Gajah Betina Ditemukan Mati di Aceh Tengah, Diduga Tersengat Kawat Listrik di Kebun Warga

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Seekor gajah sumatra betina (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di kawasan Gampong Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Temuan tersebut dilaporkan warga kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh pada 21 Februari 2026.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim gabungan bersama kepolisian dan instansi terkait setelah menerima laporan tersebut.

“Tim BKSDA Aceh menerima laporan dari warga pada tanggal 21 Februari 2026,” kata Ujang Wisnu Barata, Sabtu (21/2/2026).

Hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bahwa satwa liar yang ditemukan dalam kondisi mati tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia sekitar 20 tahun. Saat ditemukan, tubuh gajah sudah dalam keadaan kaku dan diduga telah mati pada malam hari, 20 Februari 2026.

“Di lokasi kejadian ditemukan satu ekor gajah betina dengan perkiraan umur berkisar 20 tahun dalam kondisi sudah kaku, yang diperkirakan gajah mati di malam hari pada tanggal 20 Februari 2026,” ujar Ujang.

BKSDA Aceh menduga kematian gajah terjadi akibat sengatan kawat listrik yang dipasang di kebun milik warga. Dugaan ini diperkuat oleh kondisi belalai gajah yang masih terlilit kawat saat ditemukan di lokasi kejadian.

“Pada saat ditemukan belalai gajah masih terlilit kawat listrik,” kata Ujang.

Aparat penegak hukum kemudian memasang garis polisi di area tersebut untuk mengamankan lokasi sambil menunggu tim medis melakukan proses nekropsi. Setelah pemeriksaan selesai, bangkai gajah rencananya akan dikuburkan.

Terkait kejadian ini, BKSDA Aceh kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memasang kawat berarus listrik bertegangan tinggi karena berisiko besar, baik bagi satwa liar maupun manusia.

“Tetapi juga keselamatan jiwa kita sendiri, keluarga, dan warga sekitar,” ujar Ujang.

spot_img
spot_img

Read more

Local News