NUKILAN.id | Sabang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Banda Aceh kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari ke depan. Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan akan terjadi, bersamaan dengan gelombang laut yang bisa mencapai lebih dari 2,5 meter.
Dalam keterangannya kepada RRI, prakirawan BMKG Aceh, Novrida, menyebutkan bahwa potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi pertama kali di wilayah Simeulue dan selanjutnya meluas ke kawasan pesisir seperti Nagan Raya, Aceh Barat Daya, hingga Aceh Barat.
“Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir dan angin kencang juga diprediksi terjadi di wilayah Subulussalam, Aceh Jaya, Pidie, Bener Meriah, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Simeulu dan Aceh Singkil,” ungkapnya, Jumat (4/4/2025).
Selain curah hujan tinggi, kondisi perairan di sekitar Aceh juga perlu diwaspadai. Menurut BMKG, gelombang laut berpotensi mencapai ketinggian lebih dari 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 3–20 km per jam dan suhu udara antara 28 hingga 32 derajat Celsius.
“Gelombang tinggi ini harus menjadi perhatian serius para nelayan. Waspada gelombang tinggi lebih dari 2,5 meter terjadi di perairan Aceh Besar–Meulaboh, perairan selatan Simeulu, perairan Aceh Singkil–Pulau Banyak, perairan Sabang–Banda Aceh dan perairan Aceh Barat Daya–Simeulu,” jelas Novrida.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas di laut juga diminta untuk ditunda apabila kondisi tidak memungkinkan.
Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca terkini melalui situs resmi dan aplikasi mobile Info BMKG guna mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh.
Editor: AKil