Jamaah Haji Aceh yang Wafat di Makkah Bertambah Menjadi Empat Orang

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kabar duka kembali menyelimuti jamaah haji Aceh yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Pidie Jaya, Aminah Ahmad (76), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Sabtu (30/5/2026) pukul 11.30 Waktu Arab Saudi atau 15.30 WIB.

Almarhumah tercatat sebagai jamaah Kelompok Terbang (Kloter) BTJ 13 dengan nomor porsi 100142797 dan nomor kursi 162. Dengan wafatnya Aminah Ahmad, jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 bertambah menjadi empat orang.

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan Aminah Ahmad meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sheefa Hospital, Makkah.

“Berdasarkan data petugas, almarhumah Aminah Ahmad mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sheefa Hospital, Makkah setelah sebelumnya dilaporkan mengalami sesak napas dan gejala serangan jantung,” kata Arijal.

Setelah wafat, jenazah almarhumah telah diselenggarakan fardhu kifayah dan dimakamkan di pemakaman Syaraya, Makkah.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jamaah asal Pidie Jaya tersebut.

“Kami segenap keluarga besar Kemenhaj Provinsi Aceh turut berduka cita atas berpulangnya Aminah Ahmad,” tulis Kemenhaj Provinsi Aceh.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni segala dosanya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pernyataan tersebut.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Dan kepada pihak keluarga diberi kekuatan dan ikhlas atas kepergian almarhumah,” kata Arijal.

Sebelum Aminah Ahmad, tiga jamaah haji Aceh lainnya yang telah wafat di Tanah Suci yakni Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Kabupaten Bireuen, Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang, serta Siti Salmijah (83) asal Kabupaten Pidie Jaya.

Arijal menjelaskan ketiga jamaah tersebut meninggal dalam kondisi yang berbeda terkait pelaksanaan ibadah haji.

“Yang meninggal pertama belum sempat wukuf Arafah dan dibatalkan. Yang dua jamaah lagi sudah melakukan wukuf Arafah/ibadah haji (ketiganya jamaah perempuan),” ujarnya.

Selain empat jamaah yang telah meninggal dunia, hingga saat ini masih terdapat enam jamaah haji Aceh yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka adalah Darmawati yang dirawat di RS King Faisal, Mahdi Muhammad Sufi di RS King Abdul Aziz, Ti Hasanah Hanafiah di RS Mina Al Wadi, Siti Jemah Somad dan Taswiyah Muhammad Yusuf di Mina Emergency Hospital, serta Masitah Hasan Aris di Mina Al Wadi Hospital.

PPIH Aceh terus mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Cuaca panas yang ekstrem serta padatnya aktivitas ibadah dinilai menjadi faktor yang dapat memengaruhi kondisi fisik jamaah, khususnya mereka yang berusia lanjut.

Jamaah juga diimbau untuk memperhatikan asupan cairan, beristirahat yang cukup, dan tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk beraktivitas secara maksimal.

Sementara itu, jamaah yang memilih nafar awal saat ini sedang menunggu penjemputan untuk kembali ke penginapan. Adapun jamaah yang mengambil nafar tsani masih melaksanakan rangkaian ibadah lempar jumrah di Mina.

“Sedangkan jamaah yang mengambil nafar tsani masih melakukan lempar jumrah dan dijadwalkan akan dijemput besok siang,” demikian Arijal.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News