NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Penjualan daging sapi di Pasar Al Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, pada awal momentum Maulid Nabi Muhammad SAW masih sepi. Kondisi tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang dinilai pedagang lebih ramai.
Helmi, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Al Mahirah Lamdingin, mengatakan permintaan daging pada awal Maulid tahun ini belum mengalami peningkatan.
“Penjualan awal Maulid tahun ini masih sepi. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, masih lumayan ramai tahun lalu. Saat ini memang sepi sekali,” kata Helmi kepada Nukilan, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Helmi, kondisi penjualan masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari mendatang. Ia mengatakan biasanya permintaan daging sapi mulai ramai sejak awal pelaksanaan Maulid.
“Biasanya kalau sudah masuk Maulid, penjualan langsung ramai. Tapi kali ini memang masih sepi. Mungkin beberapa hari lagi atau di akhir bulan nanti penjualan akan meningkat, kita belum tahu,” ujarnya.
Saat ini, Helmi menjual daging sapi lokal dengan harga Rp160 ribu per kilogram. Menurutnya, harga tersebut merupakan harga yang berlaku di tingkat pedagang saat ini.
“Harga normal sebenarnya Rp170 ribu per kilogram, tetapi karena pedagang lain menjual Rp160 ribu, saya juga mengikuti harga tersebut,” katanya.
Ia menyebut stok daging yang dijualnya hingga kini masih belum habis terjual. Jika permintaan meningkat, harga daging sapi diperkirakan dapat kembali ke Rp170 ribu per kilogram.
“Ini masih banyak yang tersisa karena belum habis terjual. Kalau penjualan meningkat nanti, harganya bisa kembali Rp170 ribu per kilogram,” sebutnya. []
Reporter: Sammy




