NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui berbagai kegiatan keagamaan, kesenian, edukatif, sosial, dan olahraga yang dikemas dalam agenda Festival Muharram dan MUQAS Meeting 2026.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 15 hingga 18 Juni 2026 tersebut diikuti oleh santri dan dewan guru MUQ Aceh Selatan dengan mengusung semangat hijrah, pelestarian budaya lokal, kebersamaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Perayaan Muharram diawali dengan pembukaan MUQAS Meeting dan kirab pawai obor pada Senin malam (15/6/2026). Ratusan santri, wali santri, dewan guru, serta masyarakat gampong turut mengikuti pawai yang melintasi sejumlah ruas jalan di sekitar Kompleks MUQ Aceh Selatan dan Gampong Panjupian.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang rute pawai. Warga berbondong-bondong menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa obor sebagai simbol penyambutan Tahun Baru Hijriah sekaligus syiar Islam yang telah menjadi tradisi di lingkungan pesantren.
Pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan, Tgk. Ridho, menyalakan obor pertama dan memotong pita sebagai tanda dimulainya pawai. Sekitar 700 peserta yang terdiri dari seluruh santri Pesantren MUQAS, santri TPQ MUQAS, dewan pengajar, wali santri, serta warga Gampong Panjupian, Lhok Rukam, dan Air Pinang turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan tertib tersebut.
Dalam sambutannya, Tgk. Ridho mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, baik dalam aspek keilmuan, ibadah, maupun kehidupan sosial.
“Momentum 1 Muharram bukan hanya pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan semangat dalam menuntut ilmu dan beribadah. Melalui berbagai kegiatan yang kami laksanakan, kami ingin mengajak seluruh santri untuk menjadikan tahun baru Islam sebagai awal perubahan ke arah yang lebih baik, lebih maju dan produktif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Pemerintah Gampong Panjupian, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kirab Pawai Obor Festival Muharram MUQAS 1448 Hijriah.
Tgk. Ridho berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai contoh perayaan hari besar Islam yang dikemas secara kreatif sekaligus mampu mempererat persatuan, silaturahmi, dan hubungan baik antara pesantren dengan masyarakat sekitar Tapaktuan.
“Mari kita jalankan pawai ini dengan tertib, menjaga sopan santun di jalan, dan menjadikan malam ini sebagai momen refleksi menuju pribadi yang lebih baik,” katanya.
Selain kegiatan bernuansa keagamaan, MUQ Aceh Selatan juga menggelar berbagai perlombaan sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas santri. Pada 16 Juni 2026 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah, panitia menyelenggarakan lomba futsal, bola voli, serta Rangking 1 Agama tingkat SMP dan SMA.
Beragam agenda lainnya juga dijadwalkan berlangsung selama Festival Muharram dan MUQAS Meeting 2026, mencakup kegiatan sosial, edukatif, seni budaya Islami, serta olahraga yang melibatkan seluruh keluarga besar pesantren dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News


