Rafi Hafiz, Putra Aceh Barat yang Diterima di Kampus Top Australia dan Kanada

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Aceh. Rafi Hafiz Alfarisi, alumni SMUN 10 Fajar Harapan Garuda Transformasi Banda Aceh, berhasil menembus dua perguruan tinggi ternama dunia setelah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas unggulan di Australia dan Kanada.

Mengutip SerambiNews, Rafi diterima di University of New South Wales (UNSW), Australia, pada program studi Mining Engineering. Selain itu, ia juga memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di University of Toronto, Kanada, pada jurusan Mineral Engineering.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa asal Aceh mampu bersaing di tingkat internasional. Keberhasilan Rafi juga memperkuat posisi SMUN 10 Fajar Harapan Garuda Transformasi Banda Aceh sebagai salah satu sekolah yang konsisten mendorong siswanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia.

Putra pasangan Rosman dan Nila Trisna yang berasal dari Meulaboh, Aceh Barat, itu saat ini juga telah dinyatakan lulus dalam Program Beasiswa Garuda setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat.

“Alhamdulillah Rafi sudah berhasil lulus pada seleksi Bea Siswa Garuda, dan mudah-mudahan bisa berangkat mengikuti kuliah keluar negeri, insya allah,” ungkap ayahnya, Rosman.

Rafi mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraihnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, mulai dari keluarga, guru, hingga teman-teman sekolah.

“Saya bersyukur kepada Allah atas pencapaian ini, terimakasih kepada keluarga, Kepala Sekolah, guru-guru dan teman- teman yang telah memberikan dukungan dan motivasi yang sangat besar, sehingga saya berhasil meraih semua ini,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMUN 10 Fajar Harapan Garuda Transformasi Banda Aceh, Dr Anwar, M.Ed, turut mengapresiasi prestasi yang diraih siswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Rafi menunjukkan bahwa pelajar Aceh memiliki kemampuan untuk bersaing dengan siswa dari berbagai negara.

“Semoga dapat membawa nama baik sekolah dan Negara Indonesia di Kancah Global,” ujarnya.

Sebelum diterima di dua kampus elite dunia tersebut, Rafi dikenal sebagai siswa berprestasi. Ia pernah terpilih sebagai salah satu peserta Program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES), sebuah program pertukaran pelajar bergengsi yang didanai Pemerintah Amerika Serikat.

Melalui program tersebut, Rafi memperoleh beasiswa penuh untuk belajar selama satu tahun di Amerika Serikat. Selama masa persiapan, ia mendapat bimbingan dari guru pembimbingnya, Erida Fithri, MA (TESOL).

Dalam program pertukaran pelajar itu, Rafi mengemban tugas sebagai duta budaya yang memperkenalkan Indonesia, khususnya budaya Aceh yang islami, kepada masyarakat Amerika Serikat. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan akademik, serta membangun jejaring internasional.

Prestasi lain yang turut mengantarkan Rafi ke perguruan tinggi top dunia adalah keberhasilannya meraih skor IELTS 8.00, sebuah capaian yang mendekati nilai sempurna. Hasil tersebut menjadi modal penting dalam proses seleksi masuk universitas-universitas unggulan dunia.

Keberhasilan Rafi Hafiz Alfarisi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh dan Indonesia untuk terus berani bermimpi besar, meningkatkan kualitas diri, serta mengejar pendidikan hingga ke tingkat global.

“Jangan takut untuk bermimpi besar, serta harus berani mencoba, karena jika kita tidak berani mencoba kita tidak tau kemampuan yang ada pada diri kita, serta jangan takut gagal. Akan tetapi semua itu harus disertai dengan doa dan usaha yang sungguh- sungguh,” ucap Rafi.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News