NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memprakirakan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dalam dua hari ke depan.
“Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang sampai 19 Mei 2026,” kata Prakirawan BMKG Aceh, Muhammad Niza Andria, di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026).
Niza menjelaskan, pada Minggu (17/5), potensi hujan lebat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Aceh Tenggara.
Selanjutnya, pada Senin (18/5), kondisi serupa berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Tenggara.
Kemudian pada Selasa (19/5), potensi cuaca ekstrem diprakirakan melanda wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Kabupaten Simeulue, dan Kota Sabang.
Menurut Niza, kondisi tersebut dipengaruhi adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi, serta suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Sumatera, yang meningkatkan penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfer.
“Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan cuaca di Aceh umumnya diprakirakan berawan pada pagi hari. Sementara pada sore hingga menjelang malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Aceh Singkil, Simeulue, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, dan Aceh Barat.
Selain itu, angin kencang juga berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung.
“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk,” kata Niza.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

