Sinema Rakyat Hadir di Aceh Tamiang, Dorong Sineas dan UMKM Lokal

Share

NUKILAN.ID | ACEH TAMIANG — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menggelar rangkaian kegiatan Sinema Rakyat di Kabupaten Aceh Tamiang pada Minggu, 20 September 2026.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari program EKRAF Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.

Kegiatan ini menghadirkan tiga agenda utama, yakni Workshop Sinema Rakyat, pemutaran film Layar Alternatif, dan Bazar Kreatif.

Inisiatif tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, menyediakan ruang apresiasi film, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal secara inklusif di luar kota-kota besar.

Workshop Sinema Rakyat diikuti oleh sekitar 70 peserta dari komunitas film, pegiat literasi dan budaya, pelajar, mahasiswa, hingga kreator lokal.

Sesi ini menghadirkan narasumber dari Badan Perfilman Indonesia (BPI), Arfan Sabran, serta sutradara dan pendiri Wanavisual, Anggi Kurniawan.

Para peserta dibekali materi praktis mengenai pengolahan narasi lokal, pembuatan naskah, hingga penyusunan shot list untuk persiapan produksi.

Pada sesi pemutaran film Layar Alternatif, warga Aceh Tamiang dari berbagai kalangan usia hadir menyaksikan sejumlah karya sinema.

Film yang diputar meliputi karya nasional seperti Nussa, Keluarga Cemara, dan Seni Merayu Tuhan, serta film pendek karya sineas lokal, yaitu Tree in White karya Jamaluddin Phonna dan Di Ujung Tombak karya Alfiyah Damayanti Lubis.

Rangkaian acara juga dimeriahkan oleh Bazar Kreatif yang melibatkan 20 pelaku UMKM lokal dari sektor kuliner, kriya, hingga fesyen.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf/Bekraf, Cecep Rukendi, mengatakan program ini dirancang untuk menghubungkan proses penciptaan karya, akses apresiasi bagi masyarakat, dan peluang ekonomi bagi pelaku usaha daerah.

“Selain pemutaran film dan workshop, penguatan ekonomi masyarakat juga diwujudkan melalui menghadirkan Bazar Kreatif yang melibatkan 20 pelaku UMKM lokal,” ujarnya saat membuka acara Sinema Rakyat.

Menurutnya, rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk membuka kesempatan bagi talenta lokal dalam mengembangkan karya, memberikan ruang apresiasi film bagi masyarakat, serta menciptakan peluang ekonomi bagi para pelaku kreatif daerah.

Dia mengatakan kegiatan ini menjadi wadah untuk mempromosikan beragam produk kreatif daerah sekaligus mempertemukan langsung para pelaku usaha dengan para pengunjung.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat membuka warna baru dan menjadi wadah untuk mempromosikan produk kreatif daerah khususnya di wilayah Aceh Tamiang,” harapnya.

Senada, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk terus mendukung pembangunan ekosistem kreatif berbasis kearifan lokal melalui kolaborasi bersinergi dengan pemerintah pusat.

“Pemkab Aceh Tamiang terus mendukung pembangunan ekosistem kreatif bagi warga setempat. Dengan mendukung ekosistem kreatif kita berharap banyak produk baru dan ide-ide kreatif yang bisa memberikan warna baru di tanah Bumi Muda Sedia,” pungkasnya.

Read more

Local News