Aceh Singkil Raih Tujuh Emas pada Kejuaraan Pencak Silat Open Sumatera Utara

Share

NUKILAN.ID | SINGKIL – Kontingen pencak silat Kabupaten Aceh Singkil mencatat hasil membanggakan dalam ajang Pencak Silat Open Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Kota Medan pada 19–24 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, sebanyak 13 atlet asal Aceh Singkil berhasil membawa pulang total 11 medali, terdiri dari tujuh medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Pelatih pencak silat Aceh Singkil, Gunawan Berutu, mengatakan capaian tersebut diraih para atlet setelah mengikuti sejumlah kategori pertandingan dalam kejuaraan yang berlangsung di Sumatera Utara.

Tujuh medali emas disumbangkan oleh sejumlah atlet. Anindita Fitiya Manik, siswi SD Negeri Kuta Batu, menjadi salah satu penyumbang emas dengan meraih dua medali setelah tampil pada kategori seni dan fighter.

Kemudian, Wahyuni Harefa, siswi SMP Negeri 2 Simpang Kanan, meraih satu emas dari dua kategori yang diikutinya, yakni seni dan fighter.

Medali emas lainnya masing-masing diraih Ega Franta Manik, siswa SD Negeri Kuta Batu; Yerry Mico Pasaribu, siswa SD Negeri Siatas; Rosita Menalu, siswi SD Negeri Kuta Batu; serta Enika Letisa Br Manik, siswi SMA Negeri Unggul Subulussalam.

Selain emas, Wahyuni Harefa dan Syamsul Berutu yang merupakan mahasiswa Universitas Medan turut menyumbangkan dua medali perak.

Sementara dua medali perunggu diraih Enika Letisa Br Manik dari SMA Negeri Unggul Subulussalam dan Kipidas dari SMA Negeri 1 Simpang Kanan.

Gunawan menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atau wali atlet yang telah memberikan dukungan selama para atlet mengikuti kejuaraan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Orang tua/wali seluruh atlet yang telah mendukung, mendoakan, dan mempercayai anak-anak kami untuk berjuang meraih prestasi,” kata Gunawan.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Singkil, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Aceh Singkil dalam pembinaan dan pengembangan atlet.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses persiapan para atlet hingga mampu meraih prestasi pada tingkat provinsi.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, latihan tekun, serta doa dan dukungan dari semua pihak. Semoga prestasi ini menjadi kebanggaan Kabupaten Aceh Singkil dan memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di dunia pencak silat,” pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News