Bupati Aceh Besar Dorong Masjid Ibnu Abu Bakar Jadi Pusat Pembinaan Masyarakat

Share

NUKILAN.ID | JANTHO – Masjid Ibnu Abu Bakar yang berada di kompleks Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembinaan dan pendidikan umat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris saat meresmikan Masjid Ibnu Abu Bakar pada Jumat (7/8/2026).

Muharram mengatakan pengelolaan masjid perlu dilakukan dengan berpedoman pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Ia juga meminta agar tata kelola masjid tersebut mengacu pada pola pengelolaan yang diterapkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho.

“Masjid ini harus kita jaga dan makmurkan bersama. Kami berharap seluruh pengelola melaksanakan pengelolaan masjid sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta berpedoman pada pelaksanaan yang diterapkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho. Dengan demikian, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat bagi masyarakat sekitar,” ujar Muharram Idris.

Menurutnya, pengelolaan yang baik akan membuat keberadaan masjid memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, pembinaan umat, serta syiar Islam.

Dalam peresmian tersebut, turut hadir jajaran Direksi dan Komisaris RSU Putri Bidadari Aceh, Dewan Pengawas Drs. H. Sulaiman Abda, M.Si., unsur Forkopimda Aceh Besar, Forkopimcam Darul Imarah, Ketua DPRK Banda Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, jajaran SKPA Provinsi Aceh, dokter dan dokter spesialis RSU Putri Bidadari Aceh, serta sejumlah tamu undangan.

Bupati Aceh Besar juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri RSU Putri Bidadari Aceh dan Masjid Ibnu Abu Bakar. Menurutnya, kehadiran kedua fasilitas tersebut menunjukkan adanya kontribusi sektor swasta dalam mendukung pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan dan keagamaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan apresiasi dan tahniah kepada para pendiri Rumah Sakit Putri Bidadari dan Masjid Ibnu Abu Bakar. Kami menyambut dengan bangga dan penuh rasa syukur atas hadirnya rumah sakit ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Besar. Kami juga mengajak pihak swasta untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena jika hanya mengandalkan pemerintah, tentu kemampuan yang dimiliki sangat terbatas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RSU Putri Bidadari Aceh, Firmansyah, SE., MARS, yang mewakili keluarga pendiri, menjelaskan Masjid Ibnu Abu Bakar dibangun sebagai bentuk amal jariyah almarhum H. Muhammad Nur Abu Bakar.

Ia berharap masjid yang berada di kawasan rumah sakit tersebut dapat memberikan manfaat bagi berbagai kalangan, mulai dari pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan hingga masyarakat sekitar.

“Masjid ini memiliki arti yang sangat penting karena berada di lingkungan rumah sakit. Kami berharap keberadaannya menjadi tempat bagi pasien maupun keluarga pasien untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermunajat memohon kesembuhan, sekaligus menjadi pusat syiar, pendidikan, dan pengembangan kebudayaan Islam. Semoga Masjid Ibnu Abu Bakar senantiasa makmur dan memberi manfaat bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News