BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Aceh Masih Berpotensi Diguyur Hujan hingga Akhir 2026

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Aceh masih berpotensi mengalami curah hujan cukup tinggi hingga akhir 2026, meski fenomena El Nino diprediksi menguat dan menyebabkan musim kemarau di banyak wilayah Indonesia.

Dilansir Nukilan dari pembaruan analisis iklim Dasarian I Juli 2026, BMKG menyebut El Nino telah terjadi dengan anomali suhu muka laut di wilayah Nino3.4 mencapai +1,47. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkat hingga kategori kuat dalam beberapa bulan ke depan.

Meski demikian, Aceh masih menjadi salah satu wilayah yang diperkirakan memiliki curah hujan lebih tinggi dibanding sebagian besar daerah lain. Pada Juni 2026, sebagian wilayah Aceh tercatat mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dengan sifat hujan di atas normal.

BMKG juga memprediksi sebagian wilayah Aceh masih berpeluang mengalami sifat hujan di atas normal pada Agustus hingga November 2026. Sementara pada September, peluang hujan lebih dari 300 milimeter per bulan diperkirakan terjadi di Aceh bagian selatan. Potensi tersebut meluas ke wilayah barat Aceh pada Oktober hingga Desember.

Di sisi lain, sekitar 60,5 persen zona musim di Indonesia saat ini telah memasuki musim kemarau. Kondisi ini dipengaruhi oleh menguatnya El Nino yang diperkirakan mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

BMKG mengimbau masyarakat Aceh tetap memantau perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah. Warga di wilayah rawan banjir dan longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah. []

Reporter: Sammy

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News