Pelajar Aceh Barat Raih 18 Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia

Share

NUKILAN.ID | MEULABOH – Sebanyak 25 pelajar asal Kabupaten Aceh Barat berhasil membawa pulang 18 medali dari ajang Southeast Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 yang berlangsung di Terengganu, Malaysia.

Kontingen Aceh Barat meraih tiga medali emas, delapan medali perak, dan tujuh medali perunggu dalam kompetisi yang mempertemukan peserta dari sejumlah negara di Asia Tenggara tersebut. Pengumuman hasil perlombaan berlangsung di Gedung Jubli Perak Kuala Nerus, Kuala Terengganu, Kamis, 10 September 2026.

Para pelajar yang dikirim ke ajang internasional itu berasal dari tujuh sekolah, yaitu SMAN 1 Meulaboh, SMAN 2 Meulaboh, SMAN 4 Wira Bangsa, SMAN 1 Woyla Barat, SMAN 1 Woyla, MAN 1 Aceh Barat, dan MAN 2 Aceh Barat.

Kompetisi yang memasuki penyelenggaraan tahun keempat tersebut diikuti sekitar 545 peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Sejumlah bidang yang diperlombakan meliputi matematika, kemampuan berbahasa Inggris, pidato, serta biologi.

Tiga medali emas untuk Aceh Barat masing-masing dipersembahkan Balqis Sabilah Musaddiq melalui kategori pidato. Sementara dua emas lainnya diraih Nafilah Qisthi Fasriani dan Nori Moelida pada kategori matematika.

Pada kategori perak, Teuku Muhammad Rayyan Tandi, Wabil Ghaisan, dan Nabila Sabrina berhasil meraih medali pada bidang pidato. Lima medali perak lainnya disumbangkan Arzatul Safira, Azka Faheyza, Cut Qathrunnada, Syarifah Nasyrah Oulia, dan Rijalul Shihab dari kategori matematika.

Sedangkan tujuh medali perunggu diraih sejumlah pelajar pada beberapa kategori. Teuku Muhammad Rayyan Tandi dan Muhammad Yusuf meraih perunggu pada matematika. Cut Syifa Aisy Aryanza memperoleh perunggu pada matematika dan pidato, sementara Ade Syafira meraihnya pada pidato.

Medali perunggu lainnya dipersembahkan Siti Shofi Atiq pada bidang biologi dan T. Chairil Anwar pada kategori kemampuan berbahasa Inggris.

Ketua Delegasi Aceh Barat, Aduwina Pakeh, M.Sc, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diperoleh para peserta. Ia menilai hasil tersebut menunjukkan kemampuan pelajar daerah untuk berkompetisi di level internasional.

“Ini membuktikan bahwa siswa-siswi Aceh Barat memiliki potensi akademik yang unggul dan mampu bersaing dengan siswa dari daerah lain di Indonesia, bahkan dengan peserta dari negara lain,” ujar Aduwina, Jumat, 11 September 2026.

Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Teuku Umar itu menyebut pencapaian tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan keikutsertaan Aceh Barat pada 2025.

“Pada tahun 2025, kita berhasil meraih delapan medali dari 12 peserta. Tahun ini meningkat menjadi 18 medali dari 25 peserta. Ini tentu menjadi capaian yang sangat membanggakan,” katanya.

Menurut Aduwina, hasil tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelajar Aceh Barat untuk mengambil kesempatan mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

“Prestasi ini patut kita syukuri. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi kita untuk semakin percaya diri mengikuti kompetisi di tingkat internasional dan membawa nama baik Aceh Barat,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Cabang Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, sekolah dan madrasah, orang tua, masyarakat, serta pihak lainnya yang membantu keberangkatan dan pembinaan para peserta.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, T. Kamarisal, M.Si, menilai raihan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan bagi daerah.

“Ini adalah kebanggaan luar biasa bagi kita semua. Kita berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, berkembang, dan menorehkan pencapaian yang lebih banyak lagi di masa mendatang,” ujar Kamarisal.

Ia mengatakan keikutsertaan dalam kompetisi internasional tidak semata-mata dinilai dari jumlah medali. Menurutnya, pengalaman tersebut juga membantu pelajar meningkatkan kepercayaan diri, memperluas pengetahuan, serta membuka peluang membangun jejaring dengan peserta dari negara lain.

“Ke depan, kita berharap semakin banyak siswa Aceh Barat yang mampu memberikan kontribusi prestasi dan memperoleh pengalaman serta pembelajaran berharga dari even-even internasional serupa,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Ekonomi Kreatif Aceh Barat, Said Azmi, SE, yang hadir bersama rombongan delegasi mewakili Bupati Aceh Barat, juga menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kami menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih anak-anak kita di kancah internasional,” kata Said Azmi.

Ia menyebut keberhasilan para pelajar tersebut tidak terlepas dari kerja keras siswa, guru, pendamping, orang tua, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga delegasi Aceh Barat berhasil mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk melahirkan lebih banyak lagi generasi Aceh Barat yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat global,” pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News