NUKILAN.ID | ACEH BESAR – Setelah empat hari pencarian intensif, Ahmat Talha Reza (21), remaja asal Pulo Aceh yang hilang terseret ombak saat memancing, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan mengapung oleh seorang nelayan setempat yang hendak melaut.
“Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang nelayan yang berangkat melaut dari Dermaga Dedap melihat sebuah benda mengapung di laut. Setelah didekati, benda tersebut ternyata sesosok mayat,” kata Ridwan Jamil dikutip Nukilan dalam laporan Pusdalops BPBD Aceh Besar.
Lebih lanjut, kata Ridwan, nelayan tersebut kemudian menghubungi masyarakat setempat untuk memastikan identitas korban. Berdasarkan keterangan Camat Pulo Aceh, Jamaluddin, S.E., keluarga korban memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan Ahmat Talha Reza yang hilang akibat terseret ombak saat memancing beberapa hari sebelumnya.
“Setelah proses identifikasi, korban langsung dievakuasi oleh masyarakat dan dibawa ke rumah duka di Desa Alue Riyeung untuk disemayamkan serta dilakukan proses fardu kifayah,” terangnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban bersama empat orang temannya sedang memancing di atas tebing laut Alue Riyeung, Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.
Menurut keterangan rekan korban, mata pancing yang digunakan Ahmat Talha Reza tersangkut di dasar laut. Korban kemudian berinisiatif turun ke laut untuk melepaskan mata pancing tersebut. Namun, saat berada di lokasi, tiba-tiba datang gelombang besar.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauhi hantaman ombak. Akan tetapi, ia terpeleset dan terjatuh ke laut yang saat itu berarus deras.
Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban berupaya melakukan penyelamatan dengan melemparkan tali pancing ke arah korban. Namun kondisi korban yang sudah kelelahan membuatnya tidak mampu menggapai tali tersebut. Tak lama kemudian korban hilang terseret arus laut.
Reporter: Rezi



