyarakat Aceh yang berdomisili di Jakarta juga menghadiri kegiatan tersebut. Acara ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan silaturahmi, memelihara persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan masyarakat Aceh yang berada di perantauan.

Dalam adat Aceh, peusijuek merupakan tradisi yang sarat makna doa, ungkapan syukur, serta harapan atas keselamatan dan keberkahan. Melalui kegiatan ini, masyarakat Aceh mendoakan agar para putra daerah yang dipercaya menduduki jabatan di tingkat nasional senantiasa diberi kesehatan, kemudahan, dan keberhasilan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, berharap masyarakat Aceh yang tinggal di Jakarta terus menjaga kekompakan dan memperkuat silaturahmi meskipun berada jauh dari daerah asal.

“Semoga masyarakat Aceh di Jakarta tetap kompak, saling mendukung, dan terus menjaga silaturahmi. Di mana pun kita berada, kita tetap bersaudara dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nama baik serta berkontribusi bagi kemajuan Aceh,” demikian harapan dalam semangat kebersamaan masyarakat Aceh di perantauan.

Melalui kegiatan tersebut, hubungan kekeluargaan antara tokoh masyarakat, pejabat, dan warga Aceh di Jakarta diharapkan semakin kuat. Kebersamaan ini juga diharapkan dapat memperkokoh persatuan serta mendorong kontribusi bagi kemajuan Aceh dan Indonesia. (xrq)

Update  berita lainnya di Nukilan.id dan Google News