Beranda blog Halaman 1717

Sejarah Taman Ghairah, Simbol Kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam

0
Taman Putroe Phang. (Foto: Tempatwisata)

Nukilan.id – Kebesaran Kesultanan Aceh Darussalam terjadi ketika dibawah pemerintah raja agungnya Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Dirinya menjadikan Aceh sebagai kerajaan yang terkuat di Asia Tenggara.

Pada paruh abad ke 17, Kesultanan Aceh mengalami perkembangan budaya yang begitu pesat, terutama Istana Dalam Sultan atau Istana Darud Dunia yang dijadikan sebagai pusat perayaan dan segala kebudayaan.

Menurut Beuliue, antropolog berkebangsaan Prancis yang pernah singgah di Kesultanan Aceh pada tahun 1621 mengatakan bahwa Istana Aceh yang luasnya dua kilometer persegi ini mampu menampung 300 ekor gajah perang.

Kelilingnya lebih dari setengah mil (sekitar 2 km), bentuknya hampir bulat bujur, dan sekelilingnya ada parit yang dalamnya sampai 30 kaki (10 m) dan sama lebarnya, agak sukar dilalui karena terjal dan penuh semak.

Tanah galiannya dibuang ke arah istana sehingga menyerupai tembok yang diatasnya ditanami bambu, buluh besar yang tumbuh setinggi pohon frene (sejenis pohon akasia), lebat dan tebalnya warna hijau yang tak pernah bisa dimakan api.

Selain dari kemegahan dan kemewahan istana Kesultanan Aceh, kita juga bisa melihat keindahan dari taman sultan Aceh atau Taman Ghairah. Pembuatan taman sudah menjadi kebiasaan dari dunia Melayu, seperti penguasa di Malaka.

Taman Ghairah yang kini lebih dikenal dengan nama Taman Sari Gunongan dan Taman Putroe Phang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya yang berasal dari Pahang, bernama Putri Kamilah atau bergelar Putroe Phang.

Setelah sekian lama berpisah dengan kampung halamannya, sang permaisuri mulai merindukan daerah Pahang. Daerah Pahang ketika itu digambarkan sebagai wilayah perbukitan dengan udara yang sejuk.

Karena itulah, sultan membangun taman tersebut lengkap dengan bangunan bernama Gunongan di dalamnya. Gunongan ini dibangun oleh sultan untuk memenuhi permintaan permaisuri yang senang dengan gunung–gunung di Malaka.

Menurut kisah, Putroe Phang sehari-hari sering bermain bersama dayang-dayangnya di sini. Sang putri biasa memanjat Gunongan seperti yang dilakukannya di perbukitannya di kampung halamannya, Pahang.

Keindahan Taman Ghairah

Taman Ghairah terletak di sebelah utara istana, taman ini mempunyai pintu (gapura) yang dibuat dari batu, yang sekarang dinamai Pinto Khop, di seberangnya terletak sawah yang dinamai Radja Umong.

Sementara itu di sebelah timur terdapat masjid yang dinamai Masjid Baiturrahim, sedangkan dahulunya Gunongan ini terletak di tengah-tengah sebuah taman yang indah. Gunongan menjadi salah satu peninggalan Kesultanan Aceh yang tidak dirusak oleh Belanda.

Dalam kitab Bustanussalatin disebut luas taman kira-kira 1000 depa, di dalamnya terdapat bunga-bunga dan buah-buahan beraneka rupa serta mengalir sebuah kolam ikan, taman terbentang di sebelah selatan bangunan-bangunan istana.

Sungai merupakan poros taman yang menjadi jalan masuk dari ujung tembok paling selatan. Di antara dua hutan kecil, palungnya beralaskan batu, tepi-tepinya berubin warna-warni. Sedangkan undak-undaknya dari batu hitam yang diberi pinggiran kuningan.

“Hal ini memungkinkan orang-orang untuk turun mandi ke dalam sungai,” jelas Rina Rahma dalam skripsi berjudul Eksistensi Taman Ghairah (Tinjauan Historis Kitab Bustanussalatin) Secara Tekstual dan Kontekstual.

Menurut Rahma, di sebelah timur ada karang besar bersudut delapan. Biasanya, jelasnya di atas karang itu, sultan suka mengail keteduhan pohon rindang yang seakan-akan merupakan payung alamiah.

Di dalam taman ini juga ada kolam, tempat pemeliharaan segala macam ikan, ada dinding karang yang diiringi oleh semacam pohon liangliu (pohon laba-laba). Ada sebuah kolam lagi yang penuh dengan bunga Seroja dan di tengah-tengahnya ada sebuah taman.

Sekitar taman ini mengalir sebuah sungai yang dikenal dengan nama Sungai Darul Isyki (Krueng Daroy). Di sekitar taman ini juga terdapat sebuah bangunan yang bernama Pinto Khop yaitu pintu keluar dari arah belakang istana.

Pada masa Sultanah Safiatuddin (1641-1675) di dekat Gunongan didirikan sebuah bangunan yang bernama Kandang Gunongan. Setelah selesai dibangun bangunan ini sangat indah, berukir-ukir dan banyak bagiannya dilapisi dengan emas.

Bangunan ini dipakai sebagai tempat makam suaminya Sultan Iskandar Thani yang pernah menjadi Sultan Aceh sejak tahun 1636-1641. Diketahui Sultanah Safiatuddin sangat mencintai suaminya, sehingga dibangunlah bangunan megah itu.

Hilangnya memori tentang Taman Ghairah

Ketika pasukan Belanda menyerang Koetaradja (Banda Aceh), sebagian besar kompleks istana hancur. Berbagai peninggalan sejarah kejayaan Kesultanan Aceh pun rusak akibat serangan tersebut.

Kemewahan Taman Ghairah yang pernah digambarkan dalam kitab Bustanussalatin, kini hanya tersisa beberapa bangunan saja di antaranya Gunongan, Pinto Khop, Paterena Sangga, Kandang Sultan dan Sungai Krueng Daroy.

Menurut Rahma, pada konteks masa kini tentu saja kondisinya sangat berbeda seperti yang pernah diuraikan dalam kitab Bustanussalattin pada abad ke 17 an. Disebutnya, hari ini Taman Ghairah tidak lagi berada dalam satu kawasan.

Hal ini bisa dilihat dari fungsi taman hingga penataan komponen-komponen taman. Letak bangunan Gunongan dan Pinto Khop tidak menyatu dalam satu taman. Gunongan terletak di dalam kawasan yang sekarang dinamakan Taman Sari Gunongan.

Sedangkan kawasan Pinto Khop kini telah dipugar dan diberi nama Taman Putroe Phang, untuk mengenang seorang permaisuri yang berasal dari Pahang. Pengelolaan Taman Gunongan sedikit lebih bagus dibandingkan pengelolaan Taman Putroe Phang.

Secara kontekstual, disebut oleh Rahma, terlihat Taman Ghairah merupakan peninggalan yang sangat besar. Sehingga kini menyisakan dua taman yang terkenal yaitu Taman Putroe Phang dan Taman Sari Gunongan.

Menurutnya Pemerintah Aceh juga salah menyebut Taman Sari sebagai Taman Ghairah. Padahal jelasnya, Taman Sari adalah bagian dari istana yang pernah dikuasai Belanda. Taman ini dibangun oleh Belanda untuk tempat bermain anak-anaknya.

Sedangkan Taman Ghairah dahulunya terdapat di bagian arah belakang Istana Dalam Sultan dengan pintu masuknya melalui Pinto Khop yang khusus dibangun untuk anggota keluarga kerajaan.

Taman Ghairah kini pun kehilangan fungsinya seperti masa lalu. Taman ini berfungsi sebagai tempat bermainnya para permaisuri dan juga anggota keluarga kerajaan, namun saat masa kolonial ini diubah Belanda menjadi pos militer.

Karena itu dirinya mendorong agar Pemerintah Aceh mengembalikan fungsi taman tersebut seperti dahulu pada zaman kesultanan. Dengan begitu, katanya, masyarakat Aceh tidak akan lupa sejarah bangsanya. [GNFI]

 

Presiden Brasil Minta Leonardo DiCaprio Tutup Mulut soal Amazon

0
Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Aktor Hollywood Leonardo DiCaprio /Net

Nukilan.id – Merespons cuitan aktor Hollywood Leonardo DiCaprio terkait hutan Amazon yang semakin memburuk, Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah mengatakan kepadanya untuk “menutup mulutnya”.

Melalui Twitter, DiCaprio mengatakan bahwa dia ingin generasi muda untuk memilih pemimpin Brasil yang lebih berkontribusi terhadap kerusakan hutan hujan Amazon sejak berkuasa.

“Brasil adalah rumah bagi Amazon dan ekosistem lain yang penting bagi perubahan iklim,” cuit Leonardo di akun Twitter resminya dikutip oleh CNN, Rabu (4/5).

“Apa yang terjadi di sana penting bagi kita semua dan pemungutan suara kaum muda adalah kunci dalam mendorong perubahan untuk planet yang sehat,” tambahnya.

Geram akan cuitan tersebut, Bolsonaro mengecam DiCaprio, dan mengatakan bahwa aktor itu berbicara omong kosong.

Berbicara di Istana Alvarado Brasil, Bolsonaro mengingatkan bahwa wakil presiden Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengatakan bahwa tanpa agribisnis Brasil, dunia akan kelaparan.

“Jadi, DiCaprio lebih baik tutup mulut daripada berbicara omong kosong,” ujar pemimpin Brasil itu kepada CNN.

Bolsonaro bahkan membalas komentar aktor tersebut melalui Twitter.

Dalam nada sarkas, dia berterima kasih kepada DiCaprio atas dukungannya dan menyatakan bahwa sangat penting bagi setiap orang Brasil untuk memilih dalam pemilihan mendatang pada Oktober.

Namun dia menambahkan bahwa warga Brasil-lah yang akan memutuskan apakah mereka ingin mempertahankan kedaulatan di Amazon atau diperintah oleh “penjahat yang melayani kepentingan asing”.

Dalam tweet berikutnya, Bolsonaro mengkritik aktor itu karena salah memposting foto hutan Amazon dari tahun 2003, ketika berbicara tentang kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2019.

Meskipun begitu, CNN melaporkan bahwa perusakan hutan hujan terbesar di dunia itu telah melonjak sejak Jair Bolsonaro menjabat pada 2019.

Dia dilaporkan melemahkan perlindungan lingkungan, dengan alasan menghambat pembangunan ekonomi yang dapat mengurangi kemiskinan di wilayah Amazon.

Selain itu, pada bulan Oktober, sekelompok pengacara iklim bahkan mendesak Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki Bolsonaro atas dugaan serangannya di Amazon, yang menurut mereka merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mengutip laporan dari National Institute for Space Research (INPE) Brasil, CNN melaporkan bahwa bagian dari hutan hujan Amazon yang terkena dampak deforestasi dalam tiga bulan pertama tahun 2022 adalah yang tertinggi yang pernah tercatat. [Rmol.id]

Hutan Amazon Kembali Raih Rekor Deforestasi

0
Hutan Amazon di Brasil (WWF)

Nukilan.id – Deforestasi di hutan Amazon, Brazil makin meresahkan, bahkan mencapai rekor tertingginya tahun ini. Kengerian deforestasi itu dilaporkan berdasarkan data terbaru pemerintah Brazil per tanggal 6 Mei 2022.

Dalam 29 hari pertama April, deforestasi di wilayah Amazon Brazil mencapai 1.012,5 km persegi, hampir dua kali luas provinsi DKI Jakarta.

Sejak 2015-2016, Badan Penelitian Antariksa Nasional Brazil, Inpe menyusun laporan pengamatan deforestasi gila-gilaan di Brazil dalam seri data bulanan berjudul DETER-B.

Dari data tersebut, Brazil tampaknya tak mau berhenti membuat rekor yang membuat dunia geleng-geleng. Pasalnya tahun ini Brazil telah tiga kali mencetak rekor deforestasi terburuk sepanjang sejarah.

Rekor deforestasi pertama tahun ini dicetak pada Januari, kemudian Februari.

Bulan Maret lalu deforestasi memang tidak setinggi bulan Februari, namun penggundulan hutan yang terjadi selama bulan itu juga tidak bisa dianggap remeh. Kini di laporan akhir April, para pembalak hutan kembali menggila dengan mencatatkan rekor deforestasi ketiga di tahun yang sama.

Selain itu, deforestasi tahun ini juga mengalami peningkatan 69 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama (Januari-April) tahun 2021 yang jika dihitung mencapai lebih dari tiga kali luas provinsi DKI Jakarta.

Diketahui tragedi deforestasi di Brazil makin parah sejak presiden Bolsonaro”>Jair Bolsonaro yang berhaluan sayak kanan menjabat pada 2019.

Kebijakan-kebijakan Bolsonaro”>Jair Bolsonaro dianggap melazimkan deforestasi dan melemahkan perlindungan terhadap lingkungan.

Bahkan Bolsonaro dengan tegas menyatakan bahwa jalan untuk meningkatkan perekonomian dan mengentaskan kemiskinan di kawasan Amazon adalah dengan memperbanyak lahan pertanian dan pertambangan.

Hal tersebut berarti akan ada makin banyak hutan yang dibuka demi kepentingan ekonomi.

Marcio Astrini, kepala kelompok advokasi Observatorium Iklim Brasil secara frontal menyebutkan bahwa penyebab makin parahnya pembabatan Amazon adalah Bolsonaro.

“Penyebab rekor ini memiliki nama depan dan belakang: Jair Messias Bolsonaro,” kata Marcio Astrini.

Meskipun angka deforestasi telah terpublikasi, Kementerian Lingkungan dan Kehakiman mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa pemerintah melakukan upaya besar untuk memerangi kejahatan lingkungan.

Mereka juga mengatakan bahwa polisi dan otoritas lingkungan bekerja sama dalam operasi untuk memerangi deforestasi di lima negara bagian Brazil di kawasan Amazon.

Meskipun deforestasi yang meningkat bukanlah hal yang baru di Brazil, namun Climate Observatory mengatakan para analisnya terkejut dengan angka yang begitu tinggi pada bulan April.

Hal itu dikarenakan April merupakan bagian dari musim hujan ketika hutan menjadi berlumpur dan lebih sulit diakses oleh penebang.

Pelestarian Amazon sangat penting untuk menghentikan bencana perubahan iklim karena sejumlah besar karbon dioksida pemanasan iklim yang diserapnya

Sebanyak 420 juta hektar hutan telah hilang sejak tahun 1990 akibat alih guna lahan. Data ini terungkap dalam laporan The State of the World’s Forests (SOFO) terbaru yang dirilis 22 Mei 2020 bersamaan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional.

Laporan yang disusun oleh Food and Agriculture Organization (FAO) bekerja sama dengan United Nations Environment Programme (UNEP) dan UN Environment Programme World Conservation Monitoring Centre (UNEP-WCMC) ini menyatakan, diperlukan aksi nyata untuk melindungi hutan yang terus terdeforestasi dan terdegradasi ini.

“Deforestasi dan degradasi hutan terus berlangsung dengan laju yang mengkhawatirkan. Inilah yang terus memicu hilangnya keanekaragaman hayati,” ujar QU Dongyu, Direktur Jenderal FAO dan Inger Andersen, Direktur Eksekutif UNEP, dalam pengantar laporan ini.

Hutan menutupi 31% permukaan bumi namun wilayahnya tidak tersebar secara merata. Sebanyak 49% hutan dunia masih relatif terhubung, dimana lebih dari 34% adalah hutan primer. Sebanyak 9% hutan dunia lokasinya terpisah, dengan sedikit atau tidak terkoneksi dengan hutan lainnya.

Hanya lima negara yang menguasai lebih dari separuh wilayah hutan dunia. Indonesia tidak termasuk. Negara-negara tersebut adalah Brazil, Kanada, China, Federasi Rusia dan Amerika Serikat. Sekitar 80% hutan dunia berlokasi di wilayah dengan luas lebih dari 1 juta hektar sementara 20% lainnya tersebar di 34 juta lokasi di seluruh dunia, kebanyakan dengan luas di bawah 1.000 hektar.

Ekpansi pertanian, untuk peternakan, perkebunan kelapa sawit dan kacang kedelai, terus menjadi pemicu deforestasi dan fragmentasi hutan.

Ancaman Kepunahan

Laporan SOFO ini juga menyatakan, perkembangan upaya mencegah kepunahan spesies berjalan lamban. Dari 60.000 spesies pohon yang telah diidentifikasi, lebih dari 20.000 spesies kini masuk dalam daftar merah IUCN atau International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species. Sebanyak 8.000 spesies pohon terancam punah.

Populasi mamalia, amfibi, reptil dan burung di hutan dalam periode 1970 hingga 2014 telah berkurang 53% dengan angka penurunan sebesar 1,7% per tahun. Angka ini bersumber dari hasil monitoring 455 populasi hewan di hutan, yang terdiri dari 268 populasi mamalia, bersama dengan populasi amfibi, reptil dan burung. Temuan ini menggarisbawahi risiko kepunahan spesies pada masa datang.

Laporan ini menggarisbawahi, target keanekaragaman hayati Aichi untuk melindungi 17% daratan di bumi telah tercapai di 2020. Jumlah wilayah lindung telah mencapai 18% wilayah hutan dunia, dengan luas mencapai 700 juta hektar. Namun keberadaan wilayah lindung saja tidak cukup. Masih diperlukan kerja sama internasional untuk merestorasi dan memulihkan ekosistem, mengatasi perubahan iklim dan melindungi keanekaragaman hayati.

Krisis pandemi COVID-19 kembali menyadarkan dunia atas pentingnya upaya melindungi hutan dan mengelolanya secara berkelanjutan. Alasannya, tidak lain dan tidak bukan, karena kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kesehatan ekosistem di bumi. Tak bisa diingkari. [Betahita]

Vici Paulyn Terpilih Jadi Anggota KIP Pusat

0
Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, Rospita Vici Paulyn

Nukilan.id – Pemerintah telah menyerahkan daftar calon anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) kepada DPR RI. Berikut daftar calon 21 anggota KIP periode 2021-2025.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan Panitia Seleksi Rekrutmen Calon Anggota KIP Periode 2021-2025 sudah menyelesaikan tahapan seleksi dan hasilnya telah diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Disampaikan Johnny bahwa Jokowi juga telah mengirimkan nama-nama calon Komisioner KIP kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Untuk selanjutnya, fit and proper test akan dilakukan oleh Komisi I DPR RI.

“Terkait fit and proper test, hal itu akan dilakukan DPR RI. Jadi kita tunggu saja dari DPR,” ujar Menkominfo kepada Komisi I DPR RI.
Menkominfo menjelaskan proses seleksi anggota KIP berlangsung secara transparan alias terbuka.

Ketua Panitia Seleksi pemilihan Anggota KIP ini dilakukan oleh Dirjen IKP Kementerian Kominfo, Usman Kansong. Proses seleksi telah selesai sesuai dengan Keputusan Menkominfo Nomor 407 Tahun 2021 tentang Pedoman Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2021-2025.

Salah satu yg mejadi sorotan di antara anggota KIP pusat adalah ROSITA VICI PAULYN yg berlatar belakang seorang aktivis dan sarjana tehnik tapi beliau harus bergelut dengan Hukum, tapi atas kegigihan dan dia selalu belajar maka Vici Paulyn dapat lolos dari propertest dan dia berkomitmen agar segala anggaran untuk KIP di keluarkan dari APBN, bukan dari APBD, karena dia menilai bilamana Anggaran dari APBD maka tdk tertutup kemungkinan ada intervensi dari pemerintah setempat.

“Pansel sudah menyelesaikan tahapan pengumuman, seleksi administratif, penulisan makalah, asesmen, rekam jejak, wawancara, hingga menetapkan nama-nama calon,” jelasnya.

Selain Usman Kansong dan pemilihan Anggota KIP ini juga dilakukan bersama Philip Gobang, Ahmad M. Ramli, Hikmahanto Juwana, Slamet Soedarsono, Ninok Leksono dan Abdul Malik Gismar, yang kemudian telah menetapkan 21 nama calon anggota Komisi Informasi Pusat periode 2021-2025.

Berikut daftar calon Anggota KIP Periode 2021-2025:

1. Arya Sandhiyudha
2. Billie Yoseph Bibianus
3. Cosmas Gatot Haryono
4. Donny Yoesgiantoro
5. Endra Mayendra
6. Fuad
7. Gede Narayana
8. Handoko Agung Saputro
9. Ida Bagus Alit Wiratmaja
10. Ita Rosita
11. Nani Nurani Muksin
12. Netty Herawaty
13. Romanus Ndau
14. Rospita Vici Paulyn
15. Samrotunnajah Ismail
16. Setyardi Widodo
17. Syawaludin
18. Teguh P Nugroho
19. Wa Ode Asmawati
20. Wahyu Kuncoro
21. Wahyu Triono. (HR-RI.Jujur Sitanggang)

Sumber: HarianRI

Kisah Nyata Pria Aceh Bertobat Melihat Burung Rangkong Menangis Setelah Menembaknya

0
pemburu gelap burung rangkong/via: genpi.co

Nukilan.id – Siapa yang menyangka jika air mata seekor burung rangkong yang di tembaknya bisa mengubah kehidupan seorang pria bernama Khaedir dari Aceh ini.

Dari awalnya pemburu burung rangkong, berubah drastis jadi penyelamat burung rangkong.

Bertahun-tahun Khaedir telah melakoni kegiatannya untuk berburu burung rangkong yang langka di kawasan taman nasional gunung Leuser wilayah Aceh.

Selama itu pula sudah tak terhitung jumlah hewan yang dibunuhnya terutama burung rangkong.

Di pasar gelap, paruh burung rangkong dihargai sangat mahal, karena itulah para pemburu gelap selalu mengincar keberadaan burung ini.

Tapi suatu hari Khaedir “bertobat” setelah menembak seekor rangkong.

“Burung rangkong itu susah dicari. Langka. Tapi, uang lebih langka lagi,” ujar Khaedir, yang mengatakan dia jadi pemburu karena tidak punya pilihan.

Suatu hari, saat dia berburu, dia melihat seekor rangkong di dekat pohon.

“Kami tembak empat kali, belum mati. Saat itulah saya lihat dia menangis,” sebut Khaedir.

Air mata rangkong yang dilihat Khaedir itu menyadarkannya. Dia pun berubah.

Kini dia menjadi jagawana bersama Forum Konservasi Leuser, yang bertugas melucuti jebakan dan menangkap para pemburu.

“Ini adalah penebusan dan bentuk maaf saya karena telah membunuh banyak binatang di masa lalu. Kini saya menjaga mereka,” katanya. Seperti dilansir BBC.com.

Rangkong sulit berkembang biak

Seperti diketahui burung Rangkong merupakan burung yang terancam punah dan dilindungi.

Perburuan gelap demi mengambil paruh burung ini selalu menjadi ancaman serius keberadaan burung yang unik ini.

Rangkong termasuk burung monogami yang hanya punya satu pasangan seumur hidup. Jadi ketika pasangannya mati, burung ini tidak kawin lagi untuk berkembang biak.

Selain itu, betina mengurung diri di sarangnya ketika sedang menjaga anaknya dan pejantan bertugas mencari makan.

Bayangkan saja ketika pejantan ditembak pemburu, betina dan anaknya di sarang juga akan ikut mati.

Hal itulah yang mengakibatkan perkembangan rangkong cukup lama dan terancam punah. [Wowunik]

Firdaus Noezula Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IKATIF Unimal

0
Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh, Zara Yunizar, S. Kom., M. Kom menyerahkan Baju IKATIF kepada Ketua IKATIF Terpilih Firdaus Noezula. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Firdaus Noezula terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Informatika (IKATIF) Universitas Malikussaleh Periode 2022 – 2025 dalam Musyawarah Besar Ke- 3 (tiga) yang di gelar pada 08 Mei 2022 di Lhokseumawe.

Firdaus Noezula yang juga sebagai Tenaga Ahli DPR RI asal Aceh itu mendapatkan mandat dari Alumnus secara bulat dan kompak.

Firdaus menegaskan dirinya memimpin Ikatan Alumni Teknik Informatika sebagai wujud pengabdiannya untuk menjalankan wadah komunikasi antar lulusan.

“Disamping sebagai wadah silaturrahmi para alumni, kita akan mengupayakan IKATIF menjadi salah satu pilar dalam pengembangan Prodi Teknik Informatika, terutama menyangkut pengembangan SDM”, ujar Firdaus.

Ketua Program Studi Teknik Informatika, Zara Yunizar, S. Kom., M. Kom menyampaikan “Harapannya Ketua terpilih dapat bersinergi, berkontribusi, dan berkalaborasi dengan kampus sehingga apa yang kita cita-citakan bersama tercapai untuk kemajuan Teknik Informatika”.

Hadir dalam acara silaturahmi dan duek pakat Guru Besar Teknik Informatika Universitas Malikussaleh, Prof. Dahlan Abdullah, Dosen Prodi Teknik Informatika, Bustami, S.Si., M. Si, dan Perwakilan Alumni dari berbagai Angkatan.

Pemuda Seunelop Gelar Kemping dan Silaturahmi di Pantai SBB Aceh Selatan

0

Nukilan.id – Pemuda Gampong Seunelop Kecamatan Manggeng Aceh Barat Daya menggelar Kemping dan Silaturahmi Pemuda di Pantai Sawang Biduk Buruak (SBB) Kecamatan Labuhan Haji Tengah  Kecamatan Aceh Selatan.

Acara tersebut guna memperkokoh semangat Pemuda dalam membangun Desa Seneulop,” kata ketua panitia Pelaksana Yunizar kepada Nukilan.id Sabtu, (7/5/2022).

Yunizar mengatakan, kegiatan ini setiap tahun diadakan.”Dengan berkumpul, rasa memiliki Pemuda Gampong ada, untuk pembangunan sebuah Desa”.

Momen Makan Bersama Pemuda Seunelop

Banyak ide dan saran-saran yang perlu untuk disumbangkan didalam desa, karna momen lebaran Idul Fitri ini, banyak Pemuda yang pulang kampung dari berbagai daerah. Maka sangat perlu untuk di adakan silaturahmi ini,” Jelasnya.

Selanjutnya, Bendahara Pemuda Gampong Yuli mengatakan, Pemuda Seunelop sangat antusias dalam kegiatan ini.

Dari segi anggaran untuk kegiatan, semua Pemuda ikut andil patungan 50 ribu/orang untuk terlaksananya kegiatan ini.

Dengan harapan kedepan ini, semoga Desa Seunelop bertambah maju dan seluruh Pemuda bisa selalu memberikan kontribusi untuk Desa,” ucapnya.

Ikut dihadiri oleh Kechik terpilih Zulkarnaini dan Anggota DPRK Abdya, Said Abbas dan seluruh Pemuda Desa Seunelop.

Mendagri Izinkan ASN Kemendagri dan BNPP Laksanakan WFH

0

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengizinkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Adapun kapasitas WFH yang diberlakukan bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan BNPP, yakni sebanyak 50 persen. Sementara 50 persen lainnya bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO).

WFH ini akan diterapkan mulai Senin (9/5/2022) hingga Jumat (13/5/2022). Dengan demikian, para ASN akan kembali bekerja secara normal mulai Senin (16/5/2022).

Oleh karena itu, Mendagri telah memerintahkan seluruh pimpinan Unit Kerja Eselon I di lingkungan Kemendagri dan BNPP untuk mengatur penerapan kebijakan WFH tersebut secara internal masing-masing.

Menurut Mendagri, pihaknya mendukung usulan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penerapan kebijakan WFH tersebut.

“Kita mendukung saran Kapolri untuk mengurangi beban lalu lintas arus balik menuju Jabodetabek, maka Kemendagri dan BNPP boleh WFH 50 persen,” ujar Mendagri dalam keterangannya, Minggu (8/5/2022).

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo juga telah meminta seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mengatur jadwal WFH di instansi masing-masing.

Menurut Menteri PANRB, penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan, urusan administrasi, serta layanan pemerintahan lainnya. Pasalnya, saat ini instansi pemerintahan telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan demikian, ASN dapat bekerja tanpa dibatasi ruang dan fleksibel melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Lagi pula pelaksanaan WFH juga dinilai sebagai ide yang baik setelah para ASN dan keluarganya kembali dari kampung halaman. Masa WFH selama seminggu ini dapat digunakan sebagai kesempatan untuk isolasi mandiri. Langkah ini sekaligus sebagai upaya mencegah penambahan kasus Covid-19 akibat mudik Lebaran.

Ditlantas Polda Aceh Terapkan One Way untuk Urai Kemacetan saat Arus Balik

0

Nukilan.id – Kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran mudik pada lebaran tahun 2022 secara tidak langsung dapat meransang antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman setelah dua tahun menahan diri akibat pandemi.

Akbibatnya, volume arus kendaraan pun meningkat. Sehingga hampir seluruh ruas jalan di Aceh padat bahkan macet.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Dicky Sondani mengatakan, volume kendaraan arus mudik dan balik pada hari raya Idulfitri tahun 2022 sangat tinggi jika dibandingkan tahun 2020 dan 2021.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak seimbang dengan kapasitas dan ruas jalan yang ada, sehingga dapat menghambat atau memperparah arus lalu lintas, terutama saat arus balik.

Belum lagi, sambung Dicky, adanya jembatan atau jalan yang masih dalam perbaikan. Tentunya akan sangat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas baik pada saat arus mudik maupun balik.

Oleh karena itu, kata Dicky, pihaknya akan memberlakukan _one way_ atau buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan lintas yang padat kendaraan, seperti di jalur timur, jalur barat, dan jalur tengah.

“Kita akan berlakukan buka tutup jalan di jalur yang dianggap berpotensi macet. Masyarakat harap mengikuti isyarat dari petugas agar arus lalu lintas lancar saat arus balik,” kata Dicky, Minggu, 8 Mei 2022. []

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Pantai Barat Selatan Aceh

0
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas I Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, merilis prakiraan tinggi gelombang di perairan wilayah pantai barat dan selatan Provinsi Aceh yang mencapai 6 meter. Masyarakat diimbau agar lebih waspada.

“Kategori gelombang mencapai 6 meter itu masuk klasifikasi ekstrem. Sangat berbahaya,” ujar Koordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Zakaria, Sabtu (7/5).

Prakiraan tinggi gelombang perairan Aceh ini berlaku sejak Jumat tanggal 6 sampai Minggu 8 Mei 2022.

Selain di pantai barat-selatan Aceh, potensi gelombang 6 meter itu juga diprakirakan terjadi di Perairan Utara Sabang dan Samudera Hindia.

“Bagi nelayan di wilayah perairan barat-selatan Aceh yang mungkin hari ini mulai melaut, perlu mewaspadai gelombang tinggi. Kami sarankan agar mencari ikan tidak terlalu jauh dari daratan dulu, namun tetap berhati-hati,” katanya.

Wilayah barat-selatan Aceh yang berpotensi terjadi gelombang tinggi itu meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Simeulue, dan Aceh Singkil. Kemudian, Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya serta Aceh Jaya.

Menurut Zakaria, gelombang mencapai 6 meter itu selain berbahaya bagi nelayan yang mencari ikan di laut lepas, juga berpotensi berbahaya bagi keselamatan kapal penyeberangan yang mengangkut penumpang. Otoritas terkait diharap benar-benar memperhatikan kondisi cuaca dan laut sebelum berangkat.

Selain itu, BMKG Stasiun Meteorologi kelas I Sultan Iskandar Muda, turut mengimbau warga khususnya di barat-selatan Aceh, yang memanfaatkan momen libur Idul Fitri dengan pelesir ke pantai untuk lebih waspada saat berwisata di laut. [merdeka]