Wednesday, December 7, 2022

Pemerintah Aceh Diminta Lakukan Langkah Kongkrit Tangani Kelangkaan Minyak Goreng

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rijaluddin meminta pemerintah Aceh melakukan langkah kongkrit untuk penanganan jangka pendek guna memecahkan permasalahan kelangkaan minyak goreng.

Hal itu disampaikan Rijaluddin dalam rapat yang digelar Komisi II di Gedung Serbaguna DPRA, Selasa (22/2/2022).

Rijal melalui Disperindag, Dinas Pangan dan Biro Perekonomian meminta kepada pemerintah Aceh untuk segera menyurati Kementerian Perekonomian guna merokomendasikan Aprindo Aceh untuk mendapatkan kuota minyak goreng dari pabrikan guna memenuhi kebutuhan pasar Aceh dan memasarkannya sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan diawasi pihak kepolisian.

“Kita juga meminta kepada Kapolda Aceh melalui Diskrimsus untuk menindak para pedagang nakal yang memanfaakan situasi ini. Untuk menjawab keresahan masyarakat, saat ini kita harapkan penanganan kongkrit dengan sesegera mungkin,” pintanya.

Rijal menambahkan, penanganan untuk jangka menengah dan jangka panjang juga perlu dipersiapkan dalam forum yang Iain.

Untuk jangka menengah, kata dia, pemerintah Aceh harus mempersiapkan langkah untuk menghadapi bulan Ramadhan, karena fokus ketersediaan bukan hanya pada minyak goreng tapi juga pada gula, daging telur dan bahan pokok lainnya.

“Sementara untuk jangka panjang, saya mengharapkan provinsi Aceh memiliki pabrik pabrik untuk mengurangi ketergantungan kebutuhan ke sumatera utara,” pungas Rijaluddin.

Hadir dalam rapat tersebut, beberapa instansi terkait antara lain, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Dinas Pangan Aceh, Kepala Biro Perekonomian Aceh, Perum Bulog, Diskrimsus Polda Aceh, dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Aceh. [MIR]

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img