Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin KORPRI Aceh Periode 2025–2030

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Aceh masa bakti 2025–2030 setelah dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (14/7/2026).

Pada prosesi tersebut, turut dilantik jajaran pengurus KORPRI Provinsi Aceh beserta 20 Ketua Dewan Pengurus KORPRI kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Muhammad Nasir menegaskan KORPRI memiliki peran penting sebagai organisasi yang menghimpun seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong pembangunan daerah.

“Karena itu, KORPRI harus menjadi penggerak lahirnya birokrasi yang adaptif, inovatif, responsif, serta mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang,” kata Nasir.

Ia menyampaikan, kualitas birokrasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Oleh sebab itu, ASN harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan netralitas, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, upaya tersebut harus tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas Aceh.

“Tujuan KORPRI adalah meningkatkan pengabdian dan mutu ASN. Jika ASN tidak mau mengembangkan diri maupun instansinya, maka tujuan tersebut belum tercapai. Padahal masih banyak hal yang dapat kita lakukan, hanya perlu sedikit sentuhan,” ujar Nasir.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, menegaskan bahwa ASN merupakan salah satu pilar utama penyelenggaraan pemerintahan bersama TNI dan Polri.

“Ada tiga pilar penyelenggaraan pemerintahan Indonesia, yaitu ASN, TNI, dan Polri. Karena itu, pimpinan KORPRI harus mampu menggerakkan ASN sebagai wajah penyelenggara negara,” kata Prof. Zudan.

Ia menjelaskan, sebagian besar pelaksanaan anggaran negara berada di tangan ASN sehingga peran mereka sangat menentukan keberhasilan pembangunan.

“Anggaran terbesar dieksekusi oleh para ASN. Ini adalah kekuatan yang dahsyat dan harus dioptimalkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Prof. Zudan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan juga memaparkan empat program prioritas KORPRI yang akan menjadi fokus organisasi ke depan. Program tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi serta karakter ASN, perlindungan karier dan bantuan hukum bagi ASN, serta peningkatan kesejahteraan ASN.

Ia menegaskan seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.

“Program besar kita adalah membangun kualitas layanan publik,” tutup Prof. Zudan.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News