Pengungsi di Aceh Tengah Masih Bertahan di Tenda dan Sekolah Saat Ramadan

Share

NUKILAN.ID | Takengon – Kondisi sebagian warga terdampak bencana di Kecamatan Bintang, Aceh Tengah masih memprihatinkan meski memasuki bulan Ramadan. Sejumlah keluarga masih tinggal di tenda pengungsian maupun bangunan sekolah karena rumah mereka belum dapat ditempati kembali.

Kepala Koordinator Relawan Kecamatan Bintang, Wedy Sastra Yoga, mengatakan sebagian pengungsi memang sudah mulai meninggalkan lokasi pengungsian. Namun, masih ada warga yang bertahan karena belum memiliki tempat tinggal.

“Kalau yang di pengungsian sekarang sudah mulai ada yang balik ke rumah. Ada juga yang sudah menyewa rumah. Jadi pengungsian mulai kosong, tapi masih ada yang tinggal,” ujar Wedy kepada Nukilan, Sabtu (7/3/2026).

Di beberapa titik pengungsian, warga masih tinggal di tenda maupun hunian sementara (huntara) yang jumlahnya terbatas.

“Di Kala Segi masih ada yang tinggal di tenda. Huntara juga belum merata, jadi masih banyak yang belum dapat,” katanya.

Selain itu, terdapat 14 kepala keluarga (KK) dari Desa Telpam yang hingga kini masih tinggal di gedung sekolah.

Menurut Wedy, kondisi tersebut membuat para pengungsi berharap bisa segera mendapatkan rumah yang lebih layak sebelum Idulfitri.

“Harapannya mereka bisa punya rumah yang layak, apalagi menjelang lebaran. Kalau di huntara sekarang cuma satu ruangan, tidak ada privasinya,” ujarnya.

Selain persoalan tempat tinggal, kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih juga baru mulai dipulihkan. Listrik baru hidup sekitar seminggu yang lalu. Sementara pemasangan pipa air baru hendak dilakukan sekarang. []

Reporter: Sammy

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News