Sunday, July 14, 2024

BPMA dan PGE Temukan Hidrokarbon di Blok “B” Aceh

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Pema Global Energi (PGE) mengumumkan adanya temuan hidrokarbon dari kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Aceh, tepatnya di Wilayah Kerja Blok “B”, pada Senin (8/7/2024).

Kepala BPMA, Teuku Mohamad Faisal, menyampaikan bahwa keberhasilan ini berkat dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, dan kerja keras PT PGE serta dukungan masyarakat sehingga operasi berjalan dengan lancar.

“Syukur Alhamdulillah, hari ini sumur Rayeu C-1A telah dilakukan perforasi dan ditemukan adanya kandungan hidrokarbon. Selanjutnya, dalam beberapa waktu ke depan, akan dilakukan uji kandungan lapisan,” jelas Faisal dalam keterangan tertulis di laman Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, Selasa (9/7/2024).

Pada tahun 2023, BPMA telah menyetujui usulan PT PGE untuk melakukan pemboran eksplorasi tiga sumur, yaitu Arun A-55A, Rayeu C-1A, dan Arun A-72A, dari komitmen kerja pasti yang awalnya hanya satu sumur eksplorasi.

Menurut Faisal, eksplorasi ini merupakan upaya menemukan cadangan-cadangan migas baru di Wilayah Kerja Aceh guna mendukung program nasional 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030.

Sebagai informasi, PT PGE mulai mempersiapkan pemboran tiga sumur untuk mencari cadangan minyak dan gas (migas) di tiga lokasi di Kabupaten Aceh Utara. Lokasi pertama, sumur A-55, berada di kawasan Desa Mampree dan Desa Ampeh, Kecamatan Syamtalira Aron. Selanjutnya, lokasi kedua, sumur Rayeu C-1A, berada di Kecamatan Syamtalira Aron, dan lokasi ketiga, sumur A-72A, di kawasan Desa Meudang Ara, Kecamatan Baktiya.

Editor: Akil

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img