Tuesday, 13 October 2026 Banda Aceh 29°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Olahraga

Panco Aceh Teuga Seri Ghozi Bangkitkan Olahraga Adu Otot Setelah Puluhan Tahun Vakum

Kejuaraan Panco Aceh Teuga Seri Ghozi sukses digelar. (Foto: For Nukilan)
Kejuaraan Panco Aceh Teuga Seri Ghozi sukses digelar. (Foto: For Nukilan)

BANDA ACEH — Olahraga panco kembali bergeliat di Aceh setelah puluhan tahun vakum. Kebangkitan itu ditandai dengan Kejuaraan Panco Aceh Teuga Seri Ghozi 2026 yang digelar di Pas Kopi Long Raya, Minggu (11/10).

Ketua Panitia Kejuaraan Panco Aceh Teuga Seri Ghozi, Reki Safari, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali olahraga panco di Tanah Rencong sekaligus mempertemukan para pegiat dari berbagai daerah.

“Kejuaraan ini menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali olahraga panco di Aceh setelah sekian lama vakum. Kami ingin olahraga ini kembali diminati masyarakat dan menjadi wadah bagi para pegiat untuk menunjukkan kemampuan mereka,” kata Reki kepada Nukilan.

Panco Aceh Teuga Seri Ghozi Bangkitkan Olahraga Adu Otot Setelah Puluhan Tahun Vakum

Peserta kejuaraan datang dari sejumlah daerah, di antaranya Sigli, Meulaboh, Blangpidie, dan Aceh Selatan. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memanfaatkan ajang tersebut untuk mempererat silaturahmi antarkomunitas.

Sejak pagi, arena pertandingan dipadati peserta dan penonton. Adu kekuatan dan teknik di atas meja panco berlangsung sengit, diiringi sorakan penonton yang menambah semarak suasana.

Meski persaingan berlangsung ketat, para peserta tetap dituntut menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Kejuaraan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di antara komunitas olahraga panco di Aceh.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, kejuaraan serupa bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan tertarik menekuni olahraga panco,” ujarnya.

Panco Aceh Teuga Seri Ghozi Bangkitkan Olahraga Adu Otot Setelah Puluhan Tahun Vakum (foto 2)

Kejuaraan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PABSI Aceh, Drs. H. T. Rayuan Sukma, bersama Bang Pen, pelatih cabang olahraga angkat besi yang terlibat dalam pembinaan atlet menuju Olimpiade.

Hadir pula Ketua KONI Kota Banda Aceh, juri nasional PBFI Aceh, Ketua POGTI Aceh, serta sejumlah tamu undangan dan perwakilan sponsor.

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pertandingan antara Ketua POGTI Aceh dan Wakil Ketua POGTI Aceh. Ketua KONI Kota Banda Aceh bertindak sebagai juri dalam pertandingan pembuka tersebut.

Dalam kesempatan itu, T. Rayuan Sukma turut memberikan arahan dan motivasi untuk mendukung perkembangan olahraga panco di Aceh.

Reki juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan, termasuk PLN, Bank Aceh, KAI, Bulog, serta sponsor dan pihak pendukung lainnya.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi titik awal pembinaan atlet panco di Aceh, sekaligus membuka peluang bagi munculnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing dalam kompetisi yang lebih luas.

“Kembalinya kejuaraan panco setelah puluhan tahun vakum menjadi momentum untuk membangun kembali ekosistem olahraga tersebut, mulai dari komunitas hingga penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Rezi