Monday, 5 October 2026 Banda Aceh 27°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Aktual

Bupati Aceh Tamiang Ajukan BLT Rp1 Juta per KK dan Bantuan Pangan Pascabencana

Armia Fahmi Bupati Aceh Tamiang menyampaikan laporan kepada Prabowo Subianto Presiden RI dalam agenda rapat terbatas (Ratas) pasca-bencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres)
Armia Fahmi Bupati Aceh Tamiang menyampaikan laporan kepada Prabowo Subianto Presiden RI dalam agenda rapat terbatas (Ratas) pasca-bencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan tiga permintaan utama kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat terbatas terkait percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Dalam laporan tersebut, Armia menekankan kebutuhan mendesak pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir. Berdasarkan pendataan pemerintah desa, sebanyak 37.888 rumah hilang dan 4.839 rumah rusak berat, sehingga total kebutuhan hunian tetap mencapai 42.727 unit.

“Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya,” kata Armia, Kamis (1/1/2026) seperti dikutip Antara.

Permintaan kedua berkaitan dengan dukungan pasokan pangan bagi masyarakat. Dengan jumlah penduduk mencapai 313.245 jiwa, pemerintah daerah telah menghitung kebutuhan pokok berupa beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan.

Armia menyebut kondisi ekonomi masyarakat masih berat, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2026.
“Pasti masyarakat kami kesulitan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Usulan ketiga adalah bantuan langsung tunai (BLT) bagi 111.570 kepala keluarga. Ia berharap setiap keluarga dapat menerima bantuan sekitar Rp1 juta sepanjang tahun ini untuk membantu pemulihan ekonomi pascabencana.

“Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut,” katanya.

Armia menutup penyampaiannya dengan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat serta berharap proses pemulihan dapat berlangsung cepat sehingga kehidupan masyarakat Aceh Tamiang kembali normal.

Menanggapi permintaan itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan melakukan perhitungan ulang anggaran dan menyesuaikannya dengan data yang tersedia agar bantuan tersalurkan secara tepat.

“Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran,” kata Presiden.

R
Penulis

Redaksi