Beranda blog Halaman 966

Saifuddin Imbau ASN Kemenag Aceh Besar Maksimal Layani Warga

0
Saifuddin Imbau ASN Kemenag Aceh Besar Maksimal Layani Warga. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Jantho – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Besar, H Saifuddin SE, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Aceh Besar untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Imbauan ini disampaikan Saifuddin saat memimpin apel perdana pasca perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79 di halaman kantor Kemenag Aceh Besar, Senin (19/8/2024).

Dalam arahannya, Saifuddin menekankan pentingnya meningkatkan kinerja dan menjalankan tugas dengan semangat dan keikhlasan sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama 79 tahun.

“Sudah 79 tahun Allah anugerahkan kemerdekaan untuk negeri ini. Atas dasar itu, kita sangat pantas bersyukur dengan menjalankan amanah negara pada kita dengan penuh semangat dan keikhlasan. Dengan demikian, cita-cita bangsa ini bisa tercapai, dan masyarakat bisa merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya sehingga arti kehadiran negara akan terasa. Semoga Allah menjaga selalu negara ini, dan kehadiran kita, khususnya Kementerian Agama, menjadi arti tersendiri dan dirindukan oleh masyarakat,” ujar Saifuddin.

Lebih lanjut, ia mendorong para ASN untuk meningkatkan kedisiplinan, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita lakukan sesuatu yang terbaik, keluar dari rutinitas biasa, melahirkan inovasi, dan jangan pernah berhenti untuk berbuat dan mengabdi. Niatkan bekerja adalah ibadah,” lanjutnya.

Saifuddin juga menekankan pentingnya penerapan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kinerja ASN di lingkungan Kemenag Aceh Besar.

Editor: Akil

Jokowi Reshuffle Kabinet, Bahlil Ditunjuk Jadi Menteri ESDM

0
Bahlil Lahadalia ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri ESDM. (Foto: CNBC Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan kabinet dalam sisa masa jabatannya periode 2019-2024, pada Senin (19/8). Perombakan ini melibatkan sejumlah posisi strategis di Kabinet Indonesia Maju.

Rosan Roeslani, yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024, resmi dilantik sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Rosan menggantikan Bahlil Lahadalia yang kini mengemban tugas baru sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menggantikan Arifin Tasrif.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menunjuk Supratman Andi Agtas, politisi dari Partai Gerindra, sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Supratman menggantikan Yasonna Laoly yang telah lama menjabat di posisi tersebut.

Selain mengisi posisi menteri, Presiden Jokowi juga melantik beberapa pejabat tinggi lainnya. Angga Raka Prabowo dipercaya sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, sementara Hasan Nasbi diangkat menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, sebuah badan baru yang dibentuk menjelang akhir masa jabatan Jokowi. Dadan Hindayana diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, dan Taruna Ikrar menjabat sebagai Kepala BPOM.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Aditya Perdana, dalam wawancaranya dengan BTV, menilai bahwa perombakan kabinet ini merupakan langkah strategis guna memudahkan transisi pemerintahan yang akan datang.

“Reshuffle ini dilakukan untuk memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar, serta membuat gerak langkah presiden baru menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Aditya.

Langkah reshuffle kali ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Jokowi di periode kedua pemerintahannya. Pada Februari lalu, Jokowi juga melakukan perombakan dengan merotasi Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pada perombakan kabinet sebelumnya, Partai Demokrat secara resmi bergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi, sebuah langkah yang menandai pertama kalinya partai tersebut berada dalam satu koalisi dengan PDI Perjuangan.

Perombakan kabinet yang dilakukan Jokowi ini diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap persiapan pemerintahan baru, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada di masa transisi.

Editor: Akil

450 Prajurit Yonif 115/ML Kembali ke Aceh Usai Tugas di Papua

0
450 Prajurit Yonif 115/ML Kembali ke Aceh Usai Tugas di Papua. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Sebanyak 450 prajurit dari Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser (Yonif 115/ML) tiba kembali di Aceh setelah sukses menjalankan tugas menjaga perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) di Papua selama 16 bulan. Para prajurit ini mendarat di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, pada Sabtu (17/8/2024), dan disambut dengan hangat oleh warga setempat.

Upacara penyambutan yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Ayi Supriatna, ini berlangsung penuh khidmat. Kasdam IM yang mewakili Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan para prajurit dalam menjalankan tugas mereka di wilayah perbatasan.

“Kembalinya prajurit Yonif 115/ML ini adalah momen yang sangat membanggakan. Mereka telah menunjukkan semangat dan disiplin tinggi, menjaga nama baik Kodam Iskandar Muda di medan tugas,” ujar Kasdam IM dalam sambutannya.

Selain itu, Komandan Resor Militer 012/Teuku Umar (Korem 012/TU), Kolonel Inf Deni Gunawan, turut hadir dan memberikan penghargaan kepada prajurit yang telah setia mengawal kedaulatan negara di perbatasan.

“Kehormatan dan kebanggaan bagi seorang prajurit adalah ketika mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi,” katanya.

Kapal perang KRI Teluk Calang 524, yang membawa 450 personel di bawah komando Letkol Inf Raden Herman Sasmita, mengantar mereka pulang ke Aceh. Kehadiran prajurit-prajurit ini disambut oleh para pejabat tinggi militer di Aceh, termasuk Danrem 011/Lilawangsa, para pejabat utama Kodam IM, serta unsur Forkopimda dari Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Tidak hanya pejabat dan keluarga, sejumlah warga sekitar juga turut hadir menyambut kepulangan para prajurit. Rina, seorang warga Lhokseumawe, mengaku sangat bangga dan terharu melihat kepulangan para prajurit yang telah berjuang di Papua.

“Melihat mereka kembali dengan selamat itu benar-benar membuat saya bangga. Saya bisa merasakan betapa besar pengorbanan mereka untuk bangsa ini. Mereka adalah pahlawan sejati,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Serupa dengan Rina, Zulfikar (40), warga Aceh Utara, mengungkapkan kekagumannya terhadap disiplin dan semangat yang ditunjukkan para prajurit selama bertugas.

“Mereka layak mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya. Bukan hanya karena keberhasilan tugasnya, tetapi juga karena mereka telah menunjukkan apa arti sesungguhnya dari pengabdian,” ujarnya.

Pangdam IM dalam sambutannya juga berpesan kepada para prajurit agar pengalaman mereka selama bertugas di Papua menjadi pelajaran berharga untuk tugas-tugas di masa depan.

“Pengalaman di medan tugas adalah guru terbaik. Saya berharap, ini bisa menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan kalian di masa mendatang,” kata Pangdam IM.

Yonif 115/Macan Leuser, yang berbasis di Desa Pasi Asahan, Kecamatan Pasi Raja, Kabupaten Aceh Selatan, merupakan salah satu satuan tempur di bawah komando Korem 012/TU. Keberhasilan mereka dalam menjalankan misi pengamanan perbatasan menjadi catatan gemilang bagi sejarah satuan ini.

Editor: Akil

Pj Gubernur Aceh Berikan Arahan Khusus Jelang PON XXI Aceh-Sumut

0
Pj Gubernur Aceh Berikan Arahan Khusus Jelang PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan berlangsung pada awal September 2024, Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, memberikan arahan khusus kepada seluruh jajaran pemerintah Aceh untuk memastikan kesuksesan acara nasional tersebut.

Dalam apel gabungan yang digelar di Kantor Gubernur Aceh, Senin (19/8/2024), Bustami menekankan pentingnya peran aktif dari seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh, serta para pejabat eselon tiga dan empat dalam menyukseskan PON.

“PON XXI bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Aceh untuk membuktikan diri di kancah nasional. Ini adalah penghargaan dan kepercayaan dari pemerintah pusat yang harus kita jaga dan sukseskan,” ujar Bustami dalam arahannya.

Bustami juga menggarisbawahi bahwa PON kali ini memiliki makna khusus, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah 79 tahun kemerdekaan Indonesia, Aceh dipercaya menjadi tuan rumah.

“Aceh harus mampu membuktikan kepada tingkat nasional bahwa kita mampu menggelar PON dengan sukses. Dedikasi dan komitmen kita semua sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Selain itu, Bustami meminta seluruh pejabat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Pelayanan prima adalah kunci. Ini membutuhkan komitmen dan keikhlasan dari seluruh aparatur pemerintahan di Aceh,” tegasnya.

Pj Gubernur juga mengajak para pejabat untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perhelatan PON XXI ini.

“Keterlibatan dan dukungan penuh dari masyarakat sangat diperlukan agar PON ini berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Di akhir arahannya, Bustami menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh pihak dalam persiapan PON. Ia berharap semangat ini terus terjaga hingga pelaksanaan PON nanti, sehingga Aceh dapat menyelenggarakan PON yang berkesan dan sukses.

Sementara itu, dalam tanggapan dari masyarakat, Wardi, seorang pedagang di Banda Aceh, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan PON XXI.

“Ini momen yang jarang terjadi, Aceh jadi tuan rumah. Kami sangat antusias dan berharap semua berjalan lancar. Semoga pemerintah juga terus memberikan edukasi agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan baik,” ujar Wardi.

Hal senada diungkapkan oleh Rina, seorang warga yang juga menantikan perhelatan tersebut.

“PON ini bisa membawa dampak positif bagi Aceh, terutama dalam meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal. Saya berharap semua pihak bisa bekerja sama agar PON ini sukses dan Aceh bisa dikenal lebih luas lagi,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong yang tinggi, masyarakat Aceh diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik mereka demi kesuksesan PON XXI Aceh-Sumut.

Editor: Akil

Warga Banda Aceh Antusias dalam Pendaftaran Fun Walk & Fun Bike Road to PON

0
Suasana antrean di halam Toko Buku New Zikra. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Antusiasme warga Banda Aceh terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong mendaftar untuk kegiatan Fun Walk & Fun Bike yang akan digelar pada Minggu, 25 Agustus 2024 mendatang. Pendaftaran yang dibuka sejak pukul 09.00 pagi di halaman Toko Buku New Zikra ini dipadati oleh ratusan warga yang mengantre.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Aceh sebagai bagian dari program Road To PON XXI ini memang menawarkan doorprize yang menggiurkan, termasuk dua unit sepeda motor, kulkas, kipas angin, sepeda, televisi, dan berbagai hadiah menarik lainnya. Tak heran, pendaftaran ini menarik minat warga dari berbagai kalangan.

Seorang warga, Rahmi, yang ikut antre sejak pagi, mengaku datang lebih awal untuk memastikan dirinya mendapatkan kaos gratis yang diperuntukkan bagi pendaftar dengan nomor 1 hingga 2000.

“Kami sudah datang sejak pukul 08.00 pagi. Lumayan kalau bisa dapat kaos gratis, jadi harus cepat-cepat,” kata Rahmi saat diwawancarai oleh Nukilan.id, Senin (19/8/2024).

Namun, ada juga warga yang mengeluhkan syarat pendaftaran yang tidak tercantum dengan jelas di poster kegiatan. Salah satunya adalah Widia, yang mengaku harus bolak-balik mencari tempat fotokopi karena diminta membawa fotokopi KTP saat tiba di lokasi.

“Tadi saya tidak tahu kalau harus bawa fotokopi KTP, di poster tidak ada informasinya. Jadi terpaksa harus keluar lagi mencari tempat fotokopi. Ini agak merepotkan, apalagi untuk yang datang dari jauh,” keluh Widia.

Meski demikian, antusiasme warga untuk mengikuti kegiatan Fun Walk & Fun Bike ini tetap tinggi. Dengan hadiah yang menarik dan semangat warga yang tinggi, kegiatan Fun Walk & Fun Bike ini diharapkan dapat berjalan sukses dan meriah, sekaligus menjadi ajang kebersamaan warga Banda Aceh dalam menyambut PON XXI. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB, Ini Syarat dan Caranya

0
Ilustarsi pajak kendaraan bermotor. (Foto: Suarapemerintah)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketika tiba waktunya membayar pajak kendaraan tahunan, namun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) belum diterima, banyak pemilik kendaraan merasa khawatir. Namun, Anda tidak perlu cemas, karena ternyata pembayaran pajak kendaraan tanpa BPKB tetap dapat dilakukan.

Menurut informasi dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sleman, DIY, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, BPKB bukanlah syarat wajib untuk pembayaran pajak tahunan atau perpanjangan STNK tahunan. Meski begitu, BPKB tetap diperlukan jika Anda ingin memperpanjang STNK lima tahunan.

Syarat Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB

Untuk membayar pajak kendaraan tahunan tanpa BPKB, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen penting sebagai syarat:

  1. STNK asli.
  2. Kartu identitas asli (KTP/KK/SIM/Paspor) sesuai nama pemilik kendaraan untuk individu.
  3. Surat permohonan pengesahan STNK untuk instansi pemerintah atau badan usaha, yang ditujukan kepada Kasat Lantas wilayah setempat.
  4. Surat kuasa jika Anda membayar pajak kendaraan milik orang lain.

Cara Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB

Pembayaran pajak kendaraan tanpa BPKB dapat dilakukan secara offline maupun online. Secara offline, Anda bisa melakukannya di kantor Samsat provinsi, mal pelayanan publik, atau melalui layanan Samsat Keliling. Sedangkan secara online, pembayaran bisa dilakukan melalui aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) atau aplikasi Samsat provinsi seperti Sakpole dan Sambara.

Bayar Pajak Secara Offline

Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Kunjungi kantor Samsat dengan membawa STNK dan identitas asli yang masih berlaku.
  2. Serahkan dokumen di loket pendaftaran dan pengesahan tahunan untuk mendapatkan stempel pengesahan.
  3. Lanjutkan ke loket kasir untuk menyerahkan berkas dan menerima informasi terkait biaya pajak yang harus dibayarkan.
  4. Bayar sesuai dengan nominal yang diberikan oleh petugas kasir.
  5. Dapatkan bukti pembayaran pajak STNK yang telah diselesaikan.

Bayar Pajak Secara Online

Jika Anda memilih membayar pajak secara online, berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi SIGNAL di Play Store atau App Store, kemudian buka aplikasi.
  2. Daftarkan diri dengan mengisi informasi yang diminta, seperti nama sesuai KTP, NIK, alamat email, nomor HP, dan kata sandi.
  3. Unggah foto KTP dengan jelas, lakukan verifikasi wajah dengan biometric, dan masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor Anda.
  4. Login kembali menggunakan email yang terdaftar, lalu pilih menu Tambah Data Kendaraan Bermotor.
  5. Masukkan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (pelat nomor) dan 5 digit terakhir nomor rangka sesuai STNK.
  6. Masuk ke menu pembayaran, klik Generate Kode Bayar, pilih bank atau layanan pembayaran, dan selesaikan pembayaran.

Tanggapan Warga

Salah seorang warga Jakarta, M. Rizal (34), yang baru saja membayar pajak tahunan kendaraannya tanpa BPKB, mengungkapkan kemudahannya dalam proses tersebut. “Awalnya saya khawatir karena BPKB mobil saya belum selesai. Ternyata, proses bayar pajak tanpa BPKB bisa dilakukan dengan mudah, terutama lewat aplikasi SIGNAL. Ini sangat membantu, apalagi bagi saya yang sibuk,” ujarnya.

Dengan kemudahan yang ditawarkan, pembayaran pajak kendaraan tanpa BPKB kini tidak lagi menjadi hambatan. Pastikan Anda mengikuti syarat dan cara yang telah dijelaskan untuk memastikan pembayaran berjalan lancar.

Editor: Akil

BPBD Aceh Barat Edukasi Pelajar tentang Mitigasi Bencana di SDN Seuneubok Teugoh

0
BPBD Aceh Barat Gelar Edukasi KIE Pelajar Sekolah di Sekolah SDN Seuneubok Teugoh (Foto: BPBD Aceh Barat)

NUKILAN.id | Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat terus menggencarkan upaya edukasi tentang mitigasi bencana kepada pelajar di wilayah tersebut. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di SDN Seuneubok Teugoh, Kecamatan Arongan Lambalek, pada Senin (12/8/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa terhadap berbagai potensi bencana.

Kepala Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, menegaskan pentingnya membangun kesadaran bencana sejak dini.

“Pelajar merupakan agen perubahan masa depan. Dengan pemahaman yang baik mengenai mitigasi bencana, mereka bisa menjadi penyampai informasi yang efektif kepada keluarga dan masyarakat sekitar,” kata Teuku Ronald dalam sambutannya.

Kegiatan yang digelar meliputi serangkaian workshop dan simulasi, termasuk materi tentang cara evakuasi yang aman, langkah-langkah penanganan pertama pada korban bencana, serta peran penting komunitas dalam penanggulangan bencana. Teuku Ronald menambahkan, “Kami berharap melalui kegiatan ini, pelajar tidak hanya siap siaga, tetapi juga dapat menanamkan budaya kesadaran bencana di tengah masyarakat.”

Salah seorang warga, Ramli, yang tinggal di dekat sekolah, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung edukasi seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengetahui cara bertindak jika terjadi bencana. Ini sangat penting mengingat daerah kami rawan bencana,” ujarnya.

Ramli berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak komunitas.

“Semakin banyak yang tahu, semakin siap kita menghadapi kemungkinan terburuk,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan kegiatan KIE ini, BPBD Aceh Barat berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar, dalam upaya meminimalisir risiko bencana di masa mendatang. Program ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang tanggap bencana dan mampu berkontribusi dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Editor: Akil

Mahasiswa Unsam Edukasi Warga Aceh Timur Buat Sabun Cair Sereh-Arang

0
Mahasiswa Unsam Edukasi Warga Aceh Timur Buat Sabun Cair Sereh-Arang. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Aceh, melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) menggelar pelatihan pembuatan sabun cair dari bahan sereh dan arang bagi warga di Desa Alue Bu dan Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman lokal menjadi produk bernilai ekonomis.

Rahmawati, Ketua PKM Unsam, menjelaskan bahwa desa-desa di kawasan tersebut memiliki banyak tanaman sereh yang tumbuh liar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. “Edukasi ini kita berikan karena kami melihat potensi besar di sini. Sereh tidak hanya bisa digunakan sebagai bumbu dapur atau minuman herbal, tetapi juga bisa diolah menjadi produk lain seperti sabun cair yang memiliki nilai jual tinggi,” ungkapnya kepada Kompas.com, Jumat (16/8/2024).

Dalam pelatihan tersebut, puluhan ibu rumah tangga di Desa Alue Bu dan Alue Lhok dengan antusias mengikuti setiap tahap pembuatan sabun cair. Proses pengolahan sereh dan arang menjadi sabun cuci piring diajarkan secara rinci oleh tim mahasiswa, mulai dari ekstraksi minyak sereh hingga pencampuran bahan-bahan.

“Sereh memiliki efek antimikroba alami yang sangat baik, ditambah dengan arang yang memiliki kemampuan membersihkan noda, sehingga sabun ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga efektif,” tambah Rahmawati.

Salah seorang peserta pelatihan, Fatimah (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas pelatihan ini. “Selama ini kami hanya tahu sereh sebagai bumbu dapur. Ternyata bisa dibuat jadi sabun cair yang wangi dan bagus untuk cuci piring. Ini peluang bagus untuk usaha kecil-kecilan di kampung,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain Fatimah, warga lain bernama Siti Aisyah (50) juga merasa optimistis dengan potensi pengembangan produk ini. “Kalau bisa dikembangkan lebih jauh, produk ini bisa jadi sumber penghasilan tambahan untuk keluarga kami. Semoga ke depan kami bisa produksi lebih banyak dan dipasarkan,” kata Siti.

Program pengabdian ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Dengan demikian, tanaman sereh yang sebelumnya hanya dianggap tumbuhan liar, kini bisa menjadi bahan baku produk bernilai ekonomis yang bermanfaat bagi warga.

Kegiatan PKM yang dilakukan oleh mahasiswa Unsam ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan. Selain di Aceh Timur, program serupa juga dilakukan di berbagai wilayah lainnya, seperti di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Editor: Akil

Dua Desa di Aceh Jaya Dikepung Banjir, Warga Terpaksa Mengungsi ke Tempat Aman

0
Dua Desa di Aceh Jaya Dikepung Banjir. (Foto: BPBD Aceh Jaya)

NUKILAN.id | Calang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, pada Minggu (18/8/2024) sore menyebabkan dua desa, yakni Desa Sapek dan Desa Meudheun, terendam banjir. Meluapnya air sungai akibat intensitas hujan yang tinggi menggenangi pemukiman warga, memaksa ratusan keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Aceh Jaya, T. Zopan Mustika, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.15 WIB setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut selama beberapa jam. Sungai yang melintasi kedua desa tidak mampu menampung debit air yang meningkat tajam, sehingga meluap dan merendam rumah-rumah warga.

“Air sungai meluap dengan cepat, menggenangi rumah-rumah warga di Desa Sapek dan Desa Meudheun. Tim BPBD bersama aparat desa setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan mengevakuasi warga yang terdampak,” ujar Zopan saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Menurut data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Aceh Jaya, banjir ini telah berdampak pada 339 kepala keluarga (KK) dengan total 1.186 jiwa. Di Desa Sapek, sebanyak 189 KK dengan 661 jiwa terdampak banjir, sementara di Desa Meudheun, 150 KK dengan 525 jiwa juga mengalami nasib serupa.

Salah seorang warga Desa Sapek, Rahmat (45), menceritakan bagaimana air mulai naik secara cepat hingga memasuki rumahnya. “Air mulai naik sekitar pukul empat sore, tiba-tiba saja air sudah setinggi lutut di dalam rumah. Kami langsung bergegas mengamankan barang-barang dan mengungsi ke rumah saudara di desa sebelah yang lebih tinggi,” ujarnya.

Saat ini, tim BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan tengah bekerja keras mengevakuasi warga yang terjebak banjir serta menyalurkan bantuan logistik darurat. Fasilitas umum seperti akses jalan juga turut terdampak, membuat mobilisasi bantuan menjadi lebih sulit.

Zopan menambahkan bahwa posko darurat telah didirikan untuk menampung warga yang harus meninggalkan rumah mereka. “Kami terus memantau kondisi cuaca dan bersiap untuk melakukan tindakan lanjutan jika hujan masih berlanjut. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu untuk mengungsi ke tempat aman jika situasi memburuk,” tegasnya.

Meskipun belum ada laporan korban jiwa atau luka-luka akibat banjir ini, BPBD Kabupaten Aceh Jaya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses penanganan banjir. Pihak berwenang juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca ekstrem yang telah dikeluarkan sebelumnya.

“Ini bukan pertama kalinya kami mengalami banjir, tapi kali ini air naik begitu cepat. Kami berharap pemerintah bisa memberikan solusi jangka panjang agar banjir seperti ini tidak terus berulang,” harap Rahmat, menutup pembicaraan.

Editor: Akil

Pameran Kriya Khas Aceh: Upaya Memperkenalkan Produk Ekraf ke Dunia

0
Pameran Kriya Khas Aceh. (Foto: Disbudpar Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Pameran Produk Kriya Khas Aceh di Plaza Aceh, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk ekonomi kreatif (ekraf) dari Serambi Makkah ke panggung dunia. Kegiatan yang berlangsung hingga hari ini, menarik perhatian warga Banda Aceh dan Aceh Besar dengan kehadiran 13 pelaku ekraf yang memamerkan beragam produk kreatif.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, melalui Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan (PUPK), Ismail, menyatakan harapannya agar pameran ini dapat mendorong minat masyarakat internasional terhadap produk kriya Aceh. “Produk ekonomi kreatif berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat Aceh secara keseluruhan. Pariwisata dan subsektor ekonomi kreatif dapat membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat,” ungkap Ismail.

Disbudpar Aceh juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk mini expo produk muslim Aceh di Jakarta dan Aceh Tourism Roadshow di Medan. “Kami terus berupaya mendorong pelaku ekraf untuk menciptakan produk yang menarik, terutama menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang, di mana akan ada expo di Blang Padang,” tambahnya.

Salah satu pelaku ekraf, Rahmi Bustami dari Evaschoice Baimee, mengungkapkan kecintaannya terhadap budaya Aceh melalui produknya yang mengangkat tema etnik Aceh. Menurutnya, produk kriya tidak hanya berfungsi sebagai barang jualan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan adat dan budaya Aceh yang kaya. “Melalui produk kriya, kami dapat mempromosikan motif dan cerita budaya Aceh dengan lebih menarik,” ujarnya.

Rahmi menekankan pentingnya mempresentasikan budaya Aceh dalam bentuk produk agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat luas. “Orang sering kali tidak mau membaca tentang budaya kita, tetapi jika mereka melihat dan menggunakan produk tersebut, mereka akan lebih mengenali dan memahami cerita di baliknya,” tutupnya.

Pameran Kriya Khas Aceh ini menjadi momentum yang tidak hanya merayakan kekayaan budaya lokal, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku ekraf untuk menembus pasar global. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pengakuan internasional atas produk-produk unik dari Aceh.