Beranda blog Halaman 960

Siswa SDIT Nurul Fikri Aceh Lolos ke Tingkat Nasional KIHAJAR STEM 2024

0
Siswa SDIT Nurul Fikri Aceh Lolos ke Tingkat Nasional KIHAJAR STEM 2024. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri Aceh berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Kompetisi Indonesia Hijau, Aktif, Jujur, dan Berprestasi dalam Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (KIHAJAR STEM) 2024. Prestasi ini diumumkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2743/J1/TI.08.00/2024 tentang Penetapan Peserta Lolos KIHAJAR STEM 2024.

Tim SDIT Nurul Fikri yang terdiri dari Haura Faradisa (kelas VI Khalid bin Walid), Ahid Akif Shibra (kelas V Albara bin Malik), dan Syarifah Alma Zafira (kelas IV Sa’id bin Amir) akan mewakili Provinsi Aceh pada kompetisi tingkat nasional. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi mereka selama masa persiapan.

“Alhamdulillah, tim siswa-siswi yang mewakili SDIT Nurul Fikri kali ini merupakan tim yang baru, dan mereka berhasil melewati setiap tahapan persiapan hingga pengumuman akhir. Tentu hasil ini membuat anak-anak senang dan lebih bersemangat dalam mempersiapkan diri untuk tingkat nasional,” ujar Dini Yusmika, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Nurul Fikri.

Dengan lolosnya tim ini ke tingkat nasional, SDIT Nurul Fikri Aceh berharap dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Aceh di ajang KIHAJAR STEM 2024. Kompetisi ini merupakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi, serta berperan aktif dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Editor: Akil

Perayaan HUT ke-79 RI di Kuta Padang Dimeriahkan dengan Lomba Pidato Kebangsaan

0
Perayaan HUT ke-79 RI di Kuta Padang Dimeriahkan dengan Lomba Pidato Kebangsaan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Meulaboh — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan. Salah satu acara yang menarik perhatian banyak pihak adalah lomba pidato kebangsaan yang digelar di Kebun PKK, Sabtu (17/8/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Geuchik Kuta Padang, Safrijal atau yang akrab disapa Ngoh Jal, didampingi oleh Ketua Panitia Umum, Faisal, serta Ketua Bidang Agama, Ustaz Rizqi Rahmatullah atau Abi Ar-Rafif.

Dalam sambutannya, Ngoh Jal menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk mengingatkan generasi muda tentang perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Indonesia.

“Kegiatan ini sangat istimewa dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, sekaligus memotivasi generasi muda agar menghargai dan meneladani perjuangan para pahlawan kita,” ujarnya.

Lomba pidato kebangsaan ini diikuti oleh anak-anak dan remaja, yang diproyeksikan sebagai calon pemimpin masa depan. Masing-masing peserta menunjukkan kreativitas mereka dalam berpidato dengan mengangkat berbagai tema tentang kepahlawanan. Suasana di Gampong Kuta Padang pun menjadi penuh warna dan semangat kemerdekaan.

Ngoh Jal juga memberikan apresiasi khusus kepada panitia yang berhasil menyukseskan berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI.

“Saya sangat kagum dengan upaya panitia dalam menyelenggarakan lomba pidato kebangsaan ini. Inisiatif ini patut diapresiasi dan semoga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.

Abi Ar-Rafif, Ketua Panitia Lomba, berharap agar kegiatan seperti ini bisa menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat.

“Perlombaan ini tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna. Kami berharap di tahun-tahun mendatang, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI,” tuturnya penuh harap.

Kemeriahan lomba pidato kebangsaan ini tidak hanya berhasil menghibur, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk mengenal lebih dalam perjuangan para pahlawan. Dengan demikian, diharapkan rasa cinta tanah air dan semangat menjaga marwah para pahlawan semakin tertanam kuat dalam diri setiap warga Kuta Padang.

Editor: Akil

Dosen Universitas Teuku Umar Teliti Dampak Geopolitik pada Warung Kopi di Aceh Tengah

0
Dosen Universitas Teuku Umar Teliti Dampak Geopolitik pada Warung Kopi di Aceh Tengah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Takengon – Tim Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar (UTU) melakukan penelitian terkait dampak geopolitik terhadap warung kopi di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggali perubahan nilai sosial yang terjadi di kalangan pelaku dan konsumen warung kopi akibat siklus geopolitik yang terus berkembang di wilayah tersebut.

Ketua tim peneliti, Dr. Mursyidin, MA, menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi di warung kopi.

“Kami menemukan adanya pergeseran dalam interaksi sosial di warung kopi. Diskusi tentang politik semakin sering terjadi di kalangan konsumen dan pelaku usaha, namun dengan sikap yang lebih berhati-hati,” ujar Mursyidin, Senin (21/8/2024).

Menurutnya, meskipun diskusi politik semakin umum, baik konsumen maupun pelaku usaha menunjukkan kewaspadaan dalam membahas topik ini, lantaran kekhawatiran terhadap potensi kesalahpahaman atau lingkungan yang tidak mendukung.

Penelitian yang melibatkan wawancara dengan 31 responden, termasuk 15 pelaku usaha warung kopi, 15 konsumen, dan seorang perwakilan pemerintah, juga mengungkapkan bahwa meskipun perdebatan politik kadang terjadi, isu politik tetap menjadi topik sensitif yang bisa mempengaruhi dinamika sosial di warung kopi.

Warung kopi, yang dulu dikenal sebagai tempat terbuka untuk berdiskusi berbagai isu, kini menghadapi tantangan baru di tengah dinamika politik yang semakin kompleks. Meskipun demikian, warung kopi tetap mempertahankan perannya sebagai pusat interaksi sosial dengan melakukan adaptasi terhadap konteks politik yang lebih sensitif.

Mursyidin menambahkan, perubahan ini mencerminkan bagaimana lingkungan sosial dan politik dapat mempengaruhi nilai-nilai dan pola interaksi di ruang publik seperti warung kopi.

“Ada perubahan strategi dari pelaku usaha kopi, seperti diversifikasi produk dan peningkatan kualitas, untuk mengatasi tantangan geopolitik yang dinamis,” tambahnya.

Di sisi ekonomi, meskipun harga kopi naik, penelitian menunjukkan bahwa pendapatan pelaku usaha kopi tetap meningkat. Namun, kendala dalam mendapatkan bahan baku menjadi masalah utama, terutama karena fokus pemasaran kopi Aceh Tengah yang lebih condong ke ekspor dengan stok yang sudah terikat dalam kontrak.

Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Tengah, Mawardi Munthe, ST., MT., menyambut baik penelitian ini. Ia mengakui bahwa UMKM di Aceh Tengah mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku kopi, terutama karena produk turunan kopi semakin banyak dan permintaan terus meningkat, baik dari pembeli lokal maupun luar daerah.

“Kita tentu mendukung kegiatan penelitian seperti ini karena sangat membantu masyarakat, terutama pelaku usaha UMKM, untuk terhindar dari konflik sosial di tempat usaha,” ujar Mawardi ketika menerima tim peneliti UTU di ruang kerjanya.

Menurutnya, intervensi yang lebih strategis dari pemerintah diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas ekonomi pelaku usaha kopi di Aceh Tengah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah dalam mendukung sektor UMKM kopi yang semakin berkembang di tengah tantangan geopolitik yang ada.

Penelitian ini juga melibatkan dosen lainnya yaitu Dr. Nur Hafni, S.Sos., M.PA., Dr. Ainol Mardhiah, S.Ag., M.Si., dan Ade Ikhsan Kamil, S.Pd.I., M.A., serta dua mahasiswa dari Prodi Sosiologi, Aldi Prayogi dan Agung Try Rivandi. Penelitian ini didanai oleh PNBP Unimal.

Editor: Akil

Open Turnamen Piala Danrem 011/Lilawangsa Resmi Dibuka, 16 Tim Berlaga

0
Open Turnamen Piala Danrem 011/Lilawangsa Resmi Dibuka. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Bireuen – Open Turnamen Sepak Bola Piala Danrem 011/Lilawangsa 2024 resmi dibuka pada Rabu (21/8/2024). Sebanyak 16 tim sepak bola dari berbagai daerah di wilayah Korem 011/Lilawangsa akan bertanding memperebutkan gelar juara dalam turnamen yang digelar di Lapangan Stadion Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, pada pukul 16.50 WIB. Dalam sambutannya, Ali Imran menyatakan bahwa turnamen ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia serta untuk mempererat silaturahmi antarwarga di wilayah Korem 011/Lilawangsa.

“Kami berharap para pemain dapat menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan mendorong semangat olahraga sepak bola di wilayah Korem 011/Lilawangsa,” ujar Danrem Ali Imran.

Ali Imran juga menekankan pentingnya turnamen ini dalam mencari bibit-bibit unggul pemain sepak bola dari Aceh, khususnya dari Bireuen. Ia berharap bahwa turnamen ini dapat melahirkan talenta-talenta baru yang dapat membawa kejayaan sepak bola di Aceh, seperti yang pernah dicapai oleh PSSB Bireuen di masa lalu.

Sebagai putra asli Bireuen, Ali Imran merasa bangga bisa menyelenggarakan turnamen di tanah kelahirannya, meski dirinya kini berkedudukan di Lhokseumawe. “Ini adalah keinginan saya, agar ada suatu acara atau hiburan untuk masyarakat di tempat asal saya,” ungkapnya.

Turnamen ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan penonton memadati Stadion Cot Gapu untuk menyaksikan laga perdana yang mempertemukan L Fatra FC Bireuen melawan Ghathaf FC Aceh Utara. Pertandingan berlangsung seru dan berakhir dengan skor imbang 1-1 pada waktu normal. Namun, dalam adu penalti, L Fatra FC berhasil mengalahkan Ghathaf FC dengan skor 4-2.

Selain Danrem Ali Imran, acara pembukaan turnamen juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk para Dandim se-jajaran Korem 011/LW dan Forkopimda Kabupaten Bireuen. Turnamen ini akan berlangsung hingga 4 September 2024, dan diharapkan dapat menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain serta hiburan yang menghibur masyarakat Bireuen.

Editor: Akil

Respons MK Usai Baleg DPR Anulir Putusan Nomor 60 dan 70 Tentang Pilkada

0
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Hukum Online)

NUKILAN.id | Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) baru-baru ini menghadapi tantangan setelah dua putusannya terkait Pilkada dianulir oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR melalui revisi Undang-Undang Pilkada. Putusan nomor 60 dan 70, yang sebelumnya dianggap sebagai langkah progresif dalam memperkuat demokrasi di Indonesia, kini mendapat tantangan serius dari parlemen.

Putusan nomor 60/PUU-XXII/2024 membuka peluang bagi partai politik untuk mengusung calon kepala daerah meskipun tidak memiliki kursi di DPRD. Sementara itu, putusan nomor 70/PUU-XXII/2024 menegaskan bahwa usia pencalonan kepala daerah dihitung sejak ditetapkan sebagai calon, bukan saat dilantik. Kedua putusan ini dianggap memberikan angin segar bagi dinamika politik lokal.

Namun, keputusan ini tak bertahan lama. Pada Rabu (21/8/2024), Baleg DPR bersama pemerintah secara cepat mengadakan rapat untuk membahas revisi UU Pilkada. Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa aturan bagi partai non-parlemen yang ingin mengusung calon kepala daerah tetap berlaku, namun dengan beberapa penyesuaian. Sementara itu, batas usia calon kepala daerah kembali mengacu pada keputusan Mahkamah Agung, yang menghitung usia sejak saat pelantikan.

Menanggapi keputusan yang dianggap mengurangi kewenangan MK, Juru Bicara MK Enny Nurbaningsih memilih untuk tidak berkomentar.

“MK tidak boleh mengomentari revisi Undang-Undang yang sedang dibahas di DPR,” ujarnya singkat kepada media di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Sementara itu, revisi UU Pilkada ini dipastikan akan dibawa ke rapat paripurna terdekat untuk disahkan menjadi undang-undang. Wakil Baleg DPR RI, Achmad Baidowi, mengkonfirmasi hal ini dalam rapat kerja bersama pemerintah.

“Apakah hasil pembahasan RUU tentang perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan?” tanya Achmad Baidowi dalam rapat.

Dengan persetujuan seluruh peserta rapat, revisi UU Pilkada tersebut resmi diusulkan untuk dibawa ke paripurna. “Alhamdulillah,” ujar Baidowi seraya mengetok palu tanda persetujuan.

Perkembangan ini menimbulkan banyak pertanyaan terkait masa depan demokrasi lokal di Indonesia, khususnya mengenai peran Mahkamah Konstitusi dalam menjaga proses pemilihan yang adil dan terbuka.

Editor: Akil

Terampil Pemasaran Produk, Pelatihan Digitalisasi Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Aceh

0
Puluhan pelaku UMKM di Aceh mengikuti pelatihan keterampilan digital yang digelar oleh Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro (ASPPUK) berlangsung 14 - 16 Agustus 2024 di Sei Hotel Banda Aceh (Dok : foto Auliana Nukilan.id)

Nukilan.id | Banda Aceh – Sebanyak 50 perempuan pelaku usaha kecil dan mikro dari berbagai wilayah di Aceh mengikuti pelatihan keterampilan digital yang digelar oleh Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro (ASPPUK). Kegiatan ini bekerja sama dengan Asia Pacific Women’s Information Network Center (APWINC), SookMyung Women’s University, dan ASEAN, serta didukung oleh ASEAN-Korea Cooperation Fund (AKCF).  Kegiatan ini melibatkan pelatih yang telah mengikuti Training of Trainer E-Business di Korea Selatan pada bulan Juli 2023.

Pelatihan ini juga diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai wilayah, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Barat. Pelatihan tersebut berlangsung dari 14 s.d. 16 Agustus 2024 di Sei Hotel Banda Aceh. Adapun tujuan pelatihan ini adalah untuk mengatasi kendala yang dihadapi perempuan dalam memasuki ekosistem digital. Direktur Eksekutif Flower Aceh dan juga Team trainer bersama Fatimah Zuhra juga ikut dalam kegiatan tersebut.

Direktur Eksekutif ASPPUK, Emmy Astuti mengatakan, kendala utama yang sering dihadapi masyarakat sekarang adalah keterbatasan keterampilan dan literasi digital. Selain itu, norma sosial yang masih menganggap teknologi digital sebagai ranah laki-laki, sedangkan perempuan dianggap kurang cocok dan tidak mampu menguasai teknologi. Sementara itu, Direktur Eksekutif Flower Aceh Riswati dan juga Trainer pelatihan juga menyampaikan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT RI ke-79 dan Perdamaian Aceh ke-19.

“Saya berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengelola usaha berbasis teknologi dan memperkuat kemandirian ekonomi mereka dan bersaing di pasar digital,” ucap Riswati dalam kegiatan tersebut yang juga dihadiri oleh team Nukilan.id pada pelatihan ini.

Kemudian, Fatimah Zuhra, salah satu trainer, ikut menambahkan materi pelatihan meliputi Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi Digital, Digital Aset, Pemasaran Digital, Pengembangan Konten Digital, Literasi Keuangan, Bisnis Model dan Inovasi, Platform, dan Konsep E-commerce dan Keamanan Data Pribadi.  Dengan adanya pelatihan ini, mereka berharap perempuan di Aceh dapat lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital, serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan guna mengatasi kesenjangan gender di dunia digital.

Ernawati, salah satu peserta pelatihan, sangat antusias mengikuti program ini. Ia mengaku bahwa pelatihan ini sangat berguna dan sesuai dengan kebutuhannya. Selama pelatihan, peserta mempelajari cara mendesain usaha, merencanakan keuangan, serta mengenal e-commerce dan promosi produk.

“Di era digital sebagai pengusaha kecil dan menengah, kami harus melek teknologi dan mengikuti perkembangan zaman, pelatihan ini membantu kami memahami pemasaran digital, sehingga kami tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga bisa menjadi penjual,” pungkas Erna.

Reporter : Auliana Rizky

Kasus KDRT, Cut Nabila Tak Mau Cabut Laporannya

0
Klarifikasi Intan Tak Mau Cabut Laporannya Terhadap Armor Suaminya (dok : ss dari akun instagram @cut.intannabila)

Nukilan.id | Banda Aceh – Selebgram Cut Intan Nabila asal Aceh viral usai mengupload video Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di akun instagram pribadinya pada Selasa pagi 13 Agustus 2024 lalu dan telah ditonton oleh 250 juta lebih masyarakat dengan berbagai komentar belas kasihan dan mengata Armor tidak punya hati karena menganiaya istrinya sendiri.

Kasus ini sudah dibawa ke ranah hukum dan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Iming-iming permintaan maaf dari pihak suaminya, yakni Armor sudah disampaikan pada Intan dan menyebar ke mana-mana. Akhirnya, kasus tersebut terus menjadi pertanyaan netizen akhir-akhir ini “Apakah sudah dicabut laporan karena kasihan anaknya yang memerlukan sosok ayah?” Intan pun akhirnya mengklarifikasi melalui postingan instagram milik pribadinya @cut.intannabila yang dikutip Nukilan.id pada Rabu (21/8/2024).

Assalamualaikum warahmatullahhiwabarakatuh, perkenalkan nama saya Intan Nabila, saya ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah dihebohkan dengan kasus saya yang mana saya posting di akun instagram saya,” ucap Intan pada video postingannya.

“Kemudian saya juga berterima kasih kepada pihak Polres Bogor yang telah mengawal kasus ini, saya ingin meluruskan berita yang simpang siur terkait kasus saya, kasus ini akan terus berlanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, saya berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mengambil pelajaran dari kasus saya agar tidak terulang lagi kasus-kasus KDRT seperti saya,”pungkasnya.

Reporter : Auliana Rizky

PKB Tegaskan Tidak Undang Yaqut Cs di Muktamar Bali, Ini Alasannya

0
Waketum PKB Hanif Dhakiri. (Foto: Tim Media PKB)

NUKILAN.id | Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar ke-6 di Bali pada 24-25 Agustus 2024 mendatang. Menjelang acara tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Hanif Dhakiri, memastikan bahwa hanya peserta dan tamu undangan resmi yang diperbolehkan hadir di arena Muktamar.

Hanif mengungkapkan, peserta Muktamar yang diizinkan masuk adalah pengurus DPP, utusan DPW, utusan DPC, pimpinan dan Anggota FPKB DPR RI, serta Ketua Badan Otonom dan lembaga tingkat pusat. Sementara itu, tamu undangan terdiri dari pimpinan negara hingga pimpinan partai politik yang telah diundang secara resmi oleh DPP PKB.

Namun, sejumlah tokoh PKB seperti Yahya Cholil Staquf, Lukman Edi, Yaqut Cholil Qoumas, hingga Effendy Choirie dipastikan tidak akan diundang. Hanif menjelaskan, alasan ketidakhadiran mereka terkait dengan status mereka yang sudah menjadi pengurus partai lain atau telah otomatis kehilangan keanggotaan di PKB.

“Mereka tidak diundang karena ada yang sudah jadi pengurus partai lain dan ada yang otomatis keanggotaannya gugur karena berkampanye untuk partai lain atau merusak kehormatan partai,” ujar Hanif, Rabu (21/8/2024).

Hanif menambahkan, pihak yang tidak diundang tersebut juga dinilai telah mencemarkan nama baik PKB di publik.

“Mereka ini tidak mendukung bahkan menyerang kita di ranah publik,” tegasnya.

Sementara itu, terkait persiapan keamanan, Ketua Keorganisasian DKN Garda Bangsa, Bustanul, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pecalang dan organisasi adat lokal untuk memastikan keamanan dan kelancaran Muktamar di Bali. Sebanyak 1.100 personel gabungan akan dikerahkan dua hari sebelum pembukaan Muktamar pada 22 Agustus 2024.

“Kami diperintahkan menjaga dan bersinergi dengan organisasi adat, agar Muktamar sukses dan suasana wisata Bali tetap nyaman dengan kehadiran para delegasi di Bumi Dewata,” kata Bustanul.

Selain itu, Sekretaris Jenderal DKN Garda Bangsa, M Rodli Kaelani, menegaskan dukungannya kepada Gus Muhaimin Iskandar untuk kembali memimpin PKB. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Gus Muhaimin, PKB berhasil menjadi ruang aktualisasi kader-kader muda NU di dunia politik.

“Gus Muhaimin sangat berperan dan diperhitungkan di kancah nasional,” ujar Rodli.

Editor: Akil

PDIP Kukuh Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta Meski Ada Polemik Revisi UU

0
Ilustrasi Jika PDIP Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan akan tetap mendaftarkan Anies Baswedan sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Meski revisi Undang-Undang Pilkada tengah dibahas oleh Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), PDIP memilih untuk berpegang pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan peluang pencalonan dengan syarat lebih ringan.

Anggota Baleg dari PDIP, Masinton Pasaribu, menegaskan bahwa partainya akan tetap mengikuti putusan MK yang menurunkan ambang batas pencalonan kepala daerah, meskipun revisi UU Pilkada yang diusulkan Baleg DPR mengubah ketentuan tersebut.

“Insyaallah ada Anies (Anies Rasyid Baswedan). Jadi, nanti tanggal 27 (Agustus), jika PDIP mencalonkan Pak Anies Baswedan, kami kawal beramai-ramai ke KPU Jakarta. Kami menggunakan putusan Mahkamah Konstitusi,” ujar Masinton di Kompleks DPR, Rabu (21/8/2024).

Menurut Masinton, putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 telah memberikan peluang bagi partai politik, baik yang memiliki kursi maupun yang tidak, untuk mengusung calon dengan syarat yang lebih ringan. Dalam putusan tersebut, ambang batas pencalonan diturunkan sesuai jumlah daftar pemilih tetap di daerah, dengan klasifikasi syarat minimal dukungan partai politik berkisar antara 6,5 persen hingga 10 persen suara sah.

Namun, Baleg DPR mengubah ketentuan tersebut dalam revisi UU Pilkada. Revisi yang diusulkan menyatakan bahwa ambang batas pencalonan sebesar 6,5 hingga 10 persen hanya berlaku bagi partai non-kursi di DPRD, sementara partai pemilik kursi di DPRD tetap harus memenuhi ambang batas 20 persen dari jumlah kursi atau 25 persen suara sah.

PDIP menolak rumusan Baleg tersebut dan menilai bahwa putusan MK adalah hukum tertinggi yang harus diikuti.

“Konstitusi itu hukum tertinggi. Silakan semua yang memenuhi syarat sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, tanggal 27-29 Agustus ini, daftar beramai-ramai ke KPU Jakarta,” kata Masinton.

Rencana PDIP untuk tetap mengusung Anies Baswedan di tengah polemik ini menunjukkan tekad partai untuk mempertahankan konstitusi dan demokrasi. Sementara itu, revisi UU Pilkada yang diusulkan Baleg akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk mendapatkan keputusan akhir.

Editor: Akil

Megawati Akan Umumkan 169 Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 Besok

0
Megawati Akan Umumkan 169 Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 Besok. (Foto: Dok PDI-P)

NUKILAN.id | JAKARTA – Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan akan mengumumkan 169 calon kepala daerah yang akan diusung partainya dalam Pilkada Serentak 2024 pada Kamis (22/8/2024) pukul 13.00 WIB.

Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan yang diterima pada Rabu (21/8/2024), menyatakan bahwa pengumuman ini akan menjadi bagian dari gelombang kedua pengumuman bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung oleh PDI-P.

“Besok, Ibu Megawati akan kembali mengumumkan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah untuk gelombang kedua,” ujar Hasto.

Hasto menyebut, detail nama-nama bakal pasangan calon beserta wilayah yang akan mereka pimpin akan disampaikan dalam pengumuman tersebut. Namun, ia tidak memberikan konfirmasi apakah calon untuk Pilkada DKI Jakarta akan termasuk dalam daftar yang diumumkan. Hal ini menimbang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 yang memungkinkan PDI-P mengusung calon di Pilkada DKI Jakarta secara independen.

“Pengumuman bakal pasangan calon yang diusung PDI-P ini menggunakan landasan keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60 yang baru saja dibacakan,” kata Hasto, menegaskan posisi partainya.

Menurut Hasto, langkah PDI-P ini didasarkan pada komitmen untuk memperkuat demokrasi, di mana kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Ia menekankan pentingnya pemilihan umum yang demokratis dengan penyelenggara yang profesional dan netral.

“Rakyat adalah hakim tertinggi dalam menentukan pemimpin mereka secara merdeka, berdaulat, langsung, tanpa tekanan, serta melalui pemilu yang demokratis,” tegasnya.

Selain itu, Hasto juga menyinggung putusan MK Nomor 70 yang mengatur persyaratan usia minimal bagi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah ketika mendaftarkan diri. Ia menilai, putusan ini perlu segera dimasukkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Pengumuman gelombang kedua ini akan dilaksanakan secara serentak dan hybrid, dengan perwakilan bakal calon dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota yang hadir di kantor DPP PDI-P.

Editor: Akil