NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mendeteksi 100 titik panas (hotspot) di Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada 6 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. Titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Aceh Selatan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fitriana Nur, mengatakan data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan Sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP serta sensor NOAA20/VIIRS.
“Dari hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP) serta NOAA20/VIIRS, terdapat 100 titik panas di Provinsi Aceh,” kata Fitriana Nur kepada Nukilan, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan data BMKG, Aceh Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak. Titik-titik tersebut tersebar di Kecamatan Kluet Timur, Kota Bahagia, dan terutama Trumon, dengan tingkat kepercayaan yang didominasi kategori sedang serta beberapa titik berkategori tinggi.
Selain Aceh Selatan, titik panas juga terpantau di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Kota Lhokseumawe, dan Kota Subulussalam.
BMKG mencatat titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi berada di Kecamatan Kluet Timur dan Kota Bahagia di Aceh Selatan, Teripe Jaya di Gayo Lues, serta Rundeng di Kota Subulussalam. Sementara sebagian besar titik lainnya berada pada kategori kepercayaan sedang, dengan beberapa titik berkategori rendah di Kecamatan Trumon, Aceh Selatan.
Fitriana menjelaskan, informasi titik panas merupakan hasil deteksi satelit yang digunakan sebagai indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, temuan tersebut masih memerlukan verifikasi di lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya kejadian kebakaran.
Menurut BMKG, data sebaran titik panas dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah-langkah pencegahan karhutla di wilayah yang terdeteksi memiliki konsentrasi titik panas. []
Reporter: Sammy








