NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya literasi dan sistem kearsipan modern melalui kolaborasi strategis. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggandeng Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh.
Kerja sama ini difokuskan pada percepatan transformasi layanan perpustakaan berbasis digital, peningkatan kualitas pengelolaan arsip, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang literasi informasi. DPKA menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus agen perubahan dalam membangun masyarakat yang melek informasi.
Kepala DPKA Aceh, Dr. Syaridin, M.Pd, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadi mitra strategis kampus dalam pengembangan perpustakaan dan kearsipan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“DPKA siap mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan kampus melalui pelatihan berbasis digital, pendampingan akreditasi, serta penguatan sistem kearsipan modern. Kolaborasi ini penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu mengelola informasi secara tepat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan literasi tidak lagi cukup hanya dengan mendorong minat baca, tetapi juga harus diiringi kemampuan mengakses, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara efektif serta bertanggung jawab.
Sementara itu, Pembina STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Jamaluddin M. Thaib, M.A, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai sinergi ini menjadi peluang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan kampus.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu menumbuhkan budaya literasi di kalangan mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi mereka dalam pengelolaan informasi dan kearsipan. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan era digital dengan keterampilan yang relevan,” ungkapnya.
Sebagai implementasi, kedua pihak akan menggelar berbagai program kolaboratif seperti seminar literasi, workshop kearsipan, serta program magang mahasiswa di lingkungan DPKA. Program ini diharapkan memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan di lapangan.
Selain itu, DPKA juga akan memberikan pendampingan dalam pengembangan perpustakaan kampus, termasuk digitalisasi koleksi dan peningkatan standar layanan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk mewujudkan perpustakaan yang modern, inklusif, dan mudah diakses.
Kolaborasi antara DPKA Aceh dan STAI Nusantara Banda Aceh diharapkan menjadi model kemitraan berkelanjutan dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di Aceh. Dengan dukungan berbagai pihak, penguatan literasi dan kearsipan diyakini mampu menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kritis, dan adaptif di tengah perkembangan zaman.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



