NUKILAN.ID | BLANGKEJEREN – PT Bank Aceh Syariah menyerahkan dividen atas tahun buku 2025 senilai Rp2,9 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Penyerahan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (3/8/2026).
Dividen diserahkan oleh Pemimpin Bank Aceh Cabang Blangkejeren, Mahara Miko, kepada Bupati Gayo Lues, Suhaidi. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Gayo Lues, H Maliki.
Bupati Suhaidi menyampaikan bahwa dana dividen yang diterima pemerintah daerah akan dicatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) dan digunakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Hari ini Pemkab Gayo Lues menerima dividen tahun buku 2025 dari PT Bank Aceh Syariah sebesar Rp2,9 miliar. Selanjutnya akan kami masukkan ke dalam APBK sesuai aturan agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Negeri Seribu Bukit. Semoga menjadi berkah dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Suhaidi.
Menurut Suhaidi, pembagian dividen tersebut menunjukkan kontribusi BUMD terhadap pemerintah daerah. Keuntungan dari penyertaan modal daerah di Bank Aceh dinilai dapat memberikan manfaat kembali bagi pemerintah sekaligus masyarakat.
Ia berharap kerja sama antara Pemkab Gayo Lues dan Bank Aceh dapat semakin diperkuat agar kontribusi terhadap pembangunan daerah dapat terus meningkat.
Di sisi lain, Pemimpin Bank Aceh Cabang Blangkejeren, Mahara Miko, mengapresiasi kepercayaan Pemkab Gayo Lues yang selama ini diberikan kepada Bank Aceh.
Ia menyebut dividen tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Aceh terhadap daerah. Selain itu, pembagian dividen juga menunjukkan manfaat dari penyertaan modal pemerintah terhadap peningkatan pendapatan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Aceh. Ke depan kami berharap penyertaan modal daerah dapat terus ditingkatkan sehingga dividen yang diterima setiap tahun juga semakin besar,” ujarnya.
Mahara mengatakan Bank Aceh akan terus berupaya meningkatkan pelayanan perbankan, termasuk dengan memperluas pembiayaan bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, Bank Aceh juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di Gayo Lues.
“Bank Aceh akan terus menghadirkan layanan perbankan yang inovatif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, keberadaan Bank Aceh tidak hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Gayo Lues,” kata Mahara Miko. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

