Aksi Demo Jilid II, Puluhan Mahasiswa Desak Gubernur Aceh Bertanggung Jawab soal Penanganan Bencana

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aneuk Nanggroe menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (13/8/2026). Mereka mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menemui massa untuk mempertanyakan pertanggungjawaban pemerintah daerah terkait penanganan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh beberapa bulan lalu.

Pantauan Nukilan, rombongan massa tiba di depan Kantor Gubernur Aceh sekitar pukul 15.30 WIB. Massa datang dengan pengawalan mobil patroli dan sepeda motor kepolisian. Setibanya di lokasi, personel kepolisian dari Polresta Banda Aceh serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Banda Aceh tampak berjaga di dalam maupun di luar kompleks Kantor Gubernur Aceh.

Aksi tersebut merupakan demonstrasi jilid II yang digelar Aliansi Aneuk Nanggroe setelah sebelumnya melakukan aksi serupa pada Senin, 3 Agustus 2026. Dalam aksi kali ini, mahasiswa kembali meminta kesempatan untuk bertemu langsung dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf guna mempertanyakan langkah dan pertanggungjawaban Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana banjir bandang dan longsor.

Mereka menilai proses penanganan dan pemulihan pascabencana hingga kini masih menyisakan sejumlah persoalan yang perlu mendapat penjelasan dari pemerintah.

Aliansi menilai proses pemulihan belum berjalan maksimal dan meminta pemerintah serta DPRA tidak mengabaikan kondisi masyarakat yang masih terdampak bencana.

Dalam aksi Kamis sore tersebut, mahasiswa tetap bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh sambil menyampaikan tuntutan mereka. Mereka berharap Gubernur Aceh dapat menemui massa dan memberikan penjelasan secara langsung mengenai perkembangan penanganan serta pemulihan pascabencana di Aceh. []

Reporter: Sammy

spot_img

Read more

Local News