Friday, December 9, 2022

FIFA Pastikan Piala Dunia U-20 2023 Tetap Digelar di Indonesia

Nukilan.id – Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai persepakbolaan Indonesia, mulai dari perilaku suporter, tindakan polisi yang mengamankan pertandingan, kelayakan stadion, hingga Piala Dunia U-20 2023.

Tragedi Stadion Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober lalu saat digelarnya pertandingan Liga 1 antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut diwarnai insiden kerusuhan yang diawali masuknya suporter ke lapangan dan disusul oleh penembakan gas air mata oleh aparat. Ratusan orang menjadi korban dengan lebih dari seratus orang meninggal dunia.

Berhubung kericuhan tersebut menunjukkan ada masalah terkait keamanan pertandingan sepak bola di Indonesia, pertanyaan mengenai kelayakan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pun muncul.

Indonesia akan menggelar Piala Dunia U-20 2023 pada Mei hingga Juni tahun depan. Ajang tersebut akan mempertemukan pemain-pemain muda top dunia yang membela negara masing-masing.

Piala Dunia U-20 2023 juga menjadi topik pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10). Keduanya memberi kepastian bahwa Piala Dunia U-20 2023 tetap akan digelar di Indonesia sesuai rencana.

“Tahun depan kita bersama akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 FIFA di sini. Ini adalah kompetisi terpenting setelah Piala Dunia,” ujar Infantino seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet.

Jokowi menjelaskan jika pemerintah dan FIFA bekerjasama untuk memastikan Piala Dunia U-20 2023 nantinya dilaksanakan dengan baik.

“Pemerintah bersama FIFA juga bersepakat untuk memastikan pertandingan Piala Dunia U-20 FIFA di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semua segi persiapan sampai dengan pelaksanaannya harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar FIFA dan ditangani secara baik, secara profesional,” kata Jokowi.

Piala Dunia U-20 2023 dinilai menjadi kesempatan untuk mempromosikan Indonesia di tengah masyarakat dunia. Infantino bahkan optimistis Indonesia kan menjadi negara sentra sepak bola setelah gelaran tersebut.

“Dimulai dari sekarang sampai turnamen nanti, sampai setelah Piala Dunia, kami akan memastikan Indonesia tak hanya negara yang kuat dari sudut pandang ekonomi dengan menggelar pertemuan G20, namun juga menjadi pusat sepak bola di kawasan ini, dan dari sini akan membuat sepak bola terus berkembang ke seluruh dunia,” pungkas Infantino.

Dalam ajang Piala Dunia U-20 2023, 24 negara akan saling bertarung untuk memperebutkan gelar juara. Indonesia sudah menyiapkan enam stadion untuk menggelar serangkaian pertandingan. [GNFI]

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img