NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 382 jamaah umrah yang sebelumnya dialihkan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Jawa Barat pada Senin (7/9/2026).
Para jamaah yang semula dalam penerbangan dari Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta itu diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 981 pada pukul 13.38 WIB dengan tujuan Bandara Kertajati.
General Manager Garuda Indonesia Banda Aceh, Jufriandi, mengatakan seluruh jamaah yang sebelumnya tertahan di Aceh telah diterbangkan kembali.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah menerbangkan seluruh jamaah umrah yang dialihkan mendarat di Aceh karena penutupan sementara operasional Bandara Soetta dampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau pada Minggu (6/9),” kata General Manager Garuda Indonesia, Banda Aceh Jufriandi di Blang Bintang, Senin (7/9/2026).
Dari Bandara Kertajati, para jamaah selanjutnya akan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat. Mereka akan diangkut menggunakan bus menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Selama berada di Banda Aceh, seluruh jamaah ditempatkan di Asrama Haji Aceh. Penempatan tersebut dilakukan untuk memastikan para penumpang tetap mendapatkan pelayanan dan tidak terpisah selama menunggu penerbangan lanjutan.
“Perlu kami sampaikan, selama di Banda Aceh seluruh jemaah kami inapkan di Asrama Haji Aceh guna memberikan layanan agar jamaah tidak panik, tidak terpencar-pencar, sehingga bisa membuat mereka nyaman seperti di rumah sendiri,” katanya.
Sebelumnya, penerbangan Garuda Indonesia yang membawa jamaah umrah dari Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, pada Minggu (6/9).
Pengalihan tersebut dilakukan setelah operasional sementara Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.
Jufriandi mengatakan keputusan mengalihkan pendaratan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan seluruh penumpang dan kru pesawat.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

