Tiga Daerah di Aceh Masih Berlakukan Status Tanggap Darurat Bencana

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa hingga awal Februari 2026, masih terdapat tiga kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang menetapkan status tanggap darurat bencana. Ketiga daerah tersebut yakni Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya.

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI dengan agenda pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahun 2026 serta pembahasan isu-isu aktual, Selasa (3/2/2026).

“Tiga provinsi semuanya sudah mencabut status tanggap darurat. Jadi, semuanya masuk transisi darurat menuju pemulihan, meskipun di Aceh masih ada tiga kabupaten/kota yang masih tanggap darurat yaitu Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya,” kata Suharyanto di DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

BNPB mencatat, meskipun sejumlah wilayah terdampak bencana di berbagai provinsi telah memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan, dukungan pemerintah pusat tidak mengalami pengurangan. Suharyanto menegaskan, BNPB tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008.

“Yang dimaksud dengan kedaruratan itu adalah siaga darurat, kemudian tanggap darurat, dan transisi darurat menuju pemulihan,” jelas dia.

Ia mengakui, terdapat kekhawatiran dari sejumlah pemerintah daerah bahwa perubahan status tersebut akan berdampak pada berkurangnya bantuan dari pemerintah pusat. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak benar.

“Tetapi setelah dijelaskan seperti ini bahwa untuk tanggap darurat dan transisi darurat menuju pemulihan itu untuk dukungan dari pemerintah pusat lewat BNPB melalui dana siap pakai itu tidak berkurang dan bisa diberikan apabila memang betul-betul dibutuhkan di lapangan,” ucap dia.

Suharyanto menambahkan, penjelasan tersebut sekaligus bertujuan memberikan semangat kepada masyarakat terdampak agar tetap optimistis dalam proses pemulihan pascabencana.

“Maka untuk memberikan semangat bagi masyarakat terdampak bahwa ini (bantuan) bergerak terus untuk menuju yang lebih baik akhirnya dari pemerintah provinsi itu sudah menetapkan semuanya menjadi transisi darurat menuju pemulihan,” tambahnya.

Read more

Local News