NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menekankan pentingnya investigasi menyeluruh terhadap insiden yang melibatkan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026), guna mengungkap penyebab kejadian dan memperkuat aspek keselamatan pelayaran.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah mendukung proses pemeriksaan yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang. Menurutnya, hasil investigasi diperlukan sebagai dasar untuk melakukan evaluasi dan langkah perbaikan guna mencegah insiden serupa terulang.
“Pemerintah Aceh mendukung proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah-langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” kata Nurlis kepada Nukilan, Sabtu (13/6/2026).
Di tengah proses investigasi, Pemerintah Aceh juga memastikan penanganan terhadap korban tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Nurlis menyebutkan, Pemerintah Aceh telah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk berkoordinasi dengan rumah sakit, operator kapal, dan instansi pelabuhan guna memastikan korban memperoleh layanan medis hingga proses pemulihan selesai.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Keselamatan dan pemulihan kondisi korban menjadi prioritas utama saat ini,” ujarnya.
Pemerintah berharap hasil investigasi nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan dan prosedur operasional di sektor transportasi penyeberangan di Aceh. []
Reporter: Sammy


