NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mempersiapkan kehadiran Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di Banda Aceh. Program tersebut ditujukan untuk membuka ruang bagi talenta muda Aceh mengembangkan kemampuan di bidang teknologi sekaligus mendorong lahirnya wirausaha berbasis teknologi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan GSIH Banda Aceh ditargetkan mulai diluncurkan pada November 2026.
Persiapan dilakukan Kemkomdigi bersama Pemerintah Kota Banda Aceh dan penyelenggara Banda Aceh Academy. Sejumlah kebutuhan, mulai dari sarana dan prasarana hingga program yang nantinya dijalankan, tengah disiapkan.
“Rencananya November kita coba luncurkan bareng. Persiapan-persiapan ini sedang dilakukan baik pembangunan fisik, mengecek sarana dan prasarana yang ada, dan di Komdigi juga sedang menyusun paket-paket program yang kira-kira bisa memperkuat kehadiran Garuda Spark Innovation Hub di Banda Aceh,” ungkapnya dalam pertemuan dengan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Kantor Wali Kota Banda Aceh, Jumat (04/09/2026).
Nezar menilai keberadaan GSIH dapat menjadi wadah bagi generasi muda Aceh untuk mengembangkan kemampuan dan mengarahkannya menjadi kegiatan kewirausahaan yang memanfaatkan teknologi.
“Nantinya kita harap generasi muda di Aceh itu bisa mengembangkan bakat-bakat mereka untuk menjadi techpreneur, jadi menggunakan teknologi untuk entrepreneurship,” jelas Wamen Nezar.
Menurut Nezar, penguatan semangat kewirausahaan berbasis teknologi juga penting untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Ia berharap talenta muda Aceh tidak hanya memiliki akses ke pasar nasional, tetapi juga mampu menjangkau jejaring dan kesempatan di tingkat internasional.
“Ini yang kita coba dorong ke generasi muda kita, khususnya di Aceh agar bisa mengembangkan bakatnya, berkolaborasi, dan terbuka aksesnya bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga di tingkat global,” lanjut Wamen Nezar.
Ia mengatakan pengembangan entrepreneurship berbasis teknologi pada akhirnya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Efek yang kami inginkan adalah kalau entrepreneurship berbasis teknologi ini berkembang, dia akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” tandasnya. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

