IKMP2T Gelar Diskusi Soal Degradasi dan Perjuangan Mahasiswa, Bahas Regenerasi Kepemimpinan

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Trumon Timur (IKMP2T) menggelar kegiatan diskusi bersama dengan tema “Degradasi, Fungsi dan Perjuangan Mahasiswa; Kok Bisa!?”. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus pertukaran gagasan bagi mahasiswa asal Trumon Timur untuk memahami kembali peran dan tanggung jawab mahasiswa di tengah arus globalisasi serta berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.

Kegiatan diskusi dipimpin oleh Ketua Panitia, Tegar Aiman Azzahri, dan dihadiri pengurus serta anggota IKMP2T yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

Dalam pembukaan acara, Tegar menjelaskan bahwa diskusi tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangun budaya diskusi yang sehat di lingkungan organisasi. Menurutnya, forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran pendapat sekaligus mempererat hubungan antarsesama anggota paguyuban.

“Diskusi ini bukan sekedar kegiatan formalitas, tetapi menjadi wadah untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya peran mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman dan problematika sosial”, ungkap Tegar Aiman Azzahri.

Diskusi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan menghadirkan Tonicko Anggara sebagai pemantik. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta untuk mengkritisi berbagai fenomena yang dinilai menjadi penyebab menurunnya idealisme mahasiswa, melemahnya fungsi kontrol sosial, serta berkurangnya semangat perjuangan mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.

Menurut Tonicko, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menjaga integritas, kepedulian sosial, serta keberanian dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan. Karena itu, mahasiswa perlu terus melakukan evaluasi terhadap diri sendiri agar tidak kehilangan arah perjuangan yang selama ini menjadi identitas gerakan mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Umum IKMP2T, Khairul Akhwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk membangun kesadaran dan pola pikir kritis sekaligus memperkuat silaturahmi antarsesama anggota. Ia menegaskan bahwa organisasi paguyuban tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul, melainkan juga harus berfungsi sebagai ruang pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan pembentukan karakter.

“Melalui diskusi ini kita ingin menghidupkan kembali semangat berfikir kritis dan rasa tanggung jawab sebagai Mahasiswa. Organisasi harus mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang bermanfaat bagi kawan-kawan mahasiswa dan juga daerah asal”, ujar Khairul Akhwan.

Lebih lanjut, Akhwan berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi pijakan bagi organisasi dalam menyongsong regenerasi kepemimpinan pada masa mendatang. Menurutnya, penting bagi organisasi untuk mempersiapkan kader-kader yang memiliki visi, komitmen, dan kemampuan dalam membawa IKMP2T ke arah yang lebih baik.

“Diskusi ini tidak hanya membahas persoalan mahasiswa masa kini, tetapi juga tentang bagaimana meraih wajah baru di kepengurusan Selanjutnya. Kita membutuhkan generasi penerus yang mampu menjaga nilai kekeluargaan dan membawa inovasi untuk kemajuan organisasi”, tambahnya.

Sebagai organisasi yang berlandaskan nilai kekeluargaan dan persaudaraan perantau asal Trumon Timur, IKMP2T terus berupaya menjadi rumah bersama bagi mahasiswa, pemuda, dan pelajar yang sedang menempuh pendidikan di perantauan. Melalui berbagai kegiatan intelektual dan sosial, organisasi tersebut berharap dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai pandangan dan pengalaman yang disampaikan peserta. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu degradasi, fungsi, dan perjuangan mahasiswa masih menjadi perhatian penting di kalangan generasi muda.

Melalui forum tersebut, IKMP2T berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan daya kritis mahasiswa dapat terus tumbuh sehingga mampu mendorong lahirnya kepemimpinan baru yang progresif dan siap menjawab tantangan zaman. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News