Rektor UIN Ar-Raniry Ajak Masyarakat Dukung Upaya Pemerintah Pulihkan Aceh

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, mengajak masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Ia menilai, upaya yang dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keseriusan dalam menangani dampak bencana.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah menunjukkan keseriusan. Kita berharap masyarakat bahu-membahu. Jangan hanya mengkritik, kalau ada kekurangan kita dorong untuk diperbaiki,” kata Mujiburrahman dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir dan longsor di Aceh menyebabkan lebih dari 100 ribu rumah mengalami kerusakan. Skala dampak tersebut membuat proses pemulihan membutuhkan waktu serta kerja sama lintas sektor.

Mujiburrahman menilai penanganan yang dilakukan pemerintah menunjukkan perkembangan signifikan. Jumlah pengungsi yang sempat mencapai lebih dari 2,1 juta jiwa pada awal Desember 2025 kini dilaporkan menurun.

“Capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan langsung Presiden yang beberapa kali meninjau lokasi terdampak. Kunjungan dilakukan ke sejumlah wilayah, seperti Aceh Tamiang, Takengon, dan Bener Meriah untuk memastikan distribusi bantuan, pembukaan akses terisolasi, hingga pembangunan hunian sementara berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan berbagai langkah, mulai dari pembentukan satuan tugas terpadu, penyaluran dana siap pakai, hingga percepatan pembangunan infrastruktur darurat seperti jembatan penghubung di wilayah terdampak.

Mujiburrahman turut menyoroti kehadiran Presiden yang melaksanakan Salat Idulfitri bersama warga terdampak di Aceh Tamiang sebagai bentuk empati. Menurutnya, kehadiran tersebut memberikan dukungan moral bagi masyarakat.

Ia menilai pendekatan tersebut mencerminkan kehadiran negara tidak hanya dalam aspek fisik, tetapi juga sosial.

Ke depan, Mujiburrahman berharap perhatian pemerintah terus berlanjut, terutama dalam penyediaan hunian tetap, perbaikan infrastruktur, dukungan pendidikan bagi anak penyintas, serta pemulihan ekonomi masyarakat.

“Harapan kita, masyarakat segera mendapatkan rumah yang layak, infrastruktur pulih, dan anak-anak korban tetap mendapatkan akses pendidikan,” ujar Mujiburrahman.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News