Beranda blog Halaman 2129

Hidupkan UMKM, Angka Kemiskinan di Kota Banda Aceh Menurun

0
Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman saat melihat usaha UMKM warga, (Foto: Antara).

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyebutkan bahwa, angka kemiskinan di Banda Aceh mengalami penurunan jika dilihat dari beberapa tahun lalu. Di mana, pada 2017 lalu sebesar 7,48 persen, kemudian pada 2020 turun menjadi 6,9 persen.

“Angka kemiskinan di Banda Aceh terus mengalami penurunan, ini kita harapkan bisa dipertahankan, dan bahkan masih mungkin kita turunkan lagi tahun ini,” kata Aminullah seperti yang dilansir elshinta.com, Minggu (20/6/2021).

Menurut Aminullah, menurunnya angka kemiskinan tersebut disebabkan oleh hidupnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Banda Aceh.

“Dalam rangka menurunkan angka kemiskinan ini, kita mulai dengan menghidupkan berbagai dunia usaha, terutama UMKM,” ujarnya.

Sementara iut, Aminullah juga menyampaikan bahwa, dalam upaya menurunkan angka kemiskinan ini, Pemerintah Banda Aceh telah memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dengan mendirikan lembaga peminjaman modal PT Mahirah Muamalah Syariah.

“Lalu, di masa pandemi COVID-19 ini kita juga memberikan dukungan terhadap usaha dengan menyerahkan peralatan kerja serta tambahan modal, walaupun dalam jumlah kecil,” jelasnya.

Dengan turunnya angka kemiskinan tersebut, kata Aminulla, membuat kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) di Banda Aceh juga naik menjadi 85,41 persen.

Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Euro 2020: Menang atau Tersingkir dari Piala Eropa

0
Logo Euro 2020. (Foto: Bola.com)

Nukilan.id – Euro 2020 telah melahap nyaris setengah dari keseluruhan pertandingan. Malam nanti, Grup A akan menjalani laga pemungkas, dan keseruannya bisa disaksikan secara langsung di RCTI dan juga live streaming di Mola TV.

Timnas Italia sudah pasti lolos ke fase 16 besar usai memenangi dua pertandingan pertamanya dengan skor identik 3-0 di stadion ini. Pasukan Roberto Mancini menumbangkan Turki dan Swiss.

Dengan mengantongi enam poin, maka Manuel Locatelli dkk. sudah pasti lolos dari babak grup. Hanya saja, mereka mungkin tidak melaju ke 16 besar dengan status juara grup.

Wales, di sisi lain, bukanlah tim yang bisa dianggap remeh. Mengoleksi empat poin dari satu imbang dan sekali menang, Gareth Bale cs masih bisa menggeser Italia andai menang pada laga nanti.

Sementara itu, Timnas Turki yang menelan dua kekalahan beruntun bakal menghadapi Swiss pada laga pemungkas Grup A Euro 2020. Berikut ini jadwal selengkapnya:

Jadwal Pertandingan

Swiss Vs Turki

  • Minggu, 20 Juni 2021 pukul 23.00 WIB
  • Live Mola TV
  • Link Live Streaming: https://mola.tv/watch?v=vd20725372

Italia Vs Wales

  • Minggu, 20 Juni 2021 pukul 23.00 WIB
  • Live RCTI & Mola TV
  • Link Live Streaming: https://mola.tv/watch?v=vd20725348

[bola.net]

Dukcapil Raih 10 Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2021

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Dinas Dukcapil di bawahnya meraih 10 penghargaan inovasi pelayanan publik 2021 dari KemenPAN-RB.

Data yang diterima wartawan pada Minggu (20/6/2021), sejumlah penghargaan tersebut meliputi; 1) Top 15 Kelompok Khusus, 2) Top 15 Kelompok Replikasi, 3) Top 99.

Berikut adalah daftar inovasi dan pemrakarsanya yang meraih penghargaan tersebut:

A) Peraih Top 15 Kelompok Khusus:

  1. Dukcapil Kota Surakarta dengan produk inovasi ‘KUWALAT SILA KIA’
  2. Dukcapil Prov Kaltara dengan produk inovasi ‘SIPELANDUK KILAT’

B) Peraih Top 15 Kelompok Replikasi:

  1. Dukcapil Kota Magelang dengan produk inovasi ‘SI BULAN’
  2. Dukcapil Kota Bekasi dengan produk inovasi ‘e-OPEN’.
  3. Dukcapil Kab Kotawaringin Barat dengan produk inovasi ‘SIDA KAM KOBAR’.
  4. Dukcapil Kab Banjar dengan produk inovasi ‘JEMPOL PELANDUK’.

C) Top 99

  1. Dukcapil Kab Karanganyar dengan produk inovasi, ‘PAK TUJI’.
  2. Dukcapil Kota Denpasar dengan produk inovasi, ‘AKU WARAS’.
  3. Dukcapil Kota Pasuruan denga produk inovasi, ‘PASTI DAKU KAWIN’.
  4. Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan produk inovasi bernama ‘D’SIGN’ (Digital Signature Dukcapil).

Dengan rincian tersebut, maka ada 10 produk inovasi Dukcapil yang meraih penghargaan inovasi pelayanan publik 2021 dari Kementerian Pendayahunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Terkait capaian tersebut, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah mengatakan pada wartawan, pihaknya memanjatkan syukur atas penghargaan yang diterima dan telah melaporkan capaian itu kepada Mendagri Muhammad Tito Karnavian dan Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, dan Kaban BPP Agus Fatoni.

“Mohon doa dan dukungan Bapak Menteri dan Bapak/Ibu JPT di lingkungan Kemendagri agar inovasi ini bisa lolos Top 45 dan Top 5,” kata Zudan mengutip laporannya.

Capaian ini, menurut Zudan, menjadi potret keberhasilan kinerja pada pelayan masyarakat di Dukcapil. “Sebagaimana sering saya tanamkan kepada jajaran di pusat dan juga di daerah bahwa ruh Dukcapil adalah pelayanan dan inovasi,”.

“Bagi Dukcapil yang menerima penghargaan kali ini, saya ingatkan untuk tak mudah berpuas diri, harus terus berinovasi dan membaca dengan baik laju teknologi. Bagi teman-teman yang belum menerima penghargaan, masih ada waktu untuk berbenah terus meningkatkan kemampuan inovasi untuk pelayanan yg lebih baik,” pesan Zudan.[]

Lintas Blangkejeren-Tongra Terdapat 4 Patahan, Rekanan Diminta Segera Buat Laporan

0
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, T Robby Irza, saat meninjau lokasi peningkatan jalan Blangkejeren -Tongra - Batas Aceh Barat Daya, Sabtu, (19/6/2021). (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpemb) Setda Aceh, T Robby Irza meminta pihak rekanan yang mengerjakan proyek Pemerintah Aceh untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh seandainya menemukan kendala yang krusial di lapangan. Dengan harapan segera didapatkan langkah atau kebijakan solutif atas kendala dimaksud.

Permintaan yang juga imbauan itu dilontarkan T Robby Irza ketika meninjau lokasi pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Blangkejeren -Tongra Batas Aceh Barat Daya, Sabtu (19/06/2021). Kala meninjau langsung kondisi lapangan itu, Robby menemukan setidaknya empat lokasi atau titik patahan badan jalan di lokasi pengerjaan.

Namun, rekanan tidak bisa melakukan perbaikan karena tidak tercantum dalam kontrak. Dan, jika dikerjakan akan memakan biaya yang sangat besar.

“Kami menyadari posisi rekanan, karena memang perbaikan patahan badan jalan ini tidak termasuk dalam kontrak dan membutuhkan biaya mahal untuk memperbaikinya. Oleh karena itu, jika menemui kasus seperti ini, kami imbau rekanan untuk melaporkannya kepada kami agar bisa segera dilakukan langkah-langkah konkret,” kata Karo Adpemb.

Robby menambahkan, tujuan riil dari perumusan dan pengerjaan suatu program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah bukanlah hanya fokus pada hasil atau outputnya. Akan tetapi tapi lebih pada itu adalah, kebermanfaatan atau outcome bagi masyarakat luas atas kegiatan yang dilaksanakan. “Dalam setiap merumuskan sejumlah program pembangunan, Pak Gubernur dan Pak Sekda selalu mengingatkan kami untuk fokus pada outcome, jangan semata hanya sebatas output. Oleh karena itu, kami imbau kepada rekanan, jika menemui kendala agar segera menyampaikan ke kami, agar bisa segera kita rumuskan solusinya,” imbau Robby.

Dikatakan, sebagai anak bangsa, kita tentu tidak ingin anggaran negara habis untuk program yang itu-itu saja. Jangan sampai, saat jalan selesai dibangun mobilitas masyarakat tetap terganggu, karena saat selesai dibangun badan jalannya amblas atau longsor. “Revitalisasi patahan badan jalan ini harus dikerjakan bersamaan dengan pengerjaan jalan, agar saat selesai jalan ini benar-benar laik fungsi,” lanjut Robby.

Realisasi fisik lintas Blangkejeren -Tongra hingga saat ini sudah 20,67 persen dari target awal sebesar 11,24 persen atau deviasi plus 8,83 persen. Saat ini sudah dilakukan pengaspalan hotmix sepanjang 18 kilometer dari target 90 kilometer. Di lokasi, saat ini juga sedang dilakukan pengerjaan pasangan batu sebanyak 2.600 meter kubik dari target 5.280 meter kubik. Selain itu, pengerjaan lainnya juga terus dilakukan.

Sama seperti di dua lokasi sebelumnya, di lokasi pengerjaan terdapat 25 tiang listrik milik PT PLN dan beberapa tiang milik PT Telkom, yang berada di bahu dan badan jalan. Karo Adpemb kembali menyarankan rekanan untuk menghubungi pihak terkait agar proses pengerjaan tidak terhambat dan bisa dipacu lebih cepat.[]

Aminullah Sebut Pasar Al-Mahirah Titik Pertumbuhan Ekonomi Baru di Banda Aceh

0
Wali Kota Boyong Sekretaris Dinas Belanja di Pasar Al-Mahirah, Minggu (20/6/2021).

Nukilan.id – Wali Kota Aminullah Usman bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh kembali berbelanja bersama di Pasar Al-Mahirah, Gampong Lamdingin, Minggu (20/06/2021) pagi.

Agenda berbelanja bersama akhir pekan di Pasar Al-Mahirah kali ini wali kota mengajak Sekretaris Dinas pada SKPK Pemko Banda Aceh.

Turut hadir mendampingi wali kota, Asisten I Faisal, Kepala Diskopukmdag M Nurdin, Plt Kadis Pendidikan Sulaiman Bakri dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Said Fauzan.

Usai berbelanja bersama, dalam wawancaranya Aminullah menyebutkan bahwa kehadiran Pasar Al- Mahirah menjadi harapan bagi sektor perekonomian dan pertumbuhan ekonomi baru di Banda Aceh.

“Ini harapan baru untuk pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan pendapatan pedagang juga bagi para pelaku usaha lintas sektoral termasuk UMKM dan pedagang asongan,” sebutnya.

Kata wali kota, jika Pasar Al-Mahirah terus hidup maka akan menjadi daya ungkit pembangunan sektor ekonomi di Kota Banda Aceh.

“Pasar terpadu ini bukan saja menjadi nilai tambah bagi para pedagang yang menempati tapi juga sebagai akses pasar yang lebih luas terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan dan beragam produk masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Mantan Dirut Bank Aceh tersebut juga menambahkan bahwa Pasar Al-Mahirah pun akan memberi multiplier effect bagi warga sekitar.

“Multiplier effect yang terjadi, seperti bertambahnya nilai tanah dan bangunan yang ada di kawasan ini serta sektor usaha mulai dari transportasi, kuliner seperti warung makan dan warung kopi akan ikut menggeliat di kawasan pesisir khususnya dalam Kecamatan Kuta Alam dan Syiah Kuala.”

Ia menambahkan Pasar Al-Mahirah juga akan menjadi salah satu destinasi wisata baru bagi warga atau wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Selain berbelanja pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam kawasan pesisir serta wisata religi dengan mengunjungi makam Syiah Kuala yang terletak tak jauh dari Pasar terpadu tersebut,” sebutnya.

Dari pantauan wali kota setiap akhir pekan, sejauh ini sudah terlihat geliat ekonomi yang pesat ditandai dengan peningkatan kunjungan warga setiap harinya dan sejumlah fasilitas pendukung yang terus disempurnakan guna kenyamanan para pengunjung dan pedagang.[]

Terpidana Kelas Kakap Adelin Lis di Eksekusi Kejari Medan

0

Nukilan.id – Terpidana Adelin Lis yang merupakan buronan kelas kakap sejak 29 Desember 2006, ahkirnya diboyong ke tanah air. Pihak Kejaksaan Agung RI berhasil memulangkan buron pembalakan ilegal di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Terpidana Adelin Lis terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut dengan tindak pidana kehutanan. Dia dijerat dengan tindak pidana korupsi, karena secara bersama melakukan penebangan secara illegal.

Pihak Kejaksaan Negeri Medan akan melakukan ekskusi terhadap terpidana, setelah Adelin Lis diboyong ke Indonesia dari persembunyianya di Singapura.

“Benar, malam ini terpidana Adelin Lis kami eksekusi setelah sampai di Jakarta dari Singapura. Pelaksanaan eksekusi dilaksanakan dipegendara Soekarno-Hatta,” sebut Kejari Medan Teuku Rahmatsyah, SH, MH, menjawab Dialeksis.com Minggu (20/06/2021) via selular.

Menurut Teuku Rahmatsyah, pihaknya setelah menanda tangani berita acara, kemudian terpidana dibawa ke Kejaksaan Agung. Terpidana akan ditahan dulu selama 14 hari di Kejaksaan Agung (masa isolasi).

Setelah melaksanakan isolasi selama 14 hari di Rutan Kejaksaan Agung Cabang Salemba, kemudian terpidana akan dibawa dari Kejaksaan Agung, dipindahkan ke Lapas Cipinang, jelas Kejari Medan.

Adanya penangkapan dan akan dilakukan eksekusi terhadap DPO Adelin Lis, menurut Teuku Rahmat, akan memberi kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin, sudah menyiapkan tiga sekenario pemulangan DPO ini. Pertama dilakukan penjemputan di Singapura menggunakan pesawat carter. Kedua dengan menggunakan pesawat komersial Garuda Indonesia. Namun dua skenario penjemputan Adelin Lis itu belum membuahkan hasil.

Skenario ketiga, Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta KBRI di Singapura menahan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) Adelin Lis. Penahanan itu dilakukan agar Adelin Lis tidak pergi ke mana pun sebelum mendapat kepastian perihal penjemputan.

Sebab, Adelin Lis merupakan buron berisiko tinggi, jelas Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer dalam jumpa pers di Kejagung, Jakarta Selatan. Jumpa pers juga akan digelar soal eksekusi terpidana ini.

Adelin Lis dinyatakan secara sah melanggar hukum, setelah upaya peninjauan kembali yang dilakukan terpidana dengan putusan Nomor: 6 PK/Pid.Sus/2010 tanggal 18 Januari 2011, ditolak majelis hakim.

Terpidana melakukan pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan. Terpidana merupakan Direktur Keuangan/Umum PT Keang Nam Development Indonesia (KNDI) dan PT. Inanta Timber.

Terpidana melarikan diri ke Singapura dengan menggunakan data palsu. Dia menggunakan nama Hendro Leonardi dengan nomor passport B 7348735.

Terpidana juga sudah disidangkan di Singapura karena pemalsuan identitas. Setelah melalui perjuangan yang panjang dan cukup lama, ahirnya Adelin diboyong ke Tanah air. Pihak Kejari Medan selaku JPU dalam kasus ini akan melakukan eksekusi malam ini di Jakarta.

Terpidana merupakan DPO Penyidik Polda Sumatera Utara No. Pol : DPO/115/XII/2006/Dit Reskrim Polda Sumatera Utara tanggal 29 Desember 2006. Kemudian dikeluarkan surat perintah penangkapan oleh Reskrim Polda Sumatera Utara tanggal 7 Januari 2007.

Terpidana Adelin Lis merupakan buronan yang masuk ke dalam Red Notice Interpol No. A-2671/1-12007, tanggal 19 November 2007 dan belum daluwarsa. []

Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah, BI Aceh dan Bupati Abdya Bahas Integrated Farming

0

Nukilan.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Bpk. Achris Sarwani memperkenalkan konsep integrated farming untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang di kenal sebagai penghasil kelapa sawit ini, Sabtu (19/6/2021).

Kunjungan Achris Sarwani diterima dengan baik oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, Wakil Bupati Abdya, Muslizar, Sekda Abdya, Thamrin, beserta jajaran Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya.

Lebih lanjut, dalam acara yang berlangsung selama tiga jam tersebut, turut hadir Direktur Operasional Bank Aceh, Lazuardi dan Kepala Bank Aceh Cabang Blangpidie, Samsul Bahri.

Achris memperkenalkan konsep integrated farming yang merupakan bentuk
pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan biaya modal yang rendah, namun bisa memberikan hasil lebih dari dua kali lipat dan mengajak masyarakat agar mengadopsi kegiatan penguatan ekonomi ini dengan menggerakkan sektor pertanian yang ramah lingkungan dalam diskusi yang dipandu oleh Staf Ahli Bupati Abdya, Muslim.

Achris mencontohkan melalui penerapan teknologi yang sedang disupport oleh BI ini, petani cukup memiliki 3 ekor sapi untuk menghasilkan 1 Ha padi dengan tingkat produktivitas maksimal mencapai 20 ton per Ha.

“Kotoran sapi dapat dikonversi menjadi pupuk organik yang mampu memperbaiki struktur dan hara tanah,” kata Achris dalam keterangan tertulis diterima Nukilan.id, Minggu (20/6/2021).

Selanjutnya, kata Achris, jerami padi yang selama ini dianggap sebagai limbah pertanian juga dapat digunakan sebagai bahan pakan untuk ternak selama proses produksi.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, turut serta konsultan ahli Bank Indonesia, Dr. Ir. Nugroho yang memberikan pemaparan teknis dan menjelaskan bahwa pihak Bank Indonesia Aceh telah memperkenalkan formula cairan pengubah kotoran hewan menjadi pupuk organik dalam waktu yang lebih cepat.

“Formula dekomposer organik yang diberi nama Microbachter Alfaafa – 11 (MA-11) tersebut
telah digunakan di 32 provinsi di Indonesia,” terangnya.

Saat ini, kata Nugroho, di Provinsi Aceh sedang dikembangkan di minilab SMK PP Negeri Saree, Aceh Besar yang terintegrasi dengan integrated farming di sekolah tersebut sejak awal tahun 2021 dengan hasil memuaskan.

Menanggapi hal itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim merasa antusias menyambut teknologi pertanian terpadu berbasis pelestarian lingkungan ini.

Menurut Akmal, konsep memadukan lahan peternakan atau perikanan dengan lahan pertanian secara konvensional telah banyak diterapkan masyarakat.

Ia mencontohkan masyarakat yang menggembala ternaknya di areal padi ataupun kelapa sawit serta potensi peningkatan produksi tambak udang vaname di Kabupaten Abdya. Selain hewan ternaknya sehat-sehat, lahan padi atau sawit semakin subur dengan produktivitas yang semakin meningkat.

“Apalagi jika kita bisa memanfaatkan teknologi yang ditawarkan Bank Indonesia Aceh ini akan sangat membantu pada petani maupun peternak,” jelasnya.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa, kata Akmal, dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat dari delapan desa di Abdya mengeluhkan munculnya kawanan lalat yang menyerang permukiman mereka.

“Penyebab banyaknya kawanan lalat tersebut diduga berasal dari tempat usaha peternakan ayam berupa tujuh buah kandang milik sebuah perusahaan yang dekat permukiman warga,” tegasnya.

Tidak hanya kotoran sapi, tambahnya, kotoran ayam pun dapat dikonversi menjadi pupuk organik untuk tanaman jagung dan limbah
pertanian dapat digunakan sebagai bahan pakan ayam.

Diakhir pertemuan tersebut, Achris Sarwani memberikan 1 paket MA-11 (10liter), handsprayer, dan hara meter kepada Bupati Abdya sebagai bentuk perkenalan dalam rangka uji coba penggunaan super dekomposer MA-11 di lahan pertanian maupun perkebunan bagi masyarakat Abdya. []

Aceh Masuk 10 Besar Kelulusan Terbanyak, Kepsek SMAN 9: Ini Berkat Sinergitas Semua Elemen

0
Hj. Nilawati S.Pd. M.Pd (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Provinsi Aceh masuk 10 besar kelulusan terbanyak dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) pada tahun 2021.

Jumlah siswa (i) Aceh yang mendaftar pada SBMPTN tahun 2021 yaitu 16.767 peserta, dari jumlah tersebut 6.888 peserta (41%) dinyatakan lulus. Kemudian, dari 15.290 peserta yang mendaftar pada jalur SNMPTN sebanyak 5.626 (36.80%) peserta diterima.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Kota Banda Aceh, Hj. Nilawati S.Pd. M.Pd menyampaikan bahwa, masuknya Aceh dalam 10 besar kelulusan terbanyak di Perguruan Tinggi Negeri merupakan hasil sinergitas semua elemen mulai dari pengambil kebijakan sampai dengan praktis pendidikan.

Menurutnya, meraih keberhasilan tersebut bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Namun, prestasi itu sudah mulai dirintis sejak beberapa tahun yang lalu.

“Ketika semua elemen sudah bersinergi dari pengambil kebijakan sampai praktis pendidikan, Saya rasa banyak hal yang bisa kita lakukan, sehingga ini semua bisa kita capai,” kata Nilawati saat dihubungi Nukilan.id, Sabtu (19/6/2021).

Nilawati menyebutkan bahwa, ada beberapa faktor sinergi yang dilakukan, diantaranya:

1. Proses perekrutan calon Kepala Sekolah yang dilakukan dengan ketat yang melibatkan fasilisator dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS).

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah merupakan sistem yang dibangun dalam rangka peningkatan mutu kepala sekolah di Indonesia. 

Selain itu, Dinas Pendidikan Aceh juga melakukan diklat penyegaran bagi kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat dan NUK (Nomor Urut Kepala Sekolah) dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS).

“Jadi saat ini sebagian besar kepsek SMA/SMK/LB yang menjabat sudah melewati proses yang benar dan memiliki NUK,” kata Nilawati.

Oleh karena itu, sangat tepat seperti yang disampaikan Kadis Pendidikan Aceh, Bapak Drs. Alhudri. M.Si bahwa, menempatkan Kepala Sekolah sebagai ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

2. Program pemerintah “Aceh Carong” disahuti oleh Dinas Pendidikan Aceh dan bersinergi dengan kepala Cabang Dinas dan Kepala Sekolah untuk merancang program Top Ten, yang menargetkan 1000 siswa Aceh lulus di sepuluh Universitas ternama di Indonesia.

“Dan target ini pun hampir kita capai,” ungkap Nilawati.

3. Bertambahnya Universitas, Institut dan Politeknik Negeri di Aceh, sehingga membuka peluang besar bagi putra-putri Aceh diterima pada Perguruan Tinggi Negeri.

4. Kepedulian guru terhadap proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19, yang biasanya melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), akhirnya, harus berubah menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) secara daring.

“Bukan hanya siswa, guru juga berubah dari sistem mengajar konvensional menjadi mengajar menggunakan IT. Hal ini juga tidak terlepas dari dorongan dan dukungan kepala sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Nilawati berharap, ke depan mari sama-sama terus bersinergi untuk membangun pendidikan di Aceh mulai dari jenjang tingkat Dasar, Menengah dan Atas.

“Pada jenjang SMA/SMK mungkin ke depan perlu melakukan rekayasa kurikulum untuk meningkatkan kemampuan UTBK siswa.  Melakukan Try Out secara berkala kepada siswa sehingga dapat mengukur peningkatan kemampuan siswa dalam menghadapi UTBK,” terangnya.

Selain itu, kata Nilawati, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, apresiasi, dan dukungan dari Gubernur Aceh, Ir. H Nova Iriansyah. M.T, dan Kadis Pendidikan Aceh serta Kacabdin kota Banda Aceh dan Aceh Besar, sehingga kami terpacu untuk terus berprestasi.[Mirzu]

Kelulusan Masuk 10 Besar Nasional, Kadisdik Aceh Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan

0

Nukilan.id – Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT melalui Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah berhasil mengantarkan siswa/i Aceh masuk peringkat 8 nasional dengan jumlah terbanyak yang diterima pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) serta peringkat 5 nasional pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021.

Capaian tersebut juga sangat diapresiasi oleh Kadisdik Aceh dan disampaikan dihadapan para kepala sekolah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Pengawas SMA, SMK dan SLB saat berkunjung ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Bireuen – Lhokseumawe – Aceh Utara, serta Aceh Tengah – Bener Meriah yang berlangsung sampai Sabtu, 19 Juni 2021.

Dalam pertemuan itu, Kadisdik Aceh mengungkapkan, tujuan kunjungan tersebut tidak lepas dari prestasi pendidikan Aceh berkat kerja keras para guru dan tenaga kependidikan sehingga pendidikan Aceh masuk kedalam peringkat sepuluh besar nasional.

“Kami ingin mengajak agar semua pihak sekolah baik itu kepala sekolah, gurunya maupun tenaga kependidikan untuk senantiasa kompak dalam mendidik generasi Aceh untuk mewujudkan visi Aceh Carong,” tuturnya.

Oleh karena itu, Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, memerintahkan dirinya untuk menyampaikan salam terimakasih dan apresiasi atas prestasi pendidikan Aceh tersebut.

“Bapak Gubernur mengucapkan ribuan terima kasih karena bapak dan ibu guru sudah mengangkat martabat dan derajat orang Aceh, karena pendidikan ini tidak mungkin baik tanpa sentuhan tangan dingin bapak/ ibu. Bapak/ibu lah yang berhadapan langsung dengan para siswa,” kata Alhudri.

Alhudri juga menampik kualitas mutu guru rendah, padahal sudah cukup banyak anak-anak didik para guru di Aceh telah sukses.

Apalagi dengan keluarnya pengemuman dari LTMPT yang menempatkan Aceh urutan ke -8 nasional pada SBMPTN dan urutan ke – 5 nasional pada SNMPTN telah membantah semua tudingan selama ini diarahkan kepada para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan yang bertanggung jawab penuh untuk mendidik generasi Aceh.

“Tidak mudah untuk mempertahankan prestasi ini apabila semua pihak tidak memiliki mindset yang sama dalam mewujudkan pendidikan Aceh yang lebih baik,” ujarnya.[]

Sosialisasi Asesmen Nasional

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Hamdani, M.Pd yang ikut dalam rombongan ikut mensosialisasikan Asesmen Nasional yang akan mulai dilaksanakan pada September 2021.

Hamdani menuturkan, dalam asesmen nasional ini ada tiga kompetensi yang diuji, pertama kompetensi minimum, literasi numerasi, dan survey lingkungan.

Asesmen dilakukan untuk pemetaan mutu sekolah bukan mutu siswa, adapun yang dites adalah siswa kelas 2 (dua) sebanyak 45 orang secara acak atau random.

“Dari sekarang kita sudah melakukan sosialisasi agar pelaksanaannya pada September 2021 dapat berjalan sukses. Harapan kita semua sekolah yang ada di Aceh bisa meningkatkan mutu sekolah dalam pelaksanaan asesmen tahun ini,” kata Hamdani.[]

BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Banjir Bandang di Aceh

0
Ilustrasi Hujan. (foto: Shutterstock)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memprakirakan hujan lebat berpotensi terjadi di beberapa provinsi di Indonesia termasuk wilayah di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut informasi yang dikutip dari situs BMKG dari Jakarta, Minggu (20/6/2021), model filter spasial Madden Julian Oscillation (MJO) pada 20-21 Juni 2021 menemukan gangguan fenomena MJO diperkirakan terdapat di beberapa wilayah seperti perairan barat daya Lampung, Selat Sunda, Laut Jawa, DKI Jakarta, perairan selatan Jawa-NTT, pesisir Kalimantan Tengah-Selatan, Laut Flores dan beberapa wilayah lainnya. Hal itu dapat meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka, Bali hingga Jawa Timur, Kalimantan Tengah sampai Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Utara, di Teluk Cendrawasihsampai Papua Barat.

Daerah konfluensi atau pertemuan angin juga terpantau di Sumatera Selatan hingga Selat Karimata. Kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi itu.

BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dengan intensitas di atas 50 milimeter (mm) pada hari ini adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Selain itu ,berpotensi juga terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua.

Terkait potensi hujan tersebut, BMKG memperingatkan beberapa wilayah masuk dalam kategori waspada banjir dan bandang pada hari ini seperti Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Banjir dan bandang juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua, yang semuanya masuk dalam kategori waspada. [republika]