NUKILAN.ID | Aceh Besar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar memastikan penanganan dampak cuaca ekstrem berupa pohon tumbang di sejumlah wilayah telah selesai dilakukan. Kondisi lalu lintas di lokasi terdampak dilaporkan kembali normal dan tidak mengalami gangguan berkepanjangan.
Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Besar, Iqbal, mengatakan seluruh titik pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang telah ditangani petugas.
“Lokasi-lokasi pohon tumbang sudah tertangani semua. Untuk di jalan raya kemacetan total tidak ada karena pohon tidak sampai menutupi seluruh badan jalan. Kendaraan masih bisa melintas meski harus lebih berhati-hati dan gangguan hanya berlangsung sesaat. Setelah penanganan selesai, arus lalu lintas kembali lancar,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi Nukilan, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, kondisi di wilayah terdampak saat ini telah kembali kondusif setelah proses pembersihan dan evakuasi material pohon selesai dilakukan.
Sebelumnya, hujan lebat yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa (19/5/2026) malam. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan dan merusak atap rumah warga di Kecamatan Lembah Seulawah.
BPBD Aceh Besar menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.53 WIB dan langsung mengerahkan petugas dari sejumlah pos untuk melakukan penanganan. Iqbal menyebut cuaca ekstrem mengakibatkan gangguan di sejumlah titik jalan serta permukiman warga.
“Cuaca ekstrem menyebabkan pohon tumbang di sejumlah ruas jalan nasional dan jalan penghubung antar gampong. Selain itu ada rumah warga yang atapnya diterpa angin kencang,” ujarnya.
BPBD mencatat pohon tumbang terjadi di kawasan Jorong Peujera Kecamatan Ingin Jaya, Komplek Perumahan Ujong Batee Kecamatan Mesjid Raya, Lambirah Kecamatan Sukamakmur, serta Perumahan Bukit Permai di Kecamatan Kota Jantho.
Selain itu, angin kencang merusak atap rumah milik warga bernama Meliati di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah. Rumah tersebut dihuni satu keluarga berjumlah tiga jiwa yang terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena kondisi bangunan dinilai tidak aman.
Petugas BPBD melakukan pemotongan pohon, pembersihan material yang menutup akses jalan, serta pendataan terhadap kerusakan rumah warga.
“Petugas masih berada di lapangan untuk membersihkan material pohon tumbang yang mengganggu akses jalan,” kata Iqbal saat proses penanganan berlangsung.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. BPBD tetap mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. []
Reporter: Sammy

