NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Suasana religius menyelimuti Masjid Oman Al Makmur, Selasa (21/4/2026) malam. Ratusan jemaah memadati masjid usai salat Isya untuk mengikuti kajian akbar “Banda Aceh Berhaji”, program kolaborasi Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Bank Syariah Indonesia dalam mendorong kesiapan umat menuju Tanah Suci.
Kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan HUT ke-821 Kota Banda Aceh ini dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, didampingi Sekdako Jalaluddin, unsur Forkopimda, SEVP Funding & Transaction BSI Ida Triana Widowati, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemko Banda Aceh dan BSI. Ia juga menyampaikan salam dari Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal yang berhalangan hadir.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Program Banda Aceh Berhaji bukan sekadar bagian dari peringatan hari jadi kota, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan ibadah haji secara lebih terencana,” ujarnya.
Ia menilai antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi sinyal positif bahwa kesadaran untuk berhaji terus meningkat. Menurutnya, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan finansial, tetapi juga spiritual.
“Melalui program ini, kita tidak hanya mendorong masyarakat untuk menabung, tetapi juga memperkuat kesiapan spiritual sebagai bekal utama dalam menunaikan ibadah haji,” kata Afdhal.
Ia juga menyinggung panjangnya masa tunggu haji yang dapat mencapai puluhan tahun, sehingga perencanaan sejak dini menjadi langkah penting. “Kalau harus memilih, kita dorong untuk mulai merencanakan haji terlebih dahulu. Insya Allah, dari sana Allah akan memudahkan jalan hidup kita,” sebutnya.
Sementara itu, Deputi BSI Aceh, Saiful Musadi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dalam memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendampingi masyarakat merencanakan ibadah haji.
“BSI menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif ini. Kegiatan Banda Aceh Berhaji sejalan dengan visi kami sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat, khususnya dalam mendampingi perjalanan ibadah haji,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini jumlah daftar tunggu haji di Indonesia mencapai sekitar 5,7 juta orang dengan rata-rata masa tunggu hingga 27 tahun. Di Banda Aceh sendiri, jumlah jemaah dalam daftar tunggu mencapai 18.855 orang, dengan sekitar 10.684 di antaranya merupakan nasabah BSI.
Kajian malam itu semakin hidup dengan kehadiran Hanan Attaki yang menyampaikan tausiah dengan pendekatan ringan dan dekat dengan generasi muda. Ia mengangkat tema “Gak Cuma Niat, tapi Mulai Ikhtiar ke Tanah Suci”, mengajak jemaah untuk mewujudkan niat berhaji menjadi langkah nyata.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun masyarakat yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh secara spiritual. Momentum HUT ke-821 Kota Banda Aceh dimanfaatkan untuk menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mempersiapkan perjalanan ke Baitullah.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



