NUKILAN.ID | LHOKSUKON – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menggelar kegiatan trauma healing melalui metode storytelling atau mendongeng bagi anak-anak terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SD Samudera, Kecamatan Aceh Utara, tersebut merupakan bentuk dukungan psikososial yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang mengalami dampak bencana. Selain menimbulkan kerugian materi, bencana juga sering meninggalkan dampak psikologis berupa trauma, ketakutan, kecemasan, hingga kesedihan yang mendalam, terutama bagi anak-anak yang masih rentan secara emosional.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Syahrul, SH., mengatakan bahwa perpustakaan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat membaca. Menurutnya, perpustakaan juga berperan sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat sekaligus sarana membangun ketahanan sosial masyarakat.
Ia menjelaskan, pendekatan storytelling menjadi salah satu metode yang efektif dalam membantu anak-anak memulihkan kondisi psikologis pascabencana. Melalui kegiatan mendongeng, anak-anak dapat lebih mudah mengekspresikan perasaan, mengurangi kecemasan, membangun rasa aman, serta menumbuhkan kembali semangat dan harapan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak kembali tersenyum, merasa lebih tenang, dan memiliki semangat baru menjalani hari-hari ke depan. Cerita yang disampaikan bukan hanya hiburan, tetapi juga membawa pesan keberanian, harapan, dan semangat bangkit menghadapi kesulitan,” ujarnya.
Syahrul turut mengapresiasi para relawan, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Melalui kegiatan trauma healing ini, DPKA berharap proses pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, dapat berlangsung secara bertahap. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kembali optimisme dan semangat masyarakat untuk bangkit serta melanjutkan kehidupan setelah bencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara, Kapolsek Kecamatan Aceh Utara, perwakilan Koramil Kecamatan Aceh Utara, serta Camat Kecamatan Aceh Utara.




