Beranda blog Halaman 630

Besaran Zakat Fitrah di Aceh Tamiang Tahun 2025 Ditetapkan, Ini Rinciannya

0
Ilustrasi Zakat. (Foto: Kompasiana)

NUKILAN.id | Kuala Simpang – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tamiang telah menetapkan besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam di daerah tersebut pada tahun 2025. Sesuai dengan tausiyah MPU Kabupaten Aceh Tamiang Nomor 400.6.1/03/2025, setiap jiwa wajib menunaikan zakat fitrah sebesar 2,8 kilogram beras atau makanan pokok lainnya.

Penetapan ini mengacu pada Fatwa MPU Aceh Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur kadar zakat fitrah dan ketentuan fidyah puasa Ramadan tahun 1446 Hijriah. Ketua MPU Aceh Tamiang, Ustaz Syahrizal, MA, menyampaikan bahwa zakat fitrah dapat dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok atau uang sesuai dengan harga tertentu.

“Zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok adalah 2,8 kilogram atau 10 muk susu untuk setiap jiwa. Sedangkan zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk harga dari kurma kering, gandum syair, anggur kering, dan gandum bur adalah seharga 3,8 kilogram,” ujar Ustaz Syahrizal dikutip dari KabarTamiang.com, Senin (17/3/2025).

Bagi masyarakat yang memilih membayar zakat fitrah dalam bentuk uang, besaran yang harus dibayarkan disesuaikan dengan harga gandum 3,8 kilogram, yakni berkisar antara Rp57.000 hingga Rp64.600 per jiwa.

“Hendaklah para Muzakki (wajib zakat) menyegerakan pembayaran zakat fitrah agar dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi hajat hidup mustahiq,” tambahnya.

Penetapan besaran zakat fitrah ini bertujuan untuk memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah zakat dengan tepat sesuai syariat. Selain itu, percepatan pembayaran zakat juga diharapkan dapat membantu para mustahik yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Editor: Akil

Puslitbang Polri Teliti Profesionalitas Jajaran Polda Aceh

0
Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri, foto bersama jajaran Polda Aceh di Aula Reskrimsus Polda setempat. (Foto: Humas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian terhadap profesionalitas jajaran Polda Aceh dan Polres di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat profesionalitas anggota Polri serta mencari strategi mitigasi terhadap permasalahan etik dalam institusi kepolisian.

Penelitian yang dipimpin oleh Kombes Ady Savart Penataran Simanjuntak ini dilakukan di Aula Reskrimsus Polda Aceh pada Senin (17/3/2025). Metode yang digunakan meliputi analisis data, wawancara, serta pengisian kuesioner yang melibatkan responden dari personel Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa penelitian ini menyoroti berbagai aspek penting dalam profesionalitas kepolisian.

“Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner yang berfokus pada kondisi sumber daya manusia, perilaku, kinerja, serta kesejahteraan anggota Polri dalam konteks profesionalitas dan etika,” ujar Joko.

Menurutnya, kehadiran Tim Puslitbang Polri di Polda Aceh sangat diapresiasi karena dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi peningkatan profesionalitas serta penerapan etika dalam lingkungan kepolisian.

Penelitian ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dan mencakup jajaran Polres serta Polresta di Aceh. Hasil dari penelitian ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat. Selain itu, temuan dari penelitian ini diharapkan mampu memperkuat integritas dan profesionalitas personel kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Editor: AKil

Oknum TNI AL Diduga Tembak Warga Aceh Hingga Tewas, Rampas Mobil Korban

0
ilustrasi penembakan. (iStockphoto/sqback)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) diduga terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap seorang warga Aceh Utara. Pelaku yang diketahui berinisial Kelasi Dua (Kld) DI, merupakan anggota Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe. Korban, Hasfiani alias Imam, ditemukan tewas di semak-semak pinggir jalan kawasan Gunung Salak, Aceh Utara, pada Senin (17/3/2025).

Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Dandenpomal Lanal) Lhokseumawe, Mayor Laut (PM) A Napitupulu, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pelaku telah diamankan.

“Memang benar telah terjadi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum anggota Lanal Lhokseumawe Kld DI. Tersangka saat ini telah ditahan oleh Pomal,” ujar Napitupulu kepada wartawan.

TNI AL juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas kejadian tragis ini.

“Kami atas nama TNI AL menyampaikan belasungkawa dan memohon maaf kepada keluarga korban atas kejadian ini,” lanjutnya.

Jenazah Hasfiani ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB, setelah dilaporkan hilang sejak Jumat (14/3). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, DI diduga membunuh korban dengan tujuan merampas mobil milik Hasfiani.

Pelaku awalnya berpura-pura ingin membeli mobil yang dijual oleh korban. Keduanya pun bertemu untuk melakukan transaksi. DI meminta izin untuk mengetes kendaraan tersebut dengan didampingi oleh korban.

Namun, situasi berubah mencekam saat warga Krueng Geukueh, Aceh Utara, mendengar suara letusan senjata api. Tak lama berselang, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Pomal Lanal Lhokseumawe memastikan bahwa motif utama dari aksi keji tersebut adalah keinginan pelaku untuk memiliki kendaraan milik korban.

“Motifnya hanya ingin menguasai mobil itu, tidak ada penculikan apapun tidak ada. Kalau menurut tersangka dia spontanitas hanya untuk ingin memiliki kendaraan tersebut,” jelas Mayor Laut (PM) A Napitupulu.

Editor: Akil

Gubernur Aceh Tunjuk M Nasir sebagai Plt Sekda, Dorong Percepatan Realisasi APBA

0
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, menyerahkan SK Plt Sekda Aceh kepada Kadispora Aceh, M Nasir, di Meuligoe Gubernur Aceh. (Foto: Humas Pemerintah Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi menunjuk Muhammad Nasir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh. Nasir, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, menerima surat keputusan (SK) penunjukan dalam sebuah prosesi di restoran Meuligoe Gubernur Aceh pada Senin (17/3/2025). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kinerja yang optimal demi kepentingan masyarakat Aceh. Ia meminta seluruh kepala SKPA untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah.

“Ingat, kinerja kita adalah demi masyarakat, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya ingatkan semua untuk bekerja dengan baik, mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Muzakir Manaf.

Gubernur juga menyoroti upaya pemerintah dalam menarik lebih banyak investor ke Aceh. Menurutnya, investasi adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi daerah, dan pemerintah Aceh berkomitmen memberikan kepastian bagi para investor.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada sejumlah pihak yang berkomitmen untuk berinvestasi di Aceh. Saya selalu memberi tiga jaminan kepada para calon investor, yaitu keamanan, kenyamanan, dan administrasi. Jika tiga hal ini mampu kita jamin, maka akan banyak investor yang akan berinvestasi di Aceh,” katanya.

Gubernur pun berharap agar Muhammad Nasir dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Selamat bertugas Pak Nasir, jaga amanah ini selalu berikan yang terbaik, lakukan yang terbaik demi Aceh yang lebih baik di masa mendatang,” pesannya.

Menanggapi penunjukan ini, Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan akan berupaya mendukung kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dalam merealisasikan visi dan misi pemerintahan.

“Ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya, sekuat jiwa raga saya sebagai Plt Sekda. Insya Allah kita akan melakukan pembenahan administrasi, serta kegiatan lain untuk mendukung gerak dan kerja Pak Muzakir Manaf dan Pak Fadhlullah selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh,” ujar Nasir.

Salah satu agenda utama yang akan ia dorong adalah percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Nasir mengakui bahwa sejumlah program telah berjalan dengan baik, namun tetap memerlukan percepatan agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Ada beberapa persoalan yang perlu dilakukan percepatan. Sudah bagus, namun perlu ada dorongan untuk percepatan. Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu ada surat edaran terkait penundaan pelaksanaan 2025 karena perlu disesuaikan kembali dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini semua program telah disesuaikan dengan visi dan misi tersebut, sehingga percepatan realisasi anggaran menjadi hal yang mendesak.

“Saat ini semua itu sudah dilakukan, sudah disesuaikan dengan visi misi tersebut. Untuk itu maka harus kita dorong, harus kita percepat karena ada batasan waktu yang harus dikejar, ada triwulan pertama, triwulan kedua. Semua ini harus pas waktunya. Untuk itu maka realisasi APBA harus kita percepat,” tegas Nasir.

Editor: Akil

Fadhil Ilyas Kembali Ditunjuk sebagai Plt Dirut Bank Aceh,

0
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, saat menyerahkan SK Plt. Dirut Bank Aceh Syariah, kepada Fadhil Ilyas di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf kembali menunjuk Fadhil Ilyas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah. Keputusan tersebut diumumkan pada Senin (17/3/2025) di Meuligoe Gubernur Aceh, sesaat setelah gubernur memberikan pengarahan kepada para Kepala SKPA dan menyerahkan SK Plt Sekda Aceh kepada M Nasir.

Dalam kesempatan itu, Muzakir Manaf langsung meminta Fadhil Ilyas untuk segera bekerja. “Kajeut kerja aju” ujar Gubernur Muzakir Manaf saat menyerahkan SK kepada Fadhil Ilyas.

Menanggapi penunjukan tersebut, Fadhil Ilyas menyatakan kesiapannya. “Siap Pak Gubernur, kami akan langsung bekerja,” ujarnya.

Penyerahan SK itu juga disaksikan oleh Plt Sekda Aceh M Nasir dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadli.

Keputusan RUPS LB

Sementara itu, Iskandar, Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar pada 17 Maret 2025 di Meuligoe Gubernur Aceh. Rapat tersebut dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk bupati dan wali kota.

Dalam RUPS LB tersebut, pemegang saham memutuskan untuk membatalkan hasil RUPS LB sebelumnya yang diselenggarakan pada 14 Maret 2025 secara hybrid. Keputusan sebelumnya mencakup pemberhentian Fadhil Ilyas sebagai Direktur Bisnis dan Numairi sebagai Direktur Kepatuhan.

Iskandar menjelaskan bahwa keputusan RUPS LB 14 Maret 2025 berdampak pada berkurangnya jumlah anggota direksi Bank Aceh hingga hanya tersisa satu orang, yakni M Hendra Supardi. Hal ini bertentangan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu POJK Nomor 16 Tahun 2022 tentang Bank Umum Syariah dan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Bank Umum, yang mewajibkan bank memiliki minimal tiga anggota direksi.

“Dengan pertimbangan tersebut dan untuk menjaga tata kelola yang baik serta stabilitas operasional Bank Aceh, para pemegang saham telah memutuskan membatalkan semua hasil RUPS LB 14 Maret 2025 dan sepakat mengaktifkan kembali Fadhil Ilyas sebagai Direktur Bisnis serta Numairi sebagai Direktur Kepatuhan,” kata Iskandar.

Selain itu, dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menunjuk kembali Fadhil Ilyas sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh, sementara M Hendra Supardi kembali menjabat sebagai Direktur Dana dan Jasa.

Kinerja Positif Bank Aceh

Pemegang saham menilai bahwa sepanjang tahun 2024, kinerja keuangan Bank Aceh di bawah kepemimpinan Fadhil Ilyas menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan aset, peningkatan Dana Pihak Ketiga, serta kenaikan pembiayaan dan laba dibandingkan tahun sebelumnya.

Keputusan untuk mengembalikan Fadhil Ilyas ke posisi strategis ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat stabilitas Bank Aceh ke depan.

Editor: AKil

Bank Aceh Sukses Tutup Rangkaian Kegiatan Gampong Ramadhan in Action

0
Bank Aceh Sukses Tutup Rangkaian Kegiatan Gampong Ramadhan in Action. (Foto: Humas Bank Aceh)

NUKILAN.id | Iklan – Bank Aceh resmi menutup rangkaian kegiatan Gampong Ramadhan in Action, sebuah program yang berlangsung selama bulan suci Ramadhan dan bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Digelar sejak 12 hingga 17 Maret di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, acara ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Sebanyak 50 tenant UMKM binaan Bank Aceh turut ambil bagian, menawarkan beragam produk unggulan mulai dari kuliner, fashion, hingga kerajinan tangan. Selain itu, belasan food truck Bank Aceh turut meramaikan acara, menambah daya tarik bagi para pengunjung.

Tak hanya bazar UMKM, acara ini juga menyuguhkan pameran Ramadhan, berbagai lomba islami, wisata Ramadhan, serta program Ramadhan Berbagi. Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang terlihat dari ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara sepanjang penyelenggaraan.

Pelaku UMKM merasakan dampak nyata dari Gampong Ramadhan in Action, terutama dalam peningkatan omzet penjualan. Program promo Peh Tambo (Transaksi Mudah Bonus Untung) dari Bank Aceh turut mendukung transaksi digital di kalangan pelaku usaha. Dari 50 UMKM yang berpartisipasi, tiga merchant berhasil meraih transaksi tertinggi menggunakan QRIS Bank Aceh, yakni:

  1. Juara 1: Kutaradja Fried Chicken
  2. Juara 2: King Fried Chicken
  3. Juara 3: HOCO Lambhuk

Pemilik Kutaradja Fried Chicken, Robby, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan acara ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bazar UMKM ini. Alhamdulillah, penjualan kami meningkat pesat selama Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Bank Aceh, M. Hendra Supardi, mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Gampong Ramadhan in Action ini. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bank Aceh untuk selalu hadir dan berkontribusi bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Dengan suksesnya acara ini, Bank Aceh berharap Gampong Ramadhan in Action dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, membawa manfaat lebih luas bagi UMKM dan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Editor: Akil

Hari Terakhir Aceh Ramadhan Festival 2025, Warga Serbu Takjil dan Produk UMKM

0
Pengunjung di Aceh Ramadhan Festival 2025. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hari terakhir Aceh Ramadhan Festival 2025, Senin (17/3/2025), disambut antusias oleh warga yang berbondong-bondong datang untuk berburu takjil dan produk UMKM lokal.

Festival yang dibuka sejak Selasa (12/3/2025) oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga mendorong sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Aceh.

Pantauan Nukilan.id di lokasi, suasana sore di area festival begitu ramai. Pengunjung terlihat memenuhi stand-stand yang menjajakan aneka kuliner khas Ramadhan, fesyen muslim, hingga kerajinan tangan.

Suasana pengunjung Aceh Ramadhan Festival 2025. (Foto: Nukilan)

Banyak yang memanfaatkan momen terakhir ini untuk berbelanja atau sekadar menikmati atmosfer festival sebelum berbuka puasa. Amal, salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang di hari terakhir karena penasaran dengan kemeriahan acara.

“Sejak pembukaan saya belum sempat ke sini. Teman-teman banyak cerita kalau festival ini seru, jadi saya usahakan datang hari ini,” katanya. Ia berencana langsung berbuka puasa di Masjid Raya Baiturrahman dan melanjutkan shalat tarawih di sana.

Hal serupa juga dirasakan Meri, pengunjung lainnya, yang merasa puas dengan banyaknya pilihan takjil dan produk lokal yang tersedia.

“Semua makanan khas Aceh ada di sini. Dari kue tradisional sampai minuman segar, lengkap banget. Selain itu, ada juga baju-baju muslim dan kerajinan tangan yang menarik,” ungkap Meri.

Untuk diketahui, Aceh Ramadhan Festival 2025 menghadirkan 50 tenant ekonomi kreatif yang menawarkan berbagai produk unggulan. Selama lima hari, festival ini dimeriahkan dengan beragam kegiatan seperti lomba, pameran kaligrafi, penyalinan mushaf, serta pembagian bubur kanji khas Aceh secara gratis.

Tahun ini, festival tersebut kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI, menjadikannya salah satu event unggulan nasional.

Dengan berakhirnya festival ini, warga berharap agar acara serupa tetap berlanjut di tahun-tahun mendatang, membawa manfaat bagi ekonomi lokal serta memperkuat syiar Islam di Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil

Ribuan Warga Ngabuburit dan Berbuka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman

0
Ribuan Warga Ngabuburit dan Berbuka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ribuan warga memadati halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, untuk ngabuburit dan berbuka puasa bersama selama bulan Ramadan. Masjid ikonik ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin merasakan kebersamaan Ramadan dalam suasana yang khidmat dan penuh kehangatan.

Salah satu pengunjung, Muiz, mengaku sengaja memilih Masjid Raya Baiturrahman sebagai lokasi ngabuburit dan berbuka puasa. Ia ingin merasakan atmosfer Ramadan yang lebih istimewa di masjid bersejarah tersebut.

“Di sini tuh kayak lebih bernuansa ya, ramai, dan suasananya sangat terasa,” kata Muiz kepada Nukilan.id pada Senin (17/3/2025).

Mahasiswa yang tengah berkuliah di Banda Aceh ini mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya berbuka puasa di Masjid Raya Baiturrahman. Ia merasa takjub dengan kekhidmatan Ramadan yang begitu terasa di sana.

“Masya Allah Tabarakallah lah, buka puasa sambil lihat sunset,” tambahnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Fadli, yang sudah lama berkeinginan untuk berbuka puasa di masjid kebanggaan masyarakat Aceh ini. Kesempatan itu akhirnya terwujud bertepatan dengan hari terakhir Aceh Ramadan Festival 2025.

“Kami sebenarnya sudah lama ingin berbuka di sini. Melihat banyak orang berkumpul untuk berbuka puasa bersama tentu menjadi pengalaman yang menyenangkan,” kata Fadli.

Ia menilai momen ngabuburit di Masjid Raya Baiturrahman adalah sesuatu yang istimewa dan belum tentu bisa ia rasakan setiap tahun. Oleh karena itu, ia sangat bersyukur akhirnya dapat berbuka puasa di sana.

Fadli pun berharap bisa lebih sering datang ke Masjid Raya Baiturrahman, baik untuk ngabuburit maupun menunaikan salat tarawih bersama jemaah lainnya.

Masjid Raya Baiturrahman tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan spiritualitas bagi umat Islam di Aceh, khususnya saat Ramadan. Setiap tahunnya, masjid ini menjadi salah satu destinasi utama bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Ramadan yang penuh makna. (XRQ)

Reporter: Akil

FPMPA Sebut M Nasir Sosok Tepat Jabat Plt Sekda Aceh

0
Ketua FPMPA Muhammad Jasdi, (foto: Dok Ist)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang menunjuk M. Nasir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.

Dalam pernyataannya pada Senin (17/3/2025), Ketua FPMPA Muhammad Jasdy menilai M. Nasir merupakan sosok yang tepat untuk menduduki jabatan penting tersebut. Menurutnya, pengalaman panjang M. Nasir di pemerintahan menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas barunya.

“Dengan rekam jejak yang dimiliki, kami yakin M. Nasir mampu menjalankan tugasnya dengan baik serta membantu Gubernur dalam mempercepat pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Aceh,” ujar Jasdy.

FPMPA juga menilai bahwa posisi M. Nasir sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh telah membuktikan kapasitas dan dedikasinya dalam pelayanan publik.

Penunjukan M. Nasir sebagai Plt. Sekda Aceh diharapkan dapat membawa perubahan positif serta meningkatkan koordinasi antarinstansi demi kemajuan pembangunan di Provinsi Aceh.

Polda Aceh: Hotline Mudik 110 Siap Layani Masyarakat 24 Jam secara Gratis

0
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto. (Foto: Dok. Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran 2025, Polda Aceh mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Hotline 110. Layanan ini beroperasi selama 24 jam penuh dan dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa Hotline 110 disiapkan untuk menerima berbagai laporan dari masyarakat di seluruh Indonesia—panggilan akan diarahkan ke operator kepolisian terdekat—, termasuk keadaan darurat, kecelakaan, tindak kriminal, serta gangguan keamanan dan ketertiban umum.

“Layanan ini kami sediakan agar masyarakat dapat dengan mudah menghubungi kepolisian dalam situasi yang memerlukan respons cepat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi 110 jika mengalami kendala selama perjalanan mudik,” ujar Joko, dalam rilisnya, Senin, 17 Maret 2025.

Namun, Joko mengingatkan agar masyarakat menggunakan layanan ini dengan bijak dan tidak melakukan panggilan palsu atau iseng, karena dapat menghambat penanganan laporan yang lebih mendesak.

Dengan adanya layanan Hotline 110 ini, diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik nantinya dapat merasa lebih aman dan nyaman. Polda Aceh berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi Polda Aceh atau mengikuti perkembangan terkini melalui akun media sosial resmi kepolisian, atau kantor polisi terdekat.

Selain layanan Hotline 110, Polda Aceh bersama jajaran baik Polres maupun Polsek nantinya juga akan menyiapkan posko-posko pengamanan di berbagai titik strategis guna memastikan kelancaran arus mudik dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif. []