Neraca Perdagangan Aceh Surplus 7,74 Juta Dolar AS pada April 2026

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada April 2026 mencatat surplus sebesar 7,74 juta dolar AS. Surplus tersebut diperoleh dari nilai ekspor sebesar 56,99 juta dolar AS, sementara nilai impor mencapai 49,25 juta dolar AS.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Abdul Hakim, mengatakan nilai ekspor barang asal Aceh pada April 2026 mengalami penurunan 3,93 persen dibandingkan Maret 2026. Sebaliknya, nilai impor meningkat 14,09 persen pada periode yang sama.

“Nilai ekspor barang asal Provinsi Aceh pada bulan April 2026 sebesar 56,99 juta dolar AS, turun sekitar 3,93 persen dibandingkan Maret 2026. Nilai impor Provinsi Aceh sebesar 49,25 juta dolar AS, naik sebesar 14,09 persen dibandingkan Maret 2026, sehingga neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh mengalami surplus sebesar 7,74 juta dolar AS,” kata Abdul Hakim dalam siaran langsung BPS Aceh yang dikutip Nukilan, Sabtu (4/7/2026).

Abdul Hakim menjelaskan, komoditas ekspor Aceh pada April 2026 masih didominasi kelompok bahan bakar mineral, khususnya batu bara, dengan nilai 45,57 juta dolar AS atau sekitar 79,95 persen dari total ekspor. Komoditas terbesar berikutnya ialah kopi dan rempah-rempah senilai 9,05 juta dolar AS, disusul berbagai produk kimia sebesar 1,30 juta dolar AS.

India menjadi negara tujuan utama ekspor Aceh dengan nilai mencapai 38,14 juta dolar AS atau berkontribusi 66,92 persen terhadap total ekspor. Komoditas yang diekspor ke negara tersebut didominasi batu bara dan berbagai produk kimia. Posisi berikutnya ditempati Thailand dengan nilai ekspor 4,49 juta dolar AS, Vietnam sebesar 4,29 juta dolar AS, serta Amerika Serikat sebesar 3,92 juta dolar AS.

Menurut Abdul Hakim, dari sisi lapangan usaha, ekspor Aceh masih didominasi sektor pertambangan yang menyumbang 45,67 juta dolar AS atau sekitar 80,13 persen dari total ekspor. Sementara sektor pertanian menyumbang 9,04 juta dolar AS dan industri pengolahan sebesar 2,28 juta dolar AS.

Di sisi impor, komoditas yang masuk ke Aceh didominasi bahan bakar mineral berupa gas propana dan butana senilai 45,91 juta dolar AS. Selain itu, Aceh juga mengimpor bahan kimia anorganik senilai 2,99 juta dolar AS serta garam, belerang, dan kapur sebesar 0,36 juta dolar AS.

BPS Aceh juga mencatat sekitar 79,97 persen nilai ekspor komoditas asal Aceh pada April 2026 dikirim melalui pelabuhan yang berada di Aceh dengan nilai 45,58 juta dolar AS. Sementara sisanya diekspor melalui pelabuhan di luar Aceh, terutama melalui Provinsi Sumatera Utara. []

Reporter: Sammy

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News