Mahasiswa Asal Aceh Jadi PJ Volunteer, PIC Rundown, dan Operator pada Grand Closing ArtFest 2026 PPI Dunia di Perpusnas RI

Share

NUKILAN.ID | JAKARTA – Mahasiswa asal Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Tajjul Fuzari, dipercaya mengemban tiga peran strategis dalam penyelenggaraan Grand Closing ArtFest 2026 Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia yang berlangsung di Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026).

Pada kegiatan tersebut, Tajjul yang sedang menempuh pendidikan di program Electrical and Electronic Engineering, Management & Science University (MSU), Malaysia, bertugas sebagai Penanggung Jawab (PJ) Volunteer Divisi Acara, Person in Charge (PIC) Rundown, sekaligus Operator.

Acara puncak ArtFest 2026 turut dihadiri Achmad Aditya, Ph.D., Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, bersama sejumlah pejabat kementerian, tokoh, serta tamu undangan dari berbagai institusi.

ArtFest 2026 merupakan program yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) Kabinet Suara Pelajar 2025/2026 sebagai wadah promosi dan apresiasi kreativitas seni bagi pelajar, mahasiswa, dan diaspora Indonesia.

Melalui rangkaian lomba, webinar budaya, dan pertunjukan seni, kegiatan ini bertujuan memperkuat pelestarian budaya Indonesia sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antarmahasiswa Indonesia di berbagai negara.

Sebagai organisasi yang menaungi Perhimpunan Pelajar Indonesia di berbagai negara, PPI Dunia berperan menghubungkan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan dan penelitian di luar negeri. Organisasi ini juga menjadi ruang komunikasi, kolaborasi, serta kontribusi pelajar Indonesia di tingkat global.

Berdasarkan proposal ArtFest 2026, PPI Dunia saat ini menghimpun 68 PPI Negara yang terbagi ke dalam tiga kawasan, yaitu Amerika–Eropa, Timur Tengah–Afrika, dan Asia–Oseania.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, ArtFest 2026 juga menjadi wadah kolaborasi mahasiswa Indonesia dari berbagai negara untuk mempererat hubungan, berbagi pengalaman, serta menunjukkan peran aktif generasi muda Indonesia dalam mempromosikan budaya bangsa di tingkat nasional maupun internasional.

Emban Tiga Peran Strategis

Dalam penyelenggaraan Grand Closing, Tajjul Fuzari dipercaya mengemban tiga tanggung jawab penting, yaitu sebagai Penanggung Jawab (PJ) Volunteer Divisi Acara, Person in Charge (PIC) Rundown, dan Operator. Ketiga peran tersebut mengharuskannya berkoordinasi dengan panitia inti, volunteer, pembawa acara (MC), tim teknis, serta berbagai pihak lainnya untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan sesuai dengan rundown yang telah disusun.

Menurut Tajjul, kepercayaan yang diberikan merupakan pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen kegiatan berskala nasional.

“Saya bersyukur diberikan amanah dalam kepanitiaan ArtFest 2026 PPI Dunia. Kepercayaan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk terus belajar bekerja sama dalam tim, mengelola tanggung jawab, serta memberikan kontribusi terbaik demi kelancaran acara. Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi generasi muda Aceh agar terus berani berkarya, aktif berorganisasi, dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tajjul Fuzari.

Sebagai mahasiswa asal Kabupaten Pidie, Aceh, yang sedang menempuh pendidikan di Management & Science University (MSU), Malaysia, Tajjul berharap semakin banyak putra-putri Aceh yang berani mengambil peluang untuk berprestasi, memperluas jejaring, dan berkontribusi melalui pendidikan maupun kegiatan organisasi.

Grand Closing ArtFest 2026 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menjadi puncak rangkaian kegiatan yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dari berbagai negara, komunitas seni, serta tamu undangan dalam semangat memperkuat persatuan, melestarikan budaya Indonesia, dan membangun kolaborasi lintas negara.

Tentang Tajjul Fuzari

Tajjul Fuzari merupakan mahasiswa asal Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, sekaligus alumni Dayah Jeumala Amal. Saat ini ia menempuh pendidikan pada program Electrical and Electronic Engineering di Management & Science University (MSU), Malaysia.

Selain aktif menjalani perkuliahan, Tajjul juga terlibat dalam berbagai organisasi dan kepanitiaan di bidang kepemudaan serta kemahasiswaan sebagai wadah mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News