RSUDZA Ajukan Rencana Pengembangan Rumah Sakit ke Presiden

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk meninjau langsung perkembangan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) pada Senin (9/9/2024).

Direktur RSUDZA, dr. Isra Firmansyah, Sp.A, Ph.D, mengungkapkan bahwa Presiden sangat antusias melihat perkembangan dan fasilitas kesehatan di RSUDZA. Salah satu fokus kunjungan adalah layanan BPJS Kesehatan dan pemanfaatan alat bantuan dari Kementerian Kesehatan.

“Bapak Presiden merasa sangat senang melihat alat-alat kesehatan yang telah tiba di RSUDZA dan mulai dimanfaatkan dengan baik,” ujar dr. Isra kepada Nukilan.

dr. Isra menjelaskan salah satu alat yang telah diterima adalah cath lab yang sudah beroperasi sejak awal Februari 2023. Alat canggih ini telah melayani sekitar 771 pasien dan menggantikan alat sebelumnya yang telah berusia 16 tahun.

“Alat cath lab yang baru ini sangat kompleks dan dapat digunakan untuk berbagai prosedur, termasuk jantung dan saraf,” tambah dr. Isra.

Terkait pelayanan, RSUDZA mencatat jumlah kunjungan pasien yang sangat tinggi, yaitu sekitar 523 ribu pasien pada tahun 2023. Sebagian besar pasien merupakan rujukan dari kabupaten/kota di Aceh. 

“Dengan jumlah kunjungan yang sangat tinggi, kami menyadari bahwa kapasitas tempat tidur yang kami miliki saat ini, yaitu sekitar 856 bed, masih belum mencukupi,” ungkap dr. Isra.

Menanggapi kondisi tersebut, RSUDZA telah menyampaikan rencana pengembangan rumah sakit Zainoel Abidin di lahan lama kepada Presiden. dr. Isra berharap agar rencana pengembangan ini dapat segera direalisasikan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh.

“Insyaallah mudah-mudahan dengan ada penyampaian atau usulan ini, insyaallah mudah-mudahan bisa dikabulkan dan pengembangan rumah sakit kita bisa lebih baik,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

spot_img
spot_img

Read more

Local News