Wednesday, October 5, 2022

Jelang Idul Fitri 1442 H, Harga Bahan Pokok Naik di Aceh Tamiang

Nukilan.id – Harga bahan pokok di pasar pagi Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah bakal meningkat.

Hal tersebut berdasarkan pantuan Nukilan.id ke lokasi pasar di Kota Kuala Simpang pada Senin (3/5/2021).

Muntazar, salah seorang pedagang mengatakan bahwa, harga bahan pokok yang dijualnya sementara masih normal. Namun, beberapa hari lagi menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H kemungkinan harga bahan pokok akan naik.

“Sekarang harga masih seperti biasa, nanti mau dekat lebaran ada bahan pokok yang akan naik, seperti, gula pasir, telur, bawang, cabai dan minyak makan,” sebutnya.

Muntazar menyebutkan, harga telur sebelumnya  Rp38.000 menjadi Rp40.000 per papan, bawang merah Rp30.000 – 35.000 per kilogram, gula pasir Rp12.000 – Rp13.000 per kilogram, cabai merah Rp25.000 – Rp35.000 per kilogram, cabai hijau Rp15.000 – 20.000 per kilogram dan minyak makan sebelumnya 13.000 – 15.000 per kilogram.

“Namun, harga cabai rawit turun, dari Rp40. 000 jadi Rp20. 000 per kilo,” tambahnya.

Selain itu, kata muntazar, untuk sayur-sayuran juga relatif stabil, hanya ada beberapa saja yang harganya naik, seperti wortel Rp 10.000 per kilogram, daun sop yang harganya mencapai 18.000 perkilo dan kentang Rp12. 000 per kilogram.

Sementara itu, Muntazar mengatakan, seminggu lalu pasar masih sangat sepi, tetapi dalam 2 hari ini, pasar induk di Kota Kuala Simpang ini mendadak ramai.

“Dalam 2 hari ini pengunjung pasar mulai ramai,” ujarnya.

Terkait Covid-19, Muntazar mengatakan, banyak masyarakat sudah tidak menghiraukan lagi terhadap virus corona tersebut.

“Masyarakat tidak peduli lagi kepada corona, kita sudah menganggap itu tidak ada,” ujarnya.

Menurut pantauan Nukilan.id, kebanyakan masyarakat tidak lagi menerapkan protokol kesehatan saat berbelanja ke pasar di Kota Kuala Simpang ini. Baik dari kalangan penjual maupun pembeli. Meskipun pemerintah telah menetapkan kabupaten Aceh Tamiang masuk kedalam zona merah Covid-19.[AW]

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img