20 Hektare Lahan di Aceh Jaya Terbakar Sepanjang Triwulan I 2026

Share

NUKILAN.ID | CALANG – Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mencatat lebih dari 20 hektare lahan di wilayah tersebut terbakar sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBK Aceh Jaya, AG Suhadi, mengatakan kebakaran lahan selama triwulan pertama terjadi sebanyak 22 kali dengan total luas mencapai sekitar 20 hektare.

“Kita selalu mengimbau agar warga untuk tidak membakar sembarangan saat membuka lahan baru. Saat ini cuaca siang hari sangat panas dan sangat mudah terbakar,” kata AG Suhadi, Rabu (22/4/2026).

Ia merinci, pada Januari terjadi delapan kasus kebakaran dengan luas 0,69 hektare, Februari enam kasus dengan luas mencapai 18,1 hektare, dan Maret delapan kasus dengan luas 1,49 hektare.

“Ini menjadi catatan kita agar ke depan warga khususnya petani untuk lebih berhati-hati saat membakar lahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Jaya, AKBP Zulfa Renaldo, menyatakan pihaknya telah mendukung upaya pencegahan melalui pembentukan komunitas masyarakat peduli api di wilayah tersebut.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan melalui edukasi dan kampanye bersama.

“Dengan terbentuknya komunitas ini, masyarakat diharapkan lebih memahami dan tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Kapolres.

AKBP Zulfa juga mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pekebun, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko terhadap lingkungan dan kesehatan serta memiliki konsekuensi hukum.

“Mari kita jaga lingkungan bersama, karena dampak kebakaran tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga masyarakat luas. Jika menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,” demikian AKBP Zulfa Renaldo.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News